Sinopsis The Last Empress Episode 49 Part 1

Sinopsis The Last Empress Episode 49 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini….

Adegan kembali saat Seo Kang Hee digerebek duo racun (baca; Hyuk dan Yoon).

“Kamu membicarakan Kang Joo Seung yang sudah mati bukan? Apa kamu meracuninya setelah kamu membawanya dari rumah sakit?” Ucap Hyuk. Seo pun langsung berlutut.

“Itu perintah Mak Lampir.”

“Apa?” Tanya Hyuk.

“Setelah Mak Lampir tahu Kang Joo Seung masih hidup, dia menyuruhku untuk membunuhnya. Mak Suri juga menghacut Choi Tim Jang untuk membunuhnya tujuh tahun lalu. Aku hanya melakukan apa yang diperintahkannya kepadaku.”

“Apakah kamu baru saja mengatakan bahwa kamu membunuhnya?” Tanya Hyuk. “Kamu baru saja mengakui bahwa kamu membunuh Kang Joo Seung.”

Mulai gagap nih jalang Seo. “Itu… aku tidak punya pilihan. Dia mengancamku atas nama keselamatan Ari.”

“Apa Ibu menyurhmu untuk membunuhku juga?” Tany Yoon.

“Aku tidak tahu apa-apa tentang ini. hari itu, aku sedang flu. Aku hanya diam di sini….”

Hyuk memotong pembicaraan Seo. “Aku lelah dengan lambemu dan tidak mau mendengarkannya. Ikut dengaku!!!” Hyuk langsung menyeret Seo.

***

Yoon masuk ke ruangan Ibunya. Di sana Mak Lampir sedang makan biskuit Kong Guan. Mak Lampir kaget seperti emak-emak melihat diskon baju 99%.

“Yoon…”

“Kenapa kamu begitu terkejut Oma Mama? Apa kam senang kalau aku sudah sembuh?”

“Kapan kamu siuman? Bagaimana kamu terlihat begitu sehat?” *biasa Mak… makan yang banyak dan tidur teratur, nggak kayak mimin.

Hyuk pun masuk dan menyeret Seo.

“dia pastilah wanita yang menyerangku di ruang catatan. Aku mencakar leher wanita itu saat dia mencoba keluar.” Yoon pun mencoba memperlihatkan leher Kang Hee pada Mak Lampir. Sebagai aksi kucing garongnya. “Apakah kamu yang mencoba menanipulasi DNA di kantor polisi? Putramu sendiri bisa mati. Bagaimana kamu bisa menutupinya? Jangan-jangan, Emaklah yang menyuruhnya membunuhku.”

“Aku tidak tahu apa-apa tentang itu. bagaimana kamu membuat tudahan seperti itu?” Mak Lampir masih menyangkal.

“Aku memiliki semua video barang bukti di dalam hapeku. Siapa yang memiliki hapeku sekarang? apakah Emak memilikinya atau si jalang ini?”

“Itu bukan aku. Ini tidak adil dan membuatku kecewa karena kamu mencurugaiku.” Mak Lampir masih aja ngeyel.

Kang Hee pun tak jauh beda. “Aku juga tidak tahu apa-apa tentang ini.”

“Kenapa mak melindungi Seo Kang Hee? Kubilang padaku aku harus menemukan kebenaran dibalik kematian Ratu So Hyun, kenapa Mak Lampir menghentikanku?” Tanya Suneo.

“Kamu yang membunuh So Hyun. kebenaran tidak berubah. Apa kamu lupa bahwa Kang Hee melihatnya?” Jawab Mak Lampir.

“kamu hanya ingin membuat Kaisar menjadi pembunuhnya. Ketinggian kolam di air saat itu tidak dalam karena sudah mengalami perbaikan. Kedalamannya tidak cukup membuar So Hyun tenggelam.” Yoon ikut bicara. Eeehhh cieeeeee abangnya kali ini dibelain.

“Dia sedang hamil. Selain itu, dia juga mengandung anak kembar dan hamil tua.” Mak Lampir masih ngelak lagi. Makkk udah Mak… nanti dramanya kagak kelar juga.

Hyuk pun kini bicara pada Seo. “Baiklah kalau begitu. sahabatmu jatuh ke kolam. Kenapa kamu tidak menyelamatkannya? Kamu perenang yang baik. Kamu bahkan berkompetisi dalam pertandingan. Kamu sangat mampu untuk menyelamatkannya.”

“Ketika aku sampai di kolam. Dia sudah mati. Aku hanya melarikan diri karena aku takut dan merasa bersalah.” Yhaaa ampun lambemu Kang Hee… aku ngetiknya aja sampe mlz mlz.

“Kamu tersenyum cerah, di pesta istana baru dalam video yang aku lihat. Kamu bahkan tersenyum sangat lebar. Itu bukan senyuman yang bisa dilakukan setelah melihat kematian sahabatmu sendiri di depan matamu.” Yoon serang Yoon.

Hyuk mendengarnya marah dan menarik Kang Hee. “Siapa kamu sebenarnya?”

Kang Hee menjawab. “Jika aku menyelamatkannya, kamu tidak akan menyelamatkanku. Untuk melindungi anakku, itulah hal terbaik yang bisa aku lakukan.”

“Peya, kamulah yang melakukan tindakan itu. kenapa kamu menyalahkannya? Kamu pengecut.” Mak Lampir emang hobi membakar.

Hyuk mengambil seseuatu di kantongnya. “Lalu… apa pendapatmu tentang ini?” Hyuk memperdengarkan rekaman Kang Joo Seung. *dari mana guys rekamannya?

Rekamannya begini;  Nona Choi mencoba untuk membunuhku,  Mak Lampir menyuruhnya untuk membunuhku.

Mak Lampir kaget. “Apa ini? Kang Joo Seung masih hidup?”

“Berhentilah bersikap tidak bersalah. Kudengar kamu mengatakan pada Seo Kang Hee untuk menyingkirkan Kang Joo Seung. Kang Hee mengatakan yang sebenarnya?”

Mak Lampir mencengkeram Kang Hee. “Beraninya kamu… dasar penyihir!!! Omong kosong apa yang kamu katakan kepadanya? Apakah kamu membawa lari Kang Joo Seung? Kamu dibalik semua ini, benarkah?”

“Aku hanya menyingkirkannya karena aku tahu Kang Joo Seung adalah berita buruk bagimu. Bukankah kamu harusnya berterima kasih kepadaku? Jika Kang Joo Seung biacara, kamulah yang akan dalam masalah besar.”

“Dasar kamu tidak tahu malu. Beraninya kamu membuat kebohongan seperti itu!!!”

Rekaman kembali diperdengarkan. Gini lanjutannya; Mak Lampir memiliki rumah kaca di pulau Chungeum, di dalamnya, ada ladang bunga poppie.

“Apa?” Mak lampir kaget lagi.

Hyuk bertanya. “Inikah alasanmu tidak menyukai Ratu So Hyun? apa kamu menyebarkan skandal palsu tentang mereka dan membiarkan So Hyun mati karena bunga Poppie? Benarkah?”

Suara Mak Lampir menggelegar. “Aku tidak tahu apa-apa tentang ini!!!”

“Hentikan semuanya. Bakar ladang bunga poppie yang kotor itu, dengan tanganmu sendiri!!!”

Diam beberapa detik.

Mak Lampir naik ke tempatnya. “Selama ini akulah yang mengelola keluarga ini, bisnis poppie adalah dasar yang membuat keluarga kita seperti sekarang. kamu sudah menjalani kehidupan yang menyenangkan dengan uang yang aku hasilkan. Apakah kamu mengkritikku sekarang karena uang kotor itu?”

“Narkoba adalah masalah yang berbeda. Tindakkan ini tidak akan dimaafkan. Aku tidak akan membiarkannya.” Ucap Hyuk.

“Setidaknya, kamu harus mengakuinya. Kamu mendapatkan keuntungan yang besar darinya, keluarga kekaisaran harus kaya, agar masyarakat segan. Jika kita menganggap masalah ini tidak ada, itu tidak akan menjadi masalah.”

Hyuk mendekat satu langkah pada Ibunya. “Menyerahlah. Aku akan menghentikanmu.”

“Lanjutkan… cobalah untuk menghentikanku jika kamu bisa.. peya, kamu sudah menghancurkan keluargamu sendiri dengan tanganmu. Kamu bahkan tidak mengakui bahwa kamulah yang membunuh permaisuri So Hyun. bagaimana kamu bisa bicara tentang keluarga?” Mak Lampir ketawa. “Saat kamu membuka kotak pandora dengan terburu-buru, istana ini akan berubah menjadi lautan api. Lidah sembrono milikmu itu, tidak akan pernah lepas dari hukumanku.”

Hyuk diam.

***

Hyuk kembali ke ruangannya yang diikuti oleh Yoon yang kecewa berat. “Apa yang kamu lakukan? Apa kamu membiarkan Oma mama dan Kang He melakukan apapun yang mereka inginkan?”

“Aku akan membereskannya. Kamu tidak usah ikut campur.”

“Kamu tahu Ibu tidak akan berubah hanya karena kamu memberikannya kesempatan. Beraninya kamu tidak meninggalkan keluarga busuk ini? apakah kamu ingin mempertahankan gelar kecil sebagai kaisar?”

“Apa yang kamu tahu? Akulah yang lebih tahu. Aku lahir di sini dan besar di sini sepanjang hidupku. Seluruh hidupku ada di istana ini. aku tidak bisa melepaskannya…dengan mudah.”

“Aku pikir Hyung-Nim setidaknya sudah berubah walaupu sedikit, tapi aku salah.lihatlah dirimu Peya, bagaimana kamu berbeda dari Oma mama? Aku tidak akan pernah mendatangimu lagi.” Yoon pun minggat.

“Pergi.. enyahlah… ini semua demi keluarga kekaisaran. Kamu pasti tidak punya pilihan lain juga.”

***

Mak Lampir kini menampar Kang Hee. “Kamu edan? Beraninya kamu menjatuhkanku? Haruskah aku memberitahu mereka apa yang aku tahu?”

Kang Hee mendorong Mak Lampir. “Silakan. Lalu aku akan bicara tentangmu. Aku akan bilang kamu mnyuruhku untuk membunuh Putra Mahkota Yoon. Jangan coba memerasku lagi. Jika Mak Lampir akan menutup fakta aku membunuh So Hyun selamanya, aku akan melakukan hal yang sama.”

“Penyihir jahat. Kamu sedang bernegosiasi? Kamulah seorang yang membunuh Kang Joo Seung.”

“Kubilang padamu. Itulah satu-satunya cara untuk menjaga rahasia pulau Chungeum. Jadi jangan berpikir untuk mengkhianatiku. Lakukan apapun untuk mengusir Oh Sunny, dan buat aku menjadi wali sah dari ari.”

“Jika kau bisa memberikan hal itu kepadamu, aku bisa mengambilnya sendiri. permaisuri Eun-lah yang membuat keputusan. Bagaimana aku bisa membatalkannya?”

“Buat mereka bercerai dan usir Sunny, atau aku akan membunuh dia seperti yang aku lakukan pada Permaisuri So Hyun.”

“DIAM!!!”

“Bukankah kamu seharusnya berurusan dengan masalah pulau Chungeum lebih dahulu? Kita terlibat dalam hal yang sama sekarang. kita harus saling mengandalkan.”

Lanjut ke bagian 2. klik di sini.

Advertisements

2 tanggapan untuk “Sinopsis The Last Empress Episode 49 Part 1

  • 23/03/2019 pada 2:01 PM
    Permalink

    Memutuskan utk cuma baca sinopsis 2 eps trakhir krn sdh males nntonnya. Tp br bbrp paragraf baca disini gue lgsg pusing, apaan sih mak lampir, suneo, duo racun, jalang 😑

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat