Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 26 Part 2

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 26 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini yaaaa... bagaimana kelanjutan percakapan Do Min Ik dan Jung Gal Hee….? Min Ik akhirnya berbalik. “Sudah selesai?” kemudian Min Ik berjalan yang tentu saja lagi-lagi diikuti oleh Jung.

“Aku tahu perbuatanku tidak bisa dimaafkan dan kamu membenciku.”

“Sebenarnya apa yang in kamu sampaikan?”

“Besok adalah hal penting dalam hidupmu. Kamu telah bekerja keras demi hari itu. Selama aku tidak memakai kardigan merah. Kamu tidak perlu melihat wajahku, wajah yang tidak ingin kamu lihat. Jadi, bisa anggap aku sebagai sekretaris alin yang membantu? Aku tidak akan memintamu memperlakukanku sebagai wanita. Aku tidak akan memperlakukanmu sebagai pria. Aku hanya ingin melihatmu memenangi posisi predir. Setelah itu, aku akan pergi. Jadi, kumohon izinkan aku menjadi Sekretarismu sampai besok.”

“Kamu ingat aku pernah bilang tidak akan bisa memercayai siapa pun jika kamu membohongiku? Kamu sebaiknya pergi. Tempatmu bukan di sini lagi.”

“Kalau begitu aku akan menunggu di luar. Hubungi aku kapan pun kamu butuh bantuan.” Min Ik masuk meninggalkan Jung.

***

Sekarang giliran kebersamaan Ki Dae Joo dan Veronica Park dong yaa… mereka lagi api ungunan. Kek anak pramuka.

“Bukankah terlalu panas membakar kayu bakat di bulan Juni?” Ucap Ki Dae Joo.

“Ini seperti kebijakan sinar matahari.”

“Kenapa kamu melakukan ini?”

“Karena kebijakan itu akhirnya membuatmu melepas jaketmu.” Wkwkwkwkkwkwkwkwkkk

“aku membicarakan Sekretaris Jung.” Hadeehhh.

“Kurasa kita tidak akan menghabiskan malam yang panas sekarang.”

“Kamu tahu segalanya. Karena itu kamu selalu bilang kita di dalam cinta segitiga. Padahal kamu belum pernah bertemu dengan Min Ik.”

“Ya kamu benar.memang aku yang menyuruhnya berbohong kepada Min Ik.” Dan guys. Di jendela belakang sudah ada Emak. Wkwkwk.

Veronica sadar ada Emaknya. “Bersiaplah malam ini akan menjadi yang paling kelam.”

***

Emak datang. Veronica langsung melindungi Ki Dae Joo.

“Siapa dia?” Ucap Dae Joo pelan.

“Aku malu mengatakan ini. Dia Ibuku.”

Dae Joo memberi salam. “Halo Ommonie.”

“Jadi, kamu membatalkan pernikahanmu dengan Ki Dae Joo karena pria licik bernama Ki Dae Joo ini atau siapapun itu namanya?” Emak mau melayangkan tasnya.

“Ommoniee… bersikaplah waras tanpa menyakiti punggung seseorang. Aku bisa tahan mengidap skoliosis atau hernia. Tapi jika ibu menyakiti pria ini. Kupastikan aku tidak akan tinggal diam!”

“Kamu ini kenapa?” Ucap Dae Joo. “Bagaimana mungkin wanita lembut seperti ibumu menyakitiku?”

“Baiklah. Apa pekerjaan ayahmu?” Emak mau mukul pakai tas. Sudah pasang kuda-kuda eeh nggak jadi.

“Ommoniee, aku sudah mengecek latar belakangnya. Tak satupun jawaban bisa ibu terima nantinya.”

Emak tertawa. “Kamu membohongi dua keluarga dengan mengatakan mengencani Do Min Ik. Seakan kamu punya dua tubuh. Tapi kamu memilih pria yang tidak ibu sukai?”

Dae Joo angkat bicara. “Ommonie, aku mungkin tampak kurang berkesan bagi anda….”

“Aku akan membermu waktu satu bulan. Selama satu bulan ini, kamu bisa menikmati gairah cintamu bersamanya seperti kayu bakar itu. Tapi nikahilah seseorang yang selevel. Selama satu bulan itu, ubu akan melakukan apa pun untuk meyakinkan Ibu Sim agar berubah pikiran.”

Emak pun pergi.

***

Veronica akhirnya mengeluarkan kalimat lemahnya. “Aku malah menunjukkan sisi buruk daro sebuah keluarga konglomerat.”

“Kurasa semua ini grgr aku. Aku alasanmu menyuruh Sekretaris Jung berbohong. Aku akan melakukan apa pun untuk memuaskan Ibumu.” Dan jari Veronica ditaruh di bibir Dae Jo.

“Husttttt…. lupakan soal memuaskan ibuku. Mulai sekarang. Aku mau kamu fokus untuk memuaskanku. Bagaimanapun, aku punya harapan yang tinggi padamu, Ki Dae Joo.”

“Apa maksudmu?”

“Aku berharap kamu akan menjadi tipe pria tertentu.”

“Tipe pria apa? Pria yang kompeten? Pria yang rajin?”

“Pria yang liar.” Wkwkwkkwkwkwkw.

Dae Joo pun tertawa.

Lanjut ke part ke 3 ajaa yaaa… klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat