Sinopsis The Nokdu Flower Episode 2 Part 3

Sinopsis The Nokdu Flower Episode 2 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini yaaaaaaa… selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaaaaaa guysssss…

Jeon Bong Jun mengadakan perkumpulan di dalam hutan. Ia berkata pada pengikutnya, “Akhirnya, Choi Byung Gab tiba. Aku akan memperkenalkan sekutu kita. Mungkin dia bukan gerombolan Donghak. Tapi kami teman baik yang belajar bersama. Orang-orang memercayainya.”

Kemudian muncul segerombolan pria. Salah satu pria berkata. “Aku Hwang Seok Ju Balai Dogye. Aku datang mewakili bangsawan di Gobu. Aku bersedia bergabung.”

Mereka kemudian saling memberikan salam penghormatan.

***

“Pergilah dan bawakan Jeon Bong Jun.” Ucap Tuan Baek pada Yi Kang. Yi Kang pun langsung ngacir pergi.

***

Tabu-tabuan dipukul. Seseorang yang menggunakan topeng membuka topengnya. Dia adalah Choi Kyung Sun. “Dengar!!!!! Tahun ular yang penuh dengan tipuan dan kelicikan. Menyeka air mata dan menempel pada jubah kalian. Kini tahun kuda yang cemerlang, dan jaya telah tiba.”

“Benar…..” Ucap yang lainnya dengan semangat.

“Berikan kecemasan kalian kepada sang ular sebagai hadiah perpisahan! Semuanya!!!! Mari bersenang-senang!!!!”

Tetabuhan dipukul. Mereka pun menari.

Tetabuhan berhenti. Baek Yi Kang dan kawanannya sibuk lewat dengan panik.

Kemudian perkumpulan orang-orang dengan membawa obor pun terbentuk.

Yi Kang panik melihatnya. “Ayah, kamu meninggalkan mereka di sini?”

***

Tuan Baek pergi ke tempat hakim sedang mengadakan pesta. Belum sempat Tuan Baek bicara. Si Tompel masuk dan berteriak sambil berkata… “Tuan!!!!!! Ada berita buruk!!! Pemberontakkan. Ada pemberontakkan.”

“Apa? Pemberontakan?”

***

Song Ja In pun ikut melihat para orang-orang yang berkumpul dengan membawa obor.

Salah satu orang di dalam perkumpulan pemberontakkan berkata. “Aku dari Joso-ri dan orang pertama yang menandatangani janji itu. Namaku Jeon Bong Jun.”

Masa pun semakin banyak.

1894, tahun kuda, tanggal 10 januari, pasar Gobu.

Malam makin mencekam. Jeon Bong Jun lanjut bicara. “Kepada semua wara Gobu, aku bersumpah atas hal-hal berikut. Kita akan menerobos kantor Gobu dan memenggal para pencatut jahat. Dengan begitu, keinginan kita akan didengar oleh Raja serta seluruh warga Joseon. Beras untuk warga, kematian untuk para pejabat korup.” Bong Jun memejamkan matanya sekian detik kemudian membukanya kembali.

Ia kemudian pergi melakukan pemberontakkan.

***

Di sisi lain, para pejabat sibuk mengevakuasi diri. Serta Seo Yi Kang sibuk menutup semua pintu gerbang.

Semua jalan pecah oleh kumpulan warga pembawa obor. “Beras untuk rakyat!!! Kematian untuk para pejabat korup!!!!” kalimat itu terus dikatakan warga yang ikut rombongan pemberontakkan.

Kemudian teriak…. “MAAAAAJUUUUUU!!!!!”

klik di sini untuk episode berikutnya.

Komentar yaaaahhh…

Pada episode 1 dan 2 ini. Pemeran utamanya, Baek Yi Kang adalah seorang penjahat. Dia antagonis yang dibentuk oleh ayahnya demi keuntungan ayahnya. Padahal jelas-jelas yang dilakukan Tuan Baek sangat menghinakan anaknya sendir.

Well. Yang saya tunggu dari tipikal drama kayak begini adalah sebuah titik balik.

Masih ingat nonton drama sebelumnya yaitu The Fiery Priest? Dari jaksa dan detektif awalnya nggak mendukung pastur. Tapi ditengah-tengah semuanya bisa berubah. Kalau saya tengok sih. Drama ini ratingnya bagus… ahhh semoga kuat bikin sinopsisnya yaaa… ohh iyaa. Belum ada yang buat lagi kan? Sinopsisnya? Wgwgwgw.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat