Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 22 Part 3

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 22 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini yaaa…. untuk link selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. Terima kasih. Do Min Ik saat itu masih tidak bisa melihat wajah dan ia mengingat Jung. “Apakah Sekretaris Jung baik-baik saja? Apa sistem keamanannya berfungsi dengan baik?” ia juga ingat pernah memberikan Jung bunga. “Bunga itu pasti sudah layu sekarang.”

***

Jung malah duduk di luar. Dia masih mengumpulkan keberaniannya masuk ke gedung. Dan bayangan ibunya lagi-lagi kembali muncul.

“Kamu sedang apa di luar sini?”

“Aku tidak memanggil Ibu. Kenapa Ibu muncul lagi?”

“Kenapa? Karena kamu datang, kamu takut dia ingin memacarimu?”

“Aku tidak takut. Jika Direktur Do ingin memacariku. Aku akan langsung menerimanya dengan resenyum lebar. Memang salahku telah membohongi dia. Aku harus melaksanakan perintah Presdir Park. Aku bisa melakukannya,”

“Bagaimana kalau dia tidak memacarimu?”

“Tidak. Aku tidak akan lagi mengharapkan hal seperti itu. Aku pamit, ya. Aku tidak mau membuat bosku menunggu.”

****

Di jalan. Jung hanya bicara. “Jangan harapkan apapun. Jangan harapkan apapun dari dia.”

Kemudian nampaklah Do Min Ik dihadpan matanya. Jung jadi berkaca-kaca. Ia mundur…. kemudian berlari.

***

Veronica bersama dengan 3 pelayannya.

“Perhatian. Dalam pratayang hari ini, akan ada seorang pria yang sangat penting dalm hidup Veronica Park…. jadi, aku harus tampil lebih menarik daripada kemarin. Agar aku bisa menarik perhatian dan bibirnya sekaligus, mengerti?” wkwkwkwkkwkw….

****

Jung malah lari ke tempat Veronica.

“Aigoooooo…. kamu sudah datang. Presdir Park.” Wkwkkkwkwkw bisa aja nih ya.

“Aku tidak bisa melakukan ini.” Jung akan menangis dan Veronica meminta 3 pelayannya untuk pergi.

“Bukankah kamu seharusnya berada di pusat kesenian hari ini?”

“Aku sungguh membenci dia.” Ucap Gal Hee sambil menangis. “Direktur Do menunggu Veronica Park dengan sekuntum bunga. Aku benci melihatnya menunggu Veronica Park. Aku juga membenci wanita yang merebut dia dariku.”

“Sadarkah kamu bahwa kamu sedang membicarakan dirimu sendiri sekarang?” *logis. “Wanita yang merebut Direktur Do darimu adalah dirimu sendiri.”

Jung menangis makin jadi. “Aku bahkan tidak memahami maksud dari semua ini. Siapa aku? Siapa wanita yang kubenci?”

“kamu sudah mengerti? Kenapa ini adalah hukuman berat bagimu?”

“Ya….. maafkan aku Presdir Park. Aku harus mengakhirnya hari ini. Aku akan jujur padanya meskipun kami akan putus hubungan. Aku tidak peduli jika hidupku berakhir. Pokoknya, aku harus mengakhirnya hari ini. Aku tidak sanggup lagi. Kumohon…..izinkan aku berterus terang kepadanya.” Jung susah bicara karena menangis.

“Baiklah. Kurasa kamu sudah cukup menerima hukuman. Tapi, mau bagaimana lagi? Jika aku memberitahumu tentang ini, kamu tidak akan mau mengakhiri semua ini sekarang.”

Pelayan masuk…. “Permisi presdir park. Anda sudah terlambat. Sebaiknya berangkat.”

“Lanjutkan….” Ucap Jung.

“Ayo. Apapun pilihanmu kamu tetap harus kembali ke pusat kesenian.”

****

Konser akan dimulai pukul 19.00… suara pemberitahuan sudah terdengar. Do Min Ik masih menunggu seperti orang bodoh.

Suara terdengar…. “Pintu masuk akan ditutup begitu konser dimulai…”

“Apakah dia terlambat?”

****

Di dalam mobil ada Veronica dan Jung.

“Bisakah lebih cepat.” Ucap Veronica pada supir.

“Katakan ada apa.” Ucap Jung.

Ponsel jung bunyi dan itu dari Min Ik.

“Agkatlah.” Ucap Veronica.

“Beri tahu aku dahulu.”

Lanjut ke bagian 4 ya. klik di sini.

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!