Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 20 Part 3

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 20 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini yaaa… selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. Terima kasih sudah mengikuti sinopsisnya yaaaa… gumawooo…

Min Ik mendatangi Jung yang sedang membersihkan aquarium arwana. “Hai… Direkur Do.” Do Min Ik memandang Jung dan mengingat nasehat dari Dae Joo. “Kenapa kamu menatapku seperti itu?”

“Sedang apa kamu?”

“Kamu memberikan batu kerikil, tapi aku belum membersihkan tangki. Aku harus melakukan yang seperti ini untuk merasa sedikit lebih baik.”

Min Ik mengambil lap yang digunakan Jung. “Jangan lakukan itu. Panggil saja jasa pembersih.”

“Kenapa? Ini ikan kesayanganmu.”

“Hanya saja… kenapa kamu melakukan sesuatu yang tidak kuminta?” Do tiba-tiba marah.

“Tempo hari, katamu sekretaris harus melakukan sesuatu bahkan sebelum disuruh.”

“Lupakan semua yang pernah kukatakan. Jika kamu tidak ada kegiatan. Beli kopi saja. Kamu harus memperbaiki laptopmu, seharusnya kamu pergi ke sana.”

“Sudah kulakukan tadi pagi.” Jung kembali mengambil lapnya. “Berikan kepadaku. Aku akan mengelapnya kembali.”

Kemudian…. Jung melihat ikan…… “Ada apa ini… Direktur Do, kurasa tingkahnya aneh.” Ikannya sakit guys,,, berenang nukik gitu.

***

Udah kayak orang tua yang kalap. Do Min Ik membawa ikannya. Karena melihat ada hal yang aneh. Nona Lee bertanya pada Jung Gal Hee.

“Gal Hee… kamu mau ke mana?”

“Sunbaenim… ikannya sakit.”

“Sekretaris Jung… cepat…” teriak Min Ik.

“Maaf aku harus pergi.”

Nona Lee berkata. “Jung Gal Hee kamu akhirnya… membuka kunci pintunya.”

****

Udah kayak drama medis guys… wkwkwkkwkkwkwk ikannya dapat penanganan pokoknya.

“Selamatkan dia. Direktur Do menghargai dia seperti nyawanya sendiri.”

“Dia hampir mati. Beristirahatlah dalam damai.”

“Mati? Ikan seharga 100.000 dolar mati semudah ini?”

“Kenapa ikan ini seharga 100.000 dolar?”

“Ini platinum arwana.” Ucap Jung. “Kurasa ni arwana paling mahal.”

“Ini bukan arwana platinum. Ini arwana emas. Kamu bisa beli arwana emas ini seharga kira-kira 10.000 dolar.”

****

Min Ik dan Jung kembali ke kantor. “Maafkan aku. Direktur Do. Seharusnya kurawat dengan baik.”

“Kenapa kamu terus meminta maaf belakang ini? Kamu dengar itu mati karena sudah waktunya.”

“Tapi menurutmu ini soal apa? Apa pimpinan Do menyayangi ikan itu tanpa tahu itu jenis apa?”

“Bagaimana kamu tahu?”

“apa?” naahhh keceplosan kan.

“Kurasa aku belum pernah memberitahumu soal ayahku.”

“Eul Wang Lee… maksudku… Buu…. Lee Eul Wang… kudengar dia membicarakan itu sebelumnya. Dia pernah bekerja untuk pimpinan Do.”

“Pulanglah. Dan panggil seseorang untuk menyingkirkan tangki besok.”

“Baiklah.”

****

Jung mengambil laptopnya yang rusak. “Bagian papan induknya rusak, jadi, kami menggantinya.”

“Bagaimana dengan datanya?”

“Periksa failnya, kurasa masih ada.”

“Baik. Terima kasih.”

****

Gal Hee kembali ke kantor yang sudah sepi. Ternyata masih ada Do Min Ik yang memandangi aquariumnya.

“Direktur Do.”

“Kamu sudah kembali?”

Jung membawakan sesuatu dan dimasukkan ke dalam aquarium.

“Apa itu?”

“Bola-bola lumut. Jika kita menyingkirkan tangki. Perasaanmu akan lebih hampa. Tapi tangki kosong juga akan mengingatkanmu kepada ikan. Kudengar mereka hidup lebih dari setaratus tahun. Mereka ada di bawah sekarang. Tapi mengembang ke atas air saat mereka senang.”

“Bagaimana lumut bisa berperasaan?”

“Aku serius. Kuharap mereka akan segera mengambang.”

“Namanya Arom. Ikan itu. Karena dia arwana. Kita panggil dia arom. Ayahku mengatakan itu dan tersenyum.”

“Lantas, kita panggil mereka arom saja. Arom satu dua tiga. Kamu harus pulang sekarang. Aku ingin lihat apakah mereka akan mengembang sebelum aku pulang.”

Lanjut ke bagian 4 yaaa. Klik di mari….

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!