Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 17 Part 5

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 17 Part 5 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaaaa guyssss…. gumawwwwwooooohhhh uwooooohhhhh uwwwwoooohhh…

Veronica Park tidur dengen seseorang… “aaaa aaa aaaa kamu jahat sekali. Sekali lagi???? Okeee… baiklah.” Wkwkwkw.

Kemudian ia bangun dan melihat di kaca, ternyata ada Ki Dae Joo. “Kamu datang rupanya.”

Dan ternyata lagi syuting guyss…. wkwkwkkwkw jangan ngeres gitu dong… halaaahhh itu saya sih.

“Aku datang ke kantormu, dan mereka bilang kamu di sini. Kali ini. Aku menemukan ini di dalam tasku.” Wkwkwkkw cara Veronica wajib dicontoh nggak kalau ketemuan lagi sama cowok ya?

“Omoooo… itu ada di dalam tasmu? Aku tidak tahu.”

“Apakah dia salah satu pria yang menarik perhatianmu?” Ki Dae Joo menunjuk pada pria yang masih di ranjang.

“Salah satu aktor yang menarik perhatianku.”

“Dan kamu harus berada di ranjang saat bicara dengan aktor?”

“Ahhhh luar biasaaa…. apakah kamu cemburu?”

“Aku sedang bertanya.”

“Dia senang saat aku memberi tahu dia soal bayarannya. Tapi apa yang harus kulakukan untuk membuatmu senang? Aahhh set kamar mandinya lumayan bagus. Dan kantornya juga bagus. Kamu lebih suka yang mana?”

***

Veronica menodongkan pistol pada Dae Joo. Eeeehhhh setnya di kantor polisi. Wkwkkw kenapa nggak di WC aja sih?

“Apa kesalahanku sehingga pantas ditembak?” Tanya Dae Joo.

“Angkat tangan, kamu sendiri yang bilang kamu orang jahat dan menyerahkan diri.”

“Kamu tidak mau memacariku. Pentingkah aku orang jahat atau orang baik?”

“Tentu saja penting.” Todongan pun disudahi. “Orang jahat sangat menarik. Jika nakal, aku juga pantas diborgol.” Eeehhh Vero memborgol dirinya sendiri. “Siapa yang tahu? Jika kamu sejahat aku, aku mungkin bisa menemanimu, Ki Dae Joo dengan serius.”

“Aku punya istri, tapi aku menaksir orang lain. Itu namanya tidak setia. Aku menutup mata dari bahaya yang pasti, itu namanya membantu. Apa itu menjawab pertanyaanmu?” Ki Dae Joo ini suka TTS apa yaa? kalau ngomong muter.

“EMMM kalau begitu, kamu juga pantas diborgol.” Eeehhh mereka berdua main borgol-borgolan. Malah nggak bisa dibuka. “Kamu tidak bisa membukanya? Sekertaris Kim!!!!!! Kuncinya!!!!!!”

****

Eeehhh keduanya kini masuk penjara. Wkwkwkkwkw apaaan sihhh yaaaa… “Kamu sengaja melakukan ini?” Tanya Dae Joo.

“Ini kesalahan. Begitu melihat tim properti, aku akan memecat mereka semua. Siapa yang menyuruh mereka membuat borgol sekuat ini? Astgaaaaaa ini membuatku gila. Aku juga harus ke toilet,,,”

Kemudian pegawai Veronica memberinya makan. “Tim properti sedang dalam perjalanan dari Namyangju. Tapi lalu lintasnya macet.”

“Kamu bilang kamu lapar.” Ucap Dae Joo.

“Aku presdir Cinepark. Veronica Park…. industri perfilman korea berada di genggamanku. Aku tidak mungkin memakan makanan semacam ini di penjara!!!”

“Kalau begitu. Aku saja yang memakannya.” Dae Joo makan dengan tangan kanan dan tidak masalah. Giliran Vero. Dia makan dengan tangan kiri dan kesusahan.

“Biar kusuapi.” Eehhhh sampe ditiup juga cobaaa sama Dae Joo.

Veronica pun makan. “Enak sekali. Aku juga mau itu. Mentimunnya.”

Dae Joo pun tersenyum saat melihat Veronica makan. “Kenapa tersenyum?” Tanya Vero.

“Ahhhh maaf aku menyinggungmu. Terkadang, kamu seperti bayi.”

“Bayi? Maksudmu benar-benar baby????”

“Ya.”

“Sepertinya pusat pembinaan bahasa korea telah mengubah definisi kata bayi? Iblis, orang jahat, orang aneh, atau penyihir gila. Itulah kata-kata yang orang gunakan saat memanggilku.”

“Bayi memang jahat. Tapi, mereka menangis bukan karena mereka jahat. Mereka menangis karena merasa tidak nyaman. Senyuman bayi tidak pernah palsu. Bayi tersenyum saat bahagia. Jadi, menurutku, bayi itu menggemaskan. Kamu mau ke toilet? Aku bisa ikut denganmu.”

“Apa?”

“Aku akan berdiri di depan pintu. Kamu hanya perlu sedikit meregangkan tanganmu selagi membuang hajat. Itu masih mungkin dilakukan…”

“Yak…akuuuuu Presdir Cinepark!!! Veronica Park!!!”

***

Dan kejadian deehhhh… wkwkwk.

Dae Joo menunggu di pintu.

“Hei…alangkah baiknya. Jika kamu setidaknya menutup telingamu.”

“Seperti yang kamu tahu, aku tidak bisa menutup telingaku.” Eeehh dikit kesenggol, pintunya terbuka… “Ohhh maafkan aku. Aku tidak bisa menutup teling sambil meregangkan tangan. Dan aku tidak bisa meregangkan tangan sambil menutup telinga.”

“Rupanya ini yang disebut penghinaan. Tidak masalah…. meskipun aku, Veronica Park….berakhir mengompol…. aku akan berusaha menahannya sampai tidak bisa!!!”

Eeehhhh Ki Dae Joo nyanyi cobaaaa….

“Apa yang kamu lakukan?” Tanya Vero,

“Aku akan menyanyi selantang mungkin agar tidak bisa mendengar apapun. Sekarang, aku mau kamu fokus pada urusanmu di situ.” Adddudududuududhhhh “Aku akan fokus pada patriotismeku di sini…”

Yaaakkkkk… nyanyi lagu nasional….

Dan legalah Veronica.

****

Min Ik diantarkan pulang.

“Jadi, apakah kamu akan tidur sendirian malam ini?”

“Ya. Kurasa begitu.”

“Kamu tidak takut? Kamu tidur di rumah sendirian yang kemarin kemalingan.”

“Aku pernah mengalami hal yang jauh lebih mengerikan.”

“Kamu mau aku temani????”

“Tidak. Terima kasih. Kamu kurang tidur tadi malam, jadi, sebaiknya pulang.”

“Ahh benar. Aku bosmu. Jadi, kurasa aneh jika aku menginap.”

Min Ik pun pergi…

“Dia pergi. Kuharap dia bertanya satu kali lagi.”

Bersambung… klik di sini kelanjutannya,

Dasaaarrr….bilang aja kalau mau ditemaniiii kan???

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!