Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 21 Part 2

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 21 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guysss... yaaapppp pegeeelll sumpaahh. Hahahahha.

Jung mengikuti Min Ik yang masuk ruangannya. “Bisa jelaskan kenapa aku harus menjaga jarak denganmu?”

“Bosmu, bukanlah pria baik-baik seperti yang kamu kira. Ya aku tahu. Aku orang bodoh yang tidak bisa membedakan wajah selagi sendirian. Aku pun bodoh karena tidak bisa membedakan apakah mereka tertawa atau menangis. Tapi aku melakukan ini karena satu alasan. Jadi, kumohon pergilah. Jika kamu berada di dekatku, aku mungkin akan melakukan hal gila lagi. Jadi……”

****

Veronica dengan lebaynya menangis di lampu sorot.

“Bisakah kamu mengambilkan aku ember? Agar aku bisa menampung air mataku?” wkwkwkkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwk.

Kemudian Si Tengil Jung Nam Hee menyalakan lampunya. Njirrr kenapa yang belajar akting jadi Veronica?

“Ada apa?” Tanya Nam Hee.

“Dia tidak kunjung meneleponku. Si Tuan Suci.”

“Sudah jelas, dia hanya memanfaatkanmu.”

“Dia sedang mengurus apa di tengah malam? Apa menurutmu dia higienis? Atau mungkin dia merasa harus membersihkan rumahnya? Atau mungkin aku terlalu cepat meneken kontrak itu?”

“Binggo….”

“Lewat mana untuk menuju Sungai Han?” wkwkwkw mau jebur apa gimana nih.

Ponsel berbunyi dan ada pesan…. “Presdir… aku menemukan Pak Ki Dae Joo.”

“Sampai nanti.” Ucap Vero.

“Kamu boleh pergi ke sungai han, tapi setidaknya beri tahu aku kenapa kamu memintaku kemari.”

“Apa mau kamu mengatakan “sial”.

“Kamu seharusnya mengajariku cara berakting. Kenapa malah mengajariku cara mengumpat?”

“Ini ruang kerjamu. Dan itu akan menjadi kata pertamamu.”

“Siallll…..”

“Bagaimana? Kamu makin bersemangat untuk mengumpat?”

“Itulah kata yang harus kuucaokan di teater ini? Aku sudah membantumu soal pria ini. Kamu seharusnya menjadikanku pemeran utama, bukan?”

“Beginilah caraku mengajar. Aku mengajari aktor dan aktris bagaimana caranya dipermalukan dan menambah emosi pada naskah. Ini disebut method acting. Kejarlah impianmu dan teruslah berharap.”

Veronica pergi dan Nam Hee mengumpat…. “Sial”

***

“Boleh pinjam umpanmu.” Ucap Vero pad Dae Joo yang melamun di pemancingan.

“Nona Park Ok Soon Shi…”

“Aku akan mengubah namaku. Kamu membuntutiku?”

“Kamu akan membuatku merasa kecewa lagi. Aku menyuruh seseorang untuk membuntutiku. Maksudku begini… percayailah orang-orang… kamu harus mencintai seseorang. Kamulah yang mengatakan semua hal manis itu. Tapi begitu aku meneken kontrak itu, kamu benar-benar menghilang.”

“Bergoyang…..”

“Hatimu bergoyang?”

Eeehh pancingannya ternyata.

“Jika itu bergoyang. Aku akan berusaha kerasa untuk memegangnya.” Mereka pun menarik pancing… eeehhh pas ikan keluar. Vero ketakutan dan memeluk Ki Dae Joo.

****

Mereka malah berkemah guyss… saat veronica akan menyuapi. Ki Dae Joo mengambil ikannya dari tangan Veronica. Karena mengingat Min Ik yang naksir Veronica.

“Kenapa kamu harus tampil menarik dan membuat pria lain mencintaimu?”

“Aku?”

“Pertama, aku ingin minta maaf.”

“Kenapa tidak meneleponku?”

“Aku minta maaf atas Min Ik.”

“Kamu sudah tahu tentang kami, ya?”

“Jika Min Ik pernah menyakitimu, tolong dimaklumi.”

“Maafkan aku. Aku benar-benar bisa mengerti kenapa kamu salah paham. tapi aku dan Do Min Ik sungguh tidak menjalin…”

“Aku yang meminta maaf. Saat mendengar Min Ik membahasmu. Aku benar-benar bingung. Jadi, aku butuh watu untuk berasumsi.”

“Lebih baik aku tidak mendengarnya jika itu hal buruk.” Vero menutupi kupingnya dan dilepaskan oleh Dae Joo.

“Mau bagaimana lagi? Itu adalah asumsiku. Konyol sekali melihat dia pria memperebutkan satu wanita dan sama-sama tidak mau mengalah. Bukan kami yang bisa memutuskan. Tapi kamu. Jika kamu menyukai Min Ik, aku akan merelakanmu. Tapi jika kamu menyukaiku, jika kamu memilihku, aku akan membuat Min Ik merelakanmu. Jadi. pikirkan saja dirimu. Dan ikuti kata hatimu.”

“Kalau begitu, aku… siapa lelaki yang akan kupilih… Ki… apakah kamu gugup? Aku tahu cara ampuh untuk membantumu mengambil keputusan saat kamu bingung.”

“Bagaimana caranya?”

Veronica udah manyun…. Ki Dae Joo mendekat.

Dan langsung bilang… “Tidak…”

Wkwkwk.

Lanjut ke bagian 3 yaa… klik di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!