Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 23 Part 3

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 23 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini yaaa guysss… terima kasihh… lima pegawai perempuan sedang berkumpul. Ada Nona Lee dan Trio Ahjumma. Satu lagi entah lupa. Sebut aja Mbak.

“Sunbaenim, kapan kita harus menunggu?” Tanya Ha Ri Na.

“Apakah Jung Gal Hee sungguh akan datang?”

Kemudian sms pun diterima Nona Lee. “Sunbaenim, kurasa aku tidak bisa datang karena mengalami kecelakaan mobil. Aku tidak mengalami cidera serius. Jadi, anda tidak perlu cemas. Aku akan menelepon anda besok.”

Nona Lee berkata. “Dia mengalami kecelakan selagi menuju kemari. Untungnya dia tidak mengalami cidera serius. Aku sangat ingin Gal Hee bergabung dengan grup kita.”

“Kenapa? Ada masalah apa?” Tanya Nona Bo.

Nona Lee bicara serius. “Sejujurnya, ada sesuatu…yang akan kusampaikan pada kalian…..”

***

“Bagaimana caranya mengatakan ini kepadanya ya?” Ucap Gal Hee yang bicara sendiri.

Kemudian Veronica Park datang…. dengan meliuk-liuk.

“Jung Gal Hee….. rupanya kamu di sini… bosmu sudah pulang?”

“ada yang ingin kusampaikan, Presdir Park.”

“Kamu butuh uang? Sudah kubilang. Aku akan membayarkan biaya rumah sakitmu.”

“Direktur Do bilang dia menyukaiku. Bukan Veronica Park. Dia bilang menyukaiku Jung Gal Hee.”

Keduanya tertawa. Teriak…. dan berpelukan……. sambil melompat-lompat kemudian kesakitan.

“Kenapa aku turut senang?”

“Terima kasih sudah turut merasa senang. Sejujurnya, ini kali petamaku mendengar seorang pria menyatakan cinta kepadaku.”

“Bagaimana rasanya? Menggembirakan? Kamu senang?”

“Aku jatuh cinta pada Veronica Park karena dia mirip denganmu. Saat dia mengatakan itu, aku bahkan tidak tahu tanganku atau hatiku yang sakit. Jantungku terus berdebar… aku merasa mual dan pusing…”

“Akuuu jugaaa……. dia bilang, kini aku akan menyukai semuanya….. dan bagaikan salmon di sungai yang masuk ke dalam mulutku….” wkwkwkkwkwkwkwk sosoran mahhh beda aja deskripsinya.

“Apa?”

“Aku akan menemulis lanjutan ceritanya di buku harianku. Lanjutakan ceritamu.”

“Jadi, aku sudah membuat keputusan. Kamu bilang akan menjadikan Direktur Do Presdir. Aku menolak tawaranmu.”

“Kamu tidak mau dia menjadi presdir?”

“Tentu saja aku mau. Tapi aku yakin, Direktur Do bisa menjadi presdir tanpa bantuan dari siapapun.”

“Bagaimana jika dia tidak memaafkanmu?”

“Meskipun dia tidak memaafkanku,  kurasa aku harus terus terang dan minta maaf dahulu.”

“Baiklah.” Veronica mengambil ponsel dan diberikan pada Jung. “Semoga berhasil.”

“Terima kasih. Kalau begitu, bolehkan aku bicara kepada Direktur Do besok?”

“Lakukan ini… aku akan mencampakkan dia dahulu. Kita sudah sepakat. Begitu memulai hubungan serius dengan Dae Joo. Aku akan memutuskan hubungan dengan bosmu.”

“Kamu akan baik-baik saja?”

“Besok pagi pukul 06.00. setelah aku. Veronica Park, bicara dengan Park Seok Ja, kamu…. Veronica Park, akan mengatakan yang sebenarnya kepada Do Min Ik. Ok?

“OK.”

Mereka pun pelukan lagi.

“Sampai jumpa lagi hidup-hidup.”

***

Dominik galau di kamarnya. Ia hanya membawa ponselnya dengan mondar mandir.

****

Jung sibuk menulis.

“Aku seharusnya memberitahumu lebih awal, tapi aku tidak bisa karena… benar….. karena aku menjadi menyukai dia. Aku harus jujur.”

Nulis lagi. “Tanpa sadar. Aku menjadi menyukaimu.”

Eeehhhh ada telepon dari Do Min Ik.

“Halo.”

“Hei… kamu…. kamu sudah tidur ya?”

“Belum. Ada apa?”

“Begini, aku pernah diopname sendirian. Aku tahu tempat itu membuatmu merasa kesepian dan melankolis di malam hari. Jadi, kupikir aku sebaiknya mengajakmu berbincang.”

“Tapi, aku tidak terbiasa dengan hal semacam ini.”

“Kenapa kamu tidak suka bicara di telepon? Aku kesana?”

“Jangan….”

“Aku tidak sungguh-sungguh akan datang kok. Aku hanya bercanda.”

Lanjut ke bagian 4 yaa… klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *