Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 15 Part 5

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 15 Part 5 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini. Bagaimana kelanjutan kencan 12 jam yang belum kelar juga antara Jung Gal Hee dan Do Min Ik… yokkkk lanjut guys.

Min Ik menatap Jung. “Apa yang kamu sukai dari pria itu?”

“awalnya, aku tidak menyukai dia. Tapi, aku melihat sesuatu dari dia. Bahkan saat dia nyaris pailit. Dia berhasil melaluinya tanpa menyerah.”ehhhh ini sih sebenarnya nyeritain Do Min Ik juga. “Seperti yang kamu tahu, aku, Veronica Park. Telah tumbuh besar di lingkungan yang serba ada. Jadi, aku kurang tahu soal pahitnya kehidupan.”

*yang disyuting malah kilas balik saat Jung kehilangan Ibunya di usia muda.

Jung masih bicara. “Tapi ada yang memberitahuku ini. Saat mengalami kesulitan, yang membangkitkan kita bukanlah uang atau koneksi. Tapi orang yang baik. Aku ingin bersamanya. Karena dia nampak memiliki segalanya, kecuali orang-orang yang baik.”

“Astagaaaa… aku sangat cemburu dengannya.” Aahhh seandainya Min Ik tahu ini ngomongin dia.

“kenapa berada di sini, aku sebaiknya memberi makan arwana. Sepertinya dia kelaparan.”

“Kamu mengetahui sesuatu soal arwana?” wwwwoooooyaaahh jelas tahu banget. Tukul ARWANAAAA… EAAA EAAA AEAAAAA….

“Aku sangat memahami arwana. Konon, arawana membawa keberuntungan. Seorang kenalanku lebih menghargai ikan ini daripada sekertarisnya.”

“Ini penginggalan dari ayahku. Dia bilang bisnisnya berjalan lancar setelah membeli ikan ini. Itu sebabnya dia menyayanginya semasa hidup. Kamu tahu? Seluruh anggota keluargaku tidak sedarah denganku.”

“Apa?”

“Apa? Mungkin ibuku belum memberitahumu hal ini. Mereka menjodohkan kita untuk menikah. Jadi, kukira dia sudah memberitahumu soal ini. Direktur Utama Sim Hae Ra, bukan ibu kandungku. Kamu kecewa?”

“Tidak. Bukan seperti itu. Lantas, siapa ibu kandungmu?”

“Aku kemari saat berusia tujuh tahun, jadi, aku kurang mengingat dia. Tapi kudengar aku dilahirkan di luar nikah seperti burung cuckoo. Kurang lebih, ibuku salah satu wanita yang ayahku pacari.”

“Ahhh maafkan aku. Kukira kamu menyayangi ikan itu karena harganya mahal. Sebaiknya kita memberi makan ikan itu.”

“Tidak.” Min Ik pun menarik Jung dan mendudukannya kembali ke kursinya. “Cara menyalahgunakan kekuasaan bukanlah seperti itu. Tetaplah di sini. Biar kuambilkan.”

Min Ik mencoba mencari pakan ikan.

Jung pun menatapnya. “Aku bisa melihat dengan jelas dari sini. Pernahkah dia sekali pun menatapku seperti ini?”

***

Saat di meja sekertarisnya. Banyak post it yang menempel. Do Min Ik berkata. “Sekertaris Jung, kamu tidak perlu bekerja sekeras ini.” Dan Min Ik pun melihat Jung dari bawah.

****

Supir mendapatkan telepon.

“Ya bos. Anda sudah mengecek pesannya? Tidak… kurasa sebaiknya aku mengurus itu lebih dahulu.”

***

Masih di malam yang sama. Min Ik dan Jung kembali berjalan kaki.

“Udaranya agak dingin saat malam.” Ucap Min Ik.

“Kurasa kita harus pergi ke suatu ruangan.”

“Sekarang pukul 02.00. di mana kita bisa menghangatkan tubuh dan beristirahat selarut ini?”

“Kamu tidak mengajakku pergi ke tempat itu, bukan?”

***

Eeehhh mereka berdua malah pergi ke sauna.

“Sepertinya, semua orang memakai pakaian yang sama di sini.” Ucap Min Ik.

“Kukira kamu ingin pergi ke sauna. Tentu saja semua orang memakai pakaian yang sama di sini.” Dalam hati jung berkata…. “Celaka., dia tidak mengenali orang dengan pakaian yang sama.”

“Biar aku ikat rambutmu.” Min Ik pun melakukannya. Hadeeeehhh kokkk manisss yaa. “99. Yang kuingat hanya 99.” Ucap Min ik saat melihat angka 99 di ikatan rambut. “Selesai.”

Dengan suara ngagetin Jung berkata. “Aku tbtb merasa haus. Aku mau membeli minuman.”

***

Ternyata ada Dokter Gu di sauna. Wkwkwkkw. Dokter Gu lagi beli minum dan bertemu dengan Jung.

Eeehhh tapi Dokter Gu malah pergi… “Kurasa wajah wanita itu tidak asing.” Daannn akhirnya ingat juga. “Benar… itu sekertaris Min Ik.”

Kemudian seseorang menyenggol Dokter Gu. Dia adalah Min Ik.

“Do Min Ik…”

“Anda mengenalku?”

“Ini aku. Doktermu, Gu Seok Chan.”

“Apa? Sedang apa anda di sini?”

“Akan ada operasi di malam hari. Jadi, aku kemari untuk tidur sebentar. Omong-omong, bukankah kamu bilang kamu bisa mengenali wajah sekertarismu?”

“Ya. Kenapa?”

“Saat kamu bilang kamu menyetel pengatur waktu selama 12 jam. Maksudmu, kamu bersama sekretarismu? Aku baru saja melihat dia membeli sesuatu di kantin.”

“Sekretaris Jung?”

“Kulihat dia di sana….” Dokter Gu menunjuk Jung yang masih di kantin.

Dan saat melihat Jung. Jung sudah melepas ikatan rambutnya karena ikatan rambutnya digunakan untuk membayar di kasir… njirrr canggih juga yaaa alatnya.

Tak lama Dokter Gu harus kembali ke RS. “Aku ingin melihat wanita yang begitu kamu cintai itu. Aku harus menjalankan operasi sekarang. Begitu pengatur waktunya berdering, kabari aku yaa…”

“Baiklah…”

Min Ik pun bingung… “Sekretaris Jung?”

Bersambung…. klik di sini kelanjutannya.

 

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!