Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 14 Part 2

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 14 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Kalau mau tahu link selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini. Kalau mau tahu updateannnya. Langsung aja main ke besoksore.com yaa, inget kan sama alamatnya? Hhhwhhwhw.

“Masalahnya bukan seperti itu.” Ucap Jung

“Dengarkan aku Jung Gal Hee. Di skenario yang kamu tulis, apakah Bu Park Seok Ja membeli hanbok untuk pernikahan? Kurasa kita hanya punya dua pilihan. Menjalankan skenarioku atau aku dan bosmu menikah. Tidaaakkk…. hanya ada satu orang yang boleh mendampingi bosku. Jung Gal Hee… hanya aku yang boleh bersamanya…. tuhhh kan bener. Mari perbaiki ini secepat mungkin. Jika tidak. Park Seok Ja akan mencetak undangan pernikahan pekan depan.” Veronica ini ternyata cenayang yaaa… bisa membaca hati.

Kemudian Vero pun pulang.

***

Jung Gal Hee berbaring sambil memikirkan bosnya yang memintanya tidak pergi. “Aku juga ingin melakukannya, tapi….”

Kemudian Gal Hee memikirkan skenario Veronica. “Tapi, aku juga tidak bisa menipunya lagi. Aku tidak bisa.”

Jung Joong Hee pun datang… “Yakkk… bukankah buku “seperti yang kamu suka” bukankah ini buku dewasa? Judulnya terdengar nakal, jadi, kakak membeli buku audio ini. Ternyata ini sampah.”

“Ahhh itu buku shakespeare.”

“Apa? Dia penulis terkenal?”

“Dunia adalah panggung…. oppa… ucapan Shakespeare tidak mungkin salah. Dia penulis ulung.”

“Orang ini juga penulis ulung? Sejak membeli “di bawah kemudi” oleh Hermann Hesse. Kakak berjanji tidak akan lagi dibodohi oleh judul buku.”

Oppan pun pergi. Jung Gal Hee nampak dapat ide.

***

Jung mengambil ponselnya. “Untuk apa takut? Shakespeare bilang “Dunia adalah panggung. Aku akan bilang aku mengencani pria lain dan kita harus putus. Aku akan mengakhiri semua ini. Baiklah.”

“ada yang ini aku sampaikan. Bisa bertemu besok?” dan ini adalah pesan yang ditulis Gal Hee. Tapi nggak dikirim juga. Malah galau dan bicara sendiri. “Jika mengakhiri sandiwara gila ini, aku akan kembali ke dunia lamaku. Astaaaaggaa,,, jika aku melakukan itu, aku mungkin tidak akan lagi berkencan dengannya. Tapi aku masih bisa berada di dekatnya sebagai sekertarisnya. Jadi, kumohon tekan tombolnya, tekan!!!!”

Kemudian ditekan. Eeehh malah teriak…. “ASTAGAAAAA,,,, aku mengirimnya.”

***

Di sisi yang lain Do Min Ik membaca pesannya.

Ada yang ingin kusampaikan. Bisa bertemu besok?

“Besok? Bagaimana ini? Aku belum menemukan cara untuk menaikkan tekanan darahku.”

****

Jung nampak bersiap-siap. “Aku akan memakai tas ini. Sepatu ini.”

Eeehh abis itu malah buka laptop. Masukkin diska lepas dan ada file exel. Jung malah bingung. “Direktur Do tidak pernah menggunakan excel.”

Setelah dibuka…. judulnya adalah//// Orang tidak adil tapi para dewa adil.

“apa ada yang salah ketik? Seharusnya manusia tidak adil, bukan orang tidak adil.”

****

Di dalam toilet sempit…. stoking dari dokter Gu dibuka. Dan sumpah itu kecil banget.

“Bagaimana mungkin aku memakai ini?”

***

Ahjumma yang bersih-bersih mendengarkan sesuatu yang aneh. “Suara apa itu???”

Karena penasaran. Ahjumma mendatangi toilet.

Kemudian keluarlah Do Min Ik yang melompat sambil mencoba memakai stoking. Wkwkwkkwkwk anjay. Mereka pun saling tatap-tatapan dan ahjumma berkedip sebanyak dua kali.

“Dasar gilaa!!!!” Ucap ahjumma.

“Ahjumma… anda salah paham. yang anda saksikan saat ini adalah perihal medis.”

“Jika stoking itu adalah perihal medis. Tindakan ini adalah perihal pemasyarakatan. Aku harus menyingkirkan hal yang lebih menjijikan sebelum membersihkan kotoran di toilet. Keluarrrrr… dasar kotoran tidak berguna. Bisa-bisanya kamu berpikir untuk melakukan ini di tempat kerja. Di siang bolong pula.”

Do Min Ik diusir pakai gagang pel.

Lanjut ke bagian 3. klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat