Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 14 Part 3

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 14 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini. Aslinya drama ini sudah selesai yaaaa guys. Saya buat sebisa mungkin yaaaa…

Antara ahjumma dan Do Min Ik yang bersitegang pun sampai di luar toilet. “Ahjumma, sudah kubilang. Anda salah paham. aku pasien.”

“dasar gila. Aku melihat semuanya dengan mata kepalaku sendiri.”

Dan ada Tuan Sim Hae Yong yang lewat dan melihat adegan ini. Do Min Ik langsung menutupi celananya dan mencoba bersikap normal. “Selamat pagi. Anda pasti hendak keluar untuk makan gukbab, seperti biasanya.”

Kemudian ahjumma pun lari.

Datanglah Jung Gal Hee… “Astaaagaa…apa yang dia lakukan?” Gal Hee melepas baju merahnya dan menutupi Do Min Ik.

“Direktur Do, ayo ke kantormu, sekarang…”

***

“Apa yang baru saja kita lihat? Apakah ini semacam stratergi yang dia lakukan di rapat pemegang saham?” Tanya Manager Park.

“Kamu pergi lebih dahulu saja.” Ucap Tuan Sim.

***

Karena penasaran Tuan Sim datang ke toilet. Ia menemukan bekas stoking. “Stoking kompresi untuk pengobatan? Meredakan gejala akibat varises, borok kulit, dan trombosis vena dalam. Dia sakit lagi?”

Kemudian kertas dari celana Do Min Ik pun diambil.

“rumah sakit sangmo, departemen neurologi.” Tuan Sim tertawa. “BINGGO….” Kemudian dipotertlah bukti-bukti itu…

***

Dari arah luar toilet… Jung Gal Hee teriak. “Permisi…. aku sekertaris Direktur Go,  maaf, bisa ambilkan sepatu dan celana Direktur Do?”

“Sebentar…” Teriak Tuan Sim.

***

Do Min Ik mengecek alatnya lagi. 110/81. “Aku mati-matian memakai ini, tapi tidak ada yang berubah. Aku harus melihat wajah veronica hari ini.”

Jung pun datang membawa sepatu dan celana. “Direktur Do, kamu sangat aneh belakangan ini, sadarkah kamu? Perusahaan akan mengadakan pemilihan presdir…”

“Berbaiklah…”

“Jika ini adalah hobimu. Sebaiknya kamu nikmati ini di rumah.” Wkwkwkkwkw.

“Ini bukan hobi. Ini untuk keperluan medis. Ini bukan stoking biasa. Ini stoking yang bisa menaikkan tekanan darah.”

“Separah itukah penyakitmu?” Gal Hee melihat Min Ik lagi.

“Berbaliklah… bagaimana cara melepas ini. Aku tidak bisa melepasnya.” Do Min Ik mencoba melepasnya.

“Pasti kamu sudah berpengalaman melepas stoking.”

“Aku hanya mengencani wanita yang memakai celana, mengerti?”

“Kamu tidak akan bisa melepasnya dari kaki. Kamu harus memulainya dari pinggang dan menggulungnya ke bawah. Bagaimana cara mengatakannya ya? Seperti melepaskannya dari kulit. Mau kubantu???” Gal Hee melihat Do Min Ik lagi.

“Berbaliklahhhh… jangan pernah menoleh dan jangan pernah mendekat. Cukup berdiri dan bicara di situ, paham?”

“Bagaimana caramu melepaskannya? Direkur Do, kurasa aku menemukan cara.”

“Apa?”

****

Gal Hee membawa gunting. “Kita gunting saja. ya”

“Digunting?”

“Aku tidak akan melihatnya. Aku membelakangimu.” Gal Hee pun mendekat pada bosnya. “Maaf, aku akan menyentuhmu.” Gal Hee akan memotong tapi kaki Do Min Ik bergerak dan membuat tangan Gal Hee berdarah.

“Aku akan mengguntingnya sekarang.” Ucap Gal Hee.

***

Di dalam mobil. Do Min Ik berusaha membuka plester.

“Aku baik-baik saja. Kamu tidak perlu mengantarku pulang. Kamu juga ada janji temu hari ini.”

“Aku sengaja mengantarmu pulang sebelum menghadiri janji temu yang penting itu. Jadi, pikirkan lagi soal kontrak yang kubahas kemarin.”

Min Ik pun menempelkan plesternya. “Soal USB yang kukatakan waktu itu…. aku menemukan fail aneh di dalamnya.”

“Ohhh… maksudmu, Romi si anjing penjilat? Dan Ah Yeong yang sangat polos? Itu tidak seperti yang kamu pikirkan. Itu bukan soal prngrafi. Anjing iti sangat mirip dengan anjing yang pernah kami miliki, jadi, aku hendak menunjukkannya kepada Dae Joo.”

*si supir sudah siap-siap nguping nih.

Lanjut ke bagian 4 yaa… klik di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!