Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 13 Part 4

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 13 Part 4 – Episode sebelumnya ada di tulisan yang ini yaaa guys. Terima kasihhhhhh… selamat membaca yaaa… saya coba buat sinopsisnya di sela-sela sinopsis dan kerinduan yang ada. Wkwkwkwk

“Aku ingin meminta sesuatu padamu.” Ucap Si Bocah tengil. “Aku harus bagaimana untuk menjadi bintang?”

Kemudian Veronica tertawa. “Kamu bahkan tidak bisa memotong bawang. Tapi kamu menginginkan resep pasta rahasia?”

“Bukankah memang itu kebiasaanmu?”

“Ahhhhh… kamu pernah tinggal di New York? Kamu punya aksen pantai timur.” Keduanya ngomong pakai bahasa inggris.

“Aku mengambil kursus daring. Aku selalu juara satu atau dua di sekolah. Tapi sayangnya, aku tidak pernah diterima di Universitas Pennsylvania.”

“Apa? Lantas kenapa kamu tidak melakukan hal yang kamu kuasai dan malah repot-repot melakukan hal yang tidak kamu kuasai?”

“Satu-satunya cara meningkatkan status sosial di korea adalah menjadi bintang. Meskipun berhasil karena giat belajar, aku akan berakhir menjadi babu untuk konglomerat seperti kamu.”

Veronica mengambil barang yang pecah tadi. “Maksudmu aku yang menjadi babu gara-gara kamu?”

“Pokoknya, aku akan menjadi bintang. Dan setelah menjadi bintang, aku akan membuay semua orang yang meremehkan dan menghina kakakku berlutut di hadapannya.”

“Balas dendam? Aku mulai tertarik karena ini soal balas dendam. Tapi sebelum kita melanjutkan topik ini….”

Veronica menuntun si bocah tengil duduk di kursinya.

“Bagaimana kalau kamu duduk dan gunakan rasa balas dendammu itu untuk mengetik ini? Pikirkan seiapa saja yang menghina kakakmu. Gunakan rasa frustasi, kebencian, dan amarahmu sebaik mungkin.”

***

Min Ik kembali ke kantornya dengan sangat riang.

“Sekertaris Jung… apaaa? Dia ke mana? Padahal aku menyuruhnya menunggu. Dia sudah meneken kontraknya? Kontrak ini pasti sangat luar biasa baginya karena dia sudah menekennya.”

Eeehhh pas dibuka. Tulisannya adalah…. “Maafkan aku.”

***

Sekertaris Jung pun masuk ke ruangan Do Min Ik.

“Kamu sudah kembali, Direktur Do.”

Do Min Ik melambaikan tangan sambil membawa kontraknya. “Maafkan aku. Apakah ini artinya? Kamu tidak lagi bekerja denganku?”

“Bukankah memang seperti itu?”

“Kenapa? Ada yang ingin menggajimu lebih besar?”

“Apa?”

“Atau karena aku menyebalkan?” Min Ik mendekat pada Jung.

“Sebenarnya… itu…” dan dalam hatinya berkata. “Dia tidak menemuinya. Aku yakin itu. Itu sebabnya dia tidak tahu kenapa aku harus mengundurkan diri. Jung Gal Hee, sudah waktunya. Lakukan sekarang. Kamu harus berterus terang sekarang.”

“Kenapa? Kamu tidak mau berterus terang?”

“Ya.” KECEPLOSAN.

“YAAAAA??? Baiklah, aku memang tidak baik. Aku sangat tidak baik. Dan aku sakit. Aku mengerti bosmu menyebalkan bagimu. Kita adalah bos dan sekertaris. Atasan dan bawahan. Bagaimanapun, hubungan kita hanya sebatas itu. Jika tidak menyukai atasanmu, sebaiknya kamu pergi. Sekartaris Jung… kamu wanita yang jauh lebih bijaksana daripada dugaanku.”

Dan kontrak kerja itu dimasukkan ke dalam mesin penghancur.”

***

Sim Hae Yong berkata pada Dae Joo di dalam restoran. “Aku yakin kamu ingat saat kita datang kemari bersama.”

“Aku mengingatnya dengan jelas. Anda bilang jika aku membantu anda menyingkirkan Min Ik di rapat dewan, kedua divisi media akan digabungkan dan diserahkan kepadaku.”

Kemudian Sim Hae Yong mengeluarkan selembar kertas. “Tapi kenapa seorang pemain melanggar janjinya dengan pelatihnya?”

“Itu bukan janji tapi penawaran. Aku tidak bilang mau melakukannya.”

“Siapa kamu? Antara aku dan Do Min Ik, untuk siapa kamu bekerja?”

“Apakah aku harus bekerja untuk seseorang?”

Tuan Sim pun tertawa. “kamu benar. Kamu harus punya nyali untuk bermain secara mandiri agar berkembang. Direktur Park langsung ingin mengganti pemain. Tapi aku tidak setuju. Kamu baru saja mencetak gol bunuh diri. Tapi kamu tetaplah penyerang yang bagus. Veronica Park sangat tegas soal pekerjaan. Tapi dia mempertaruhkan jabatannya demi mendukungmu. Meski kamu mencetak gol bunuh diri, aku akan tetap mempertahankanmu.”

Lanjut ke bagian 5. klik di sini,

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat