Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 13 Part 2

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 13 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini yaaaaaa…. yoooh lanjut. Saat masih di kantor polisi. Baru jalan sebentar. Dae Joo mendapatkan telepon dari Presdir Sim Hae Yong.

***

Gal Hee kembali ke kandangnya. Lampu kamarnya nampak berkedap-kedip nggak jelas kayak di film horor.

“Aku nyaris lupa setelah bermalam beberapa hari di kamar hotel mewah. Benar… di sinilah tempatku.”

Gal Hee menemukan amplop putih dari tas hitamnya. Ia pun membukanya.

“Kontrak diputus kapan pun pegawai mau…. ini impianku selama ini, meneken kontrak semacam ini. Dia pasti sudah bertemu dengannya sekarang.”

***

Do Min Ik hanya nampak masuk ke sebuah hotel.

***

Gal Hee terbangun dan mengecek ponselnya. “apa? Dia belum mengabariku?” ketika jam dilihat. Langsung panik. “Aku terlambat.”

***

Tiga pegawai trio koplak langsung menyambul Gal Hee…. “Itu diaaa…. si pahlawan kembali ke kantor setelah dua pekan. Dia hanya akan berhasil sebagai sekertaris presdir……pegawai harapan TnT mobileee… Jung Gal Hee…”

“Tapi kenapa si pahlawan begitu lusuh? Dia bukan seorang pegawai harapan. Dia nampak pucat.”

****

Gal Hee membuka pintu kantor Do Min Ik dengan pelan sekali. Do Min Ik sendiri sudah ada di hadapannya.

“Selamat pagi, Pak.”

“Kamu terlambat.”

“Pasti kamu ingin bicara denganku.”

“Tentu saja. Mau di mulai dari mana?”

Kilas balik…

“Kemarin…saat aku ke restoran itu.”

Bertemulah Min In dengan Ibunya dan Ibu Vero.

“Min Ik, kenapa kamu lama sekali?”

****

“Dia sudah pergi.” Ucap Min Ik.

“Jadi, kamu tidak sempat menemuinya?”

****

“Dia katanya pergi ada urusan.” Ucap Ibu Do Min Ik. “Dia bilang dia akan meneleponmu.”

Kemudian ponsel Do Min Ik berbunyi…

***

“Kemudian kamu menemuinya?” Gal Hee bertanya lagi.

“Ini dia. Ceritanya mulai menarik.”

***

Min IK pergi ke bar. Dia bertemu dengan….. Dokter Gu. Wkwkwkwkkw.

“Hei…. kamu sudah datang rupanya.” Ucap dr Gu.

****

“Tunggu. Kenapa ada Dokter Gu? Kenapa kamu tbtb menemui dokter Gu?”

“Karena melihatmu begitu gelisah, aku menjadi ingin memodifikasu ceritanya.” Kwkwkwkw.

“Bisa langsung ke intinya?”

“Aku harus pergi. Anggap saja ini pariwara dan nantikan kelanjutan ceritanya. Akan ada perubahan alur cerita yang sangat mengejutkan. Butuh sedikit penasaran untuk menyimaknya.”

***

Gal Hee pun gemes banget.

“Dia menemuinya atau tidak? Pasti dia tidak menemuinya. Jika menemuinya, dia tidak mungkin berbasa-basi karena banyak sekali yang akan dia tanyakan. Sebenarnyaaa…. tidaaakkk… dia pasti telah menemuinya. Mungkin itu sebabnya dia bilang ada perubahan alur cerita. Akan ada perubahan alur apa lagi di cerita ini?”

****

Do Min Ik pun pergi ke rumah sakit. Ia kembali menemui dokter Gu.

“Anda sudah menerimanya? Di mana? Ini?” Do Min Ik menunjuk pada tas plastik.

“Astagaaa… aku seharusnya mendengarkan Dokter Park. Tapi aku mabuk dan malah memberitahumu hal tidak penting.”

“Jangan bilang tidak penting. Jika tekanan darahku naik. Aku bisa melihat wajah orang lain. Ini perubahan alur yang paling mengejutkan selama aku mengidap prosopagnosia.”

“Jika tekanan darahmu naik. Jantung akan menyuplai darah ke korteks otak besar, dan aliran darah akan lebih lancar. Jadi, aku hanya bilang kemungkinannya besar, tapi belum pasti bisa.”

“Karena itu aku ingin mencoba. Mulai sekarang, selain saat aku tidur…tidakm bahkan saat tidur,  aku akan memfokuskan energiku untuk mengingkatkan tekanan darah.”

“Tekanan darah bukan buku rapor.” Kwkwkwkwk. “Tekanan darah kok dinaikkan dengan sengaja. Selain itu, kamu bahkan kamu belum pernah melihat wajah orang lain sejak kecelakaan itu.”

“Salah. Sebenarnya sudah pernah.”

“Yang benar?”

“Selagi menghadiri rapat pemegang saham, aku tbtb bisa melihat wajah dengan sangat jelas bagai lensa kamera yang fokus pada objek. Lalu….”

Lanjut ke bagian 3 ya. klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat