Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 24 Part 4

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 24 Part 4 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini yaaa guys. Terimaaa kasih. Ini bagian terakhir yaaaaa untuk episode 24.

Dae Joo lanjoot bicara. “Itu sebabnya aku baru bisa memberitahumu sekarang. Saat berjumpa di kantor. Kami hanya saling menyapa.”

***

Dae Joo menyapa Eun. “Kamu sudah bertemu dengannya?”

“Aku baru saja menyapanya.”

Kilas balik selesai.

****

Dae Joo masih ngebacot. “Jadi, ada dengan Eun Jung Soo?”

“Itu saja?” Ucap Min Ik.

“Memang ada apa lagi?”

“Saat kamu ke pemakaman. Kenapa kamu menemuinya di toserba.?”

“Kamu membuntutiku atau bagaimana?”

Min Ik sangat marah. “Jawab saja pertanyaannya!!!!”

“Kami hanya kebetulan bertemu. Aku hendak membeli kaos kaki, dan aku bertemu dengannya di sana, direktur Choi, asisten manager park. Dan pegawai lainnya yang hendak membeli rokok. Apakah itu membuatmu marah?”

“Kamu sungguh tidak tahu? Dihari insiden itu, orang yang menikamku di sana. Adalah Eun Jung Soo.”

“Kamu ini bicara apa? Konyol sekali. Kamu mengalami insiden itu sebelum aku mengenal Pak Eun. Lalu Eun mencoba membunuhmu, menemuiku di pemakaman, dan direkrut sebagai sopirmu? Menurutmu itu masuk akal?”

“Bagaimana jika ini bukan kali pertama kamu menemui dia di pemakaman?”

“Apa?”

“Bagaimana jika kamu telah mengenalnya selama ini?”

“Sudah kubilang. Aku hanya meminjam ponsel di hari itu. Saat itu gelap sekali sampai aku tidak bisa melihat wajahnya. Jadi, kini…kamu mencurigaiku? Itu sebabnya kamu memanggil polisi? Aaahhh astagaaa… kalau kupikir-pikir. Aku pernah berbohong kepadamu satu kali. Saat usia tujuh tahun, di hari ulang tahunmu… aku sama sekali tidak bosan dengan mainan itu. Aku ingin memainkannya setiap hari. Tapi sepertinya kamu menyukainya. Aku berbohong sudah bosan karena sepertinya kamu menyukainya. Tidak kusangka aku akan diperlakukan seperti ini 20 tahun kemudian.”

Detektif Woo mendekat. “Ki Dae Joo Sshi… bisa ikut ke kantor polisi?”

“Baiklah.

Sebelum pergi, Dae Joo memberikan dokumen.

***

Saat dibuka. Ada tulisan di post it.

“Kadoku selalu terlalu bagus, bukan? Dengan ini kamu akan langsung menjadi presdir. Karena misiku sudah sesesai. Kuserahkan surat pengunduruan diriku. Salam hormat”

*hadiahnya kontrak dengan Cinepark.

****

Eun Jung Soo bertemu dengan bosnya. Dia adalah Nona Lee…

“Halooo… bos.”

***

Dengen lesu. Min Ik kembali ke ruangannya. Jung berusaha mendekat. “Obatnya sudah diminum? Sekadar mengingatkan, aku sudah menjadwalkan janji temu dengan Dokter Gu. Maafkan aku Pak…. aku sangat menyesal. Entah harus bilang apalagi. Aku sungguh memahami perasanmu.”

Min Ik pun membalikkan badannya. “Kamu tahu bagaimana rasanya tidak bisa melihat wajah orang lain? Kamu tidak bisa melihat manusia. Kamu tidak bosa melihat yang harus kamu lihat. Kamu tidak bisa membaca yang harus kamu baca. Itu membuatmu meragukan teman yang kamu percayai. Itu membuatmu memercayai orang yang berniat menyakitimu. Terkadang, aku bahkan tidak tahu aku siapa. Bagiku……….. Jung Gal Hee…hanya kamu yang bisa kamu percayai saat itu. Begitu kepercayaan antara bos dan sekretarisnya hancur. Kamu tahu bagaimana kelanjutannya. Jung Gal Hee… kamu dipecat.”

Ini ngomongnya pelan banget. Sama sekali nggak ngegas.

Bersambung dulu saaayyy… klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!