Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 15 Part 1

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 15 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guys. Terima kasih sudah mengikuti sinopsis di besoksore.com yaaaa… jadi gimana? Do Min Ik bisa lihat apa nggak?

Jawabannya adalah nggak. Saat matanya melihat Veronica Park palsu, langsung ngeblur gitu kayak pedagang baso borak yang lagi diwawancara investigasi.

“Apa? Ini terjadi lagi. aahhh” Min Ik kecewa dan melihat alatnya. 110/80. Mencoba untuk ngucek-ngucek matanya kayak cucian tapi teteupp aja. “Sial!!!!”

“Ada apa? Apakah kamu baik-baik saja?”

“Ahhh bisakah kamu kemari?” Min Ik menarik Jung. Mereka pun lebih dekat. “seperti inikah Sekertaris Jung berdiri tadi?” kemudian kepala Jung dipegang… “Seperti ini? Atau seperti ini?”

“Apa yang kamu lakukan?”

“Ahhh maafkan aku. Kita sudah lama tidak bertemu, tapi sikapku lancang.”

“Tidak masalah. Aku juga hendak mengatakan hal yang mengecewakan.”

“Apa? Apa maksudmu?”

“Aku ingin mengatakaannya di telepon, tapi karena keluarga kita dekat. Aku tidak ingin merusak hubungan mereka. Aku Veronica Park. Mengencani pria lain. Jadi, beri tahu ibumu, Direktur Utama Sim Hae Ra, bahwa hubungan kita berakhir. Titik. Baiklah. Aku pamit.” Mau pergi tapi ditarik lagi.

“Tunggu. Siapa pria itu? Apa dia punya banyak uang? Dia kompeten? Atau dia lebih tampan daripada aku?”

“Menurutku, dia seperti itu. Kalau begitu, selamat tinggal.”

Baru berjalan beberapa langkah. Jung mengatakan… “beres, semua berjalan dengan mulus. Semoga dia tidak sakit hati. Aaahh dia hanya berdiri di sana dan terdiam.” Eeehh nengok nggak jadi. “Jangan menoleh ke belakang Jung Gal Hee. Jika menoleh ke belakang, kamu tidak akan pernah bisa kembali kepada Direktur Do.”

Eeeeeehhh dikejer dan tanggannya dibalikkin. Mereka pun saling menatap lagi. Reflekslah Jung langsung memayungi Do Min Ik.

“Bagaimana kalau satu hari saja? Lebih tepatnya setengah hari. Mulai sekarang, hanya selama 12 jam.”

“Apa?”

“Berselingkuhlah denganku.”

“Do Min Ik Sshi…”

“Mulai sekarang, selama 12 jam tepat. Jika kamu tidak berubah pikiran selama 12 jam ke depan. Aku akan merelakanmu, tanpa membencimu atau semacamnya. Jika kamu mau, aku juga akan melupakan kenangan kita. Seakan kita tidak pernah berjumpa.”

Judul kali ini adalah…. Firasatku tidak pernah keliru.

Dokter Gu nampak bicara di telepon. “Jadi, kamu menyetel pengatur waktu selama 12 jam? Bagaimana dengan wajahnya? Kamu sama sekali belum bisa melihat wajahnya?”

Min Ik menjawabnya. “Aku melihatnya. Tapi hanya bibirnya. Hanya itu yang bisa kulihat! Alkohol, sepeda dan bahkan stoking itu. Aku sudah mencoba semuanya, tapi sia-sia. Aku harus bagaimana?”

“Apakah kamu harus mencoba yang lainnya?” kemudian, Do Min Ik memandangi Jung yang ada di dalam restoran.

Dalam hatinya berkata. “Dokter Gu mungkin benar. Aku memang ingin sekali melihat wajahnya. Tapi jika hanya sebentar, aku tidak mau membuang kesempatan untuk mencarinya karena terobsesi dengan tekanan darahku.” Min Ik pun melepaskan alat pengukurnya dan masuk ke restoran.

Ia memandang Jung dan masih bicara dalam hati. “aku hanya akan fokus mencintai dan menyayanginya selagi bisa. Lalu, aku mungkin akan beruntung dan bisa melihat wajahnya.”

Kini dalam hati Jung Gal Hee yang bicara. “Hanya, 12 jam, Ibu. Selama 12 jam ke depan, aku ingin menjadi wanita baginya. Bukan sekertaris, boleh? Selain itu, aku akan melanjutkan rutinitasku. Seakan kami tidak pernah berjumpa.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat