Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 22 Part 2

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 22 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini yaaa.... untuk link selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. Terima kasih. Selamat membaca sajaaa… selamat hari minggu. Yaaahhh karena sinopsis ini dibuat pada hari minggu.

“Sepertinya dia ingin kelaparan sampai mati.” Ucap ahjumma Boo yang masih melaporkan pada Jung.

“Yak… apa maksudnya dia tidak menginginkan apapun? Bukankah manusia selalu ingin ,emilih setidaknya satu atau dua menu? Ayam asam manis, gan jjajang, daging asam manis, sup darah sapi, sup usus. Ikan fermentasi….” dan dua temannya mundur saat ahjumma Koo bilang ini. Jung bahkan mematikan sambungan ponselnya. Wkwkwkw.

****

“Aku sudah mengirimkan semua yang bisa membantu, termasuk resume dan kontrak Eun Jung Soo. Jadi, tolong temukan dia secepat mungkin.” Ucap Dominik di telepon dengan detektif.

Kemudian telepon ditutup. Do Min Ik masih bicara sendirian.

“Kenapa Eun Jung Soo ke rumah Sekretaris Jung?” kemudian Mi Ik menginat file yang dikirimkan oleh Jung terkait data yang ditemukan dari diska lepas dari ruangan Ki Dae Joo.

Min Ik akhirnya mengecek surel dan melihat datanya.

“Apa ini? Bonus akhir tahun, tidak ada ikan di air jernih? Apa maksud semua ini?”

Sekrol sekrol ke bawah sampai ketemu… “Aromi, mei 2004. Aromi 100.000 dolar.” Nahhh Min Ik jadi ingat mendiang ikannya. Yang ternyata hanya arwana emas.

“Bagaimana ini? Jika ini sesuai dengan yang kupikirkan…”

Minggir lagi…. lihat datanya… hingga nampak satu nama.

“Dae Joo? Kenapa nama Dae Joo ada di dalam fail ini? Dia bilang tidak tahu apa-apa.”

Kemudian Min Ik memandangi Dae Joo dari dalam ruangannya… “Heii dia bilang tidak tahu apa-apa. Aku harus memercayainya.

****

Sekretaris Lee masuk ke ruangan Do Min Ik. “Direktur Do, aku datang untuk rapat pekan depan bersama seluruh divisi media.”

“Nona Lee, bukan?”

“Ya. Aku mengecek jadwalmu untuk pekan depan karena Gal Hee mengambil cuti saat ini.”

“Sebentar…”

Kemudian Do Min Ik menuju mejanya, Nona Lee ikut dan matanya melihat di layar komputer ada data mesterius itu.

“Hari selasa aku bisa.” Ucap Min Ik.

“Baik, aku akan kembali setelah aku mengecek.”

“Nona Lee. Apa saja jadwal Dae Joo sampai hari ini?”

“Dia ada rapat sebentar lagi bersama Tim Humas.” Kemudian Lee melihat tiket konser di meja Min Ik. “Konser ini akan diadakan hari ini.”

“Aku tidak tahu sekarang sudah rabu.”

“Anda sebaiknya bergegas dan bersiap-siap. Nanti anda terjabak macet jika berangkat saat jam sibuk. Serta, anda tidak punya supir saat ini.”

“Baiklah.”

****

Lee nampak resah di mejanya. Ia melihat pada Dae Joo yang sibuk di ruangannya. Dalam hati Lee berkata. “Kakak aku pernah berjanji akan melakukan apapun untuk melindungi Dae Joo? Aku tidak menyangka akan serumit ini untuk menepati janji itu.” *kakak ini emaknya Dae Joo.

****

Lee menghubungi Jung… “Hei… bisakah kamu menemuiku di area santai supir sebentar lagi? Aku ingin memperkenalkanmu di suatu pertemuan.”

“Ahhhhh… maaf aku sudah ada janji saat ini.” Jung sudah siap jadi Veronica Park.

“Tidak masalah. Kamu boleh datang terlambat. Banyak sekali yang akan kamu kenal begitu kamu datang. Pasti kamu akan suka.”

“Baiklah. Aku akan datang.”

***

Jung pergi ke pusat kesenian dengan bus.

Di depan pusat kesenian. Do Min Ik sedang menunggu dan bicara sendirian. “Baiklah. Begitu kami bertemu di sini malam ini. Aku akan mengajak berpacaran secara resmi. Aku akan mengatakan itu.”

Lanjut ke bagian 3. klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat