Sinopsis The Last Empress Episode 47 Part 4

Sinopsis The Last Empress Episode 47 Part 4 – Episode sebelumnya ada di sini. selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini.

Nenek Sa Goon Ja pun menemui Oh Sunny.

“Ahhh kamu sangat cantik. Aku benar-benar ingin bertemu denganmu setidaknya sekali. TETE MAMA, begitu membual tentang cucu menantunya.”

“Aku mendengar bahwa kamu dan nenek memiliki sejarah panjang bersama. Aku dengar kamu adalah satu-satunya orang yang tinggal di pulau Chungeum. Aku mencari tahu tentangmu. Aku mendengar Ibu Suri, menendang semua orang yang tinggal di sana dan membajak semua lokasi.”

“Persis, keserakahannya tidak terbatas. Dia ingin memiliki pulau itu sendiri.”

“Apakah kamu tahu kenapa Ibu Suri ingin berniat membeli pulau itu sendiri?”

“Darat, udara dan matahari. Itu adalah surga sejati. Tapi di tanah yang indah itu, dia membangun beberapa rumah kaca. Ketika kamu pergi ke lokasi itu, bau sekali, bau yang menyengat. Aku tidak bisa pergi ke dekat sana karena selalu ingin muntah. Kepalaku sakit juga.”

“Itu bau?”

“Omo… itu lukisan pulau Chungeum?” Nenek menunjuk lukisan. “Apakah TETE MAMA yang memberikan kepadamu?”

“Anda tahu lukisan itu?”

“Dia belajar menggambar dari Permaisuri So Hyun untuk pertama kalinya. Lukisan itu adalah lukisan yang pertama dibuat oleh TETE MAMA.”

“Apakah kamu bertemu dengan permaisuri So Hyun juga?”

“Dia datang ke pulau Chungeum bersama dengan penjaganya. Dia mengatakan dia akan menemukan sesuatu di pulau itu. setelah itu, dia meninggal. Sayang sekali, perempuan baik harus mati.”

“Apa yang dia temukan di pulau Chungeum?”

***

Jalang Seo pergi ke tempat parkir. Ia pergi seorang diri. Dalam satu mobil ada Sunny, Bin dan Ijah mengikuti Seo dari belakang.

Wkwkwkwk kompak guys mereka.

Seo datang ke tempat Kang Joo Seung dengan membawa makanan.

“Bagaimana dengan Yu Ra. Apakah kamu menemukannya?”

“Dia bekerja di istana. Tapi dia bersembuyi sekarang. aku mencari dia. jadi bersabarlah. Aku akan menemukannya.” Seo membuka makanan yang ia bawa.

“Baik. Aku mengandalkanmu.”

“Lebih penting lagi. Ibu Suri, mencoba mengubur kematian Permaisuri sebagai kasus bunuh diri.”

“Apa? Itu konyol. Kenapa permaisuri bunuh diri?”

“Tapi kamu tidak punya bukti untuk melawannya. Jadi, oppa kamu harus ingat. Apakah kamu ingat tentang pulau Chungeum? Oppa sering pergi ke sana.”

“Aku ingat. Apa yang ditemukan oleh Permaisuri dan aku di pulau Chungeum.”

“Benarkah? Kamu ingat? Beri tahu aku semuanya. Dari awal sampai akhir.” Seo pun mulai menyalakan alat perekamnya.”

***

Seo keluar. Bin, Sunny dan Ijah masuk ke tempat Kang Joo Seung.

Joo Seung ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri dan mulutnya berbusa.

“Kita harus membawanya ke rumah sakit. Segera.” Ucap Sunny.

***

Ketiganya menunggu Joo Seung dan mulailah ia sadarkan diri.

“Kamu sudah sadar?” Tanya Sunny pada Joo Seung.

“Kamu siapa?” kemudian Joo Seung melihat ke arah kiri. Ada Min Yu Ra. “Yu Ra,”

“Kamu baik-baik saja?” Yu Ra memeluk Joo Seung. “Aku pikir kamu sudah mati.”

“Apa kang hee yang memberi tahumu aku ada di sini?”

“Maksud kamu apa?

“Kang Hee meracunimu dan mencoba membunuhmu.”

“Kenapa dia melakukan itu padaku? Itu tidak mungkin.”

“Aku Oh Sunny. Permaisuri Kekaisaran Korea. Seo Kang Hee telah menculikmu. Dia memisahkanmu dengan yang lain dan menipumu.”

“Kenapa aku harus percaya kepadamu? Itu konyol. Mengapa dia melakukan itu?”

Yu Ra menjawab. “Seo Kang Hee melahirkan anak Lee Hyuk. ketika permaisuri So Hyun meninggal, kang hee hamil.”

“Anak itu sekarang adalah Putri Mahkota.” Jawab Bin. “Kamu tidak bisa memercayai Seo Kang Hee.”

“Bagaimana kang hee bisa melakukan itu? dia adalah sahabat Permaisuri.”

“Aku tahu banyak yang harus ditangani. Tapi kita tidak punya waktu. Seo Kang Hee memperalatmu dan membuat kesepakatan dengan ibu suri untuk mengambil alih keluarga kekaisaran.” Ucap Sunny.

“Joo Seung Sshi…. apakah kamu akan membiarkan dirimu dikuasai lagi seperti orang bodoh? Sadarlah. Aku mohon.” Ucap Ijah.

“Pulau Chungeum. Aku mengatakannya pada Kang hee. Segala sesuatu tentang pulau Chungeum.”

***

Bin,Yu Ra dan Sunny ke pulau. Di sana banyak sekali rumah kaca dan para pekerja. Melihat ada orang asing. Pekerja langsung mengejar Bin. Beruntung Bin bisa melawan dengan baik.

Ijah dan Sunny pun menyelinap masuk ke dalam rumah kaca.

Di dalam rumah kaca ada bunga yang tumbuh dan dibudidayakan. “Apa semua ini?” Ucap ijah.

“Ini bunga poppy. Inilah yang ditemukan oleh Permaisuri So Hyun.”

“Permaisuri mati karena bunga poppy ini?” Ucap Ijah yang tatapan dengan Sunny.

Bersambung ke episode 48. klik di sini untuk part 1 nya.

Komen dulu cuy…

Saya sangat menghormati semua perbedaan pendapat. Tapi izinkan saya komentar dulu. boleh kan ya?

Begini… ingat Pak Byun? Ingat bukan dia katanya mau ke pulau Chungeum dan menyelidiki. Tapi nyatanya nihil. Kalau cuma tahu kek gini doang dengan cara disamperin… gebetan saya juga bisa. Wkwkwkw. Kalian ngerti kan maksudnya? Maksudnya eksekusi penulis kurang elegan dan kedodoran.

Di atas. kita tahu bahwa Joo Seung juga sudah ingat. Bahkan sempat berghibah dengan Seo Kang Hee tentang mak lampir dan pulaunya. Harusnya Joo Seung bilang kan? Dan nggak kek pura-pura kaget lihat bunga poppy. Ehhh kalau di indonesia adanya Poppy Bunga ye kan?

Masalah bunga Poppy. Saya jadi ingat drama korea The Emperor; Owner of the mask. Sama kan bunganya guys?

Masalah Choi Jin Hyuk yang mungkin ini adalah adegan terakhirnya… ahhh gimana menurut kalian? Saya agak nggak paham kenapa malah ada adegan nenek kocak bareng mak lampir ketika dulu. kenapa durasi yang tinggal sedikit ini nggak dikasih ke bagaimana Auditor Khusus menyelesaikan masalah. Kenapa nggak dikasih ke adegan Choi Jin Hyuk aja?

Ohh iya. Saya udah nonton episode 48nya. Tapi tenang nggak akan spoiler di sini. saya komen sesuai dengan episode yang sedang kita hadapi.

Tentang Na Wang Shik…

Kalian sadar nggak? Di awal, doi nggak langsung muncul. Kan masih gendut kan ya? pas muncul malah kebanyakan diam dengan irit dialog bahkan cenderung mengesalkan karena dia masih ngarep sama yura.

Giliran sudah bisa balas dendam. Dibuat bimbanglah Na Wang Shik… mbulet. Tentang melindungi Sunny dll.  . dan cerita malah dibelokkan dengan romcom antara Hyuk dan Sunny.

Saya merasa penulis nggak pernah matang menempatkan Na Wang Shik. Okelahh sekarang jadi tim auditor, abis itu ngilang gitu aja? apa nanti Na Wang Shik versi endut yang datang??? nggak paham, nggak paham.

yhaaa mungkin nanti ada Na Wang Wulan seperti yang saya komentari di episode sebelumnya.

Gini guys…. ketika masalah sudah bertumpuk. Ehh ada tiga peran baru yang muncul.

Ada Pak Byun yang keknya nanti ada masalah dengan Min Yu Ra.

Ada So Goon Ja yang dulunya adalah Timjang dari Mak Lampir dulu saat masih jadi ratu pesta alias permaisuri.

Ada lagi Permaisuri Eun….

Kenapa peran baru muncul dan mengalihkan tentang karakter Na Wang Shik dan misi balas dendamnya??? kenapa nggak pakai “bahan” yang ada untuk eksekusinya?

Jujur aja. drama ini nggak bisa dipikirkan dengan pemikiran logis karena plot kedodoran di mana-mana. Saya nggak bilang buruk. Hanya saja. ada titik di mana sebagai penonton, mimin kece ini sudah lelah. Tapi sudah terlanjur basah. Apalagi saya yang notabene buat sinopsis, secara teknis… saya nggak bisa oleng dikit saat nonton karena harus tahu tiap kata dan dideskripsikan.

Makanya maap banget saya suka mengacau di tengah-tengah sinopsis.

Udin dulu ya guys. 48 hari sabtu aja.

Mimin mau fokus berdoa pada Tuhan biar jerawat mimin ilang. Aaminn.

Ttd. Pejuang melawan jerawat.

gitulah. kalau buat naskah nggak langsung kelar gitu….

 

Advertisements

8 tanggapan untuk “Sinopsis The Last Empress Episode 47 Part 4

  • 15/02/2019 pada 9:41 PM
    Permalink

    Di luar drama yang makin ga jelas dan kadang menghina kecerdasan, tulisan mimin bener2 menghibur deh. Makasih yaa.

    Balas
  • 16/02/2019 pada 3:43 PM
    Permalink

    Menurut saya penulisnya jago bikin konflik tapi kurang rapi di penyelesaian konflik itu sendiri. Greget sama pulau chingeum, dari awal nebak nebak ada apa. Ketika tau isinya ladang “ganja”, rasanya spt antiklimaks. Berasa kurang “darrrr”. Seperti pingin bilang ” Itu doang?? Gue tungguin berminggu minggu” . Yg jelas akting pemain memang jempolan. Makanya semuanya terasa sentral. Justru saya bingung dg karakter NWS, saya bingung mau mendeskripsikan dia. Penulisnya seperti menempatkannya di zona Abu abu. Sempat kepikiran juga, mungkin penulis pingin buat kisah peya yg jatuh cinta sama sunny tapi bertepuk sebelah tangan, tapi kemakan sama aktinv Shin Sung Rok yg malah jadi bikin jatuh hati penonton. Jadi deh penulis labil dg ceritanya mau dibawa kemana……

    Balas
  • 16/02/2019 pada 6:34 PM
    Permalink

    Tapi kalo menurutq ladang ganja itu sesuatu yang sangat sangatlah ilegal loh…
    Berarti keluarga kerajaan terlibat dlm perihal keganjaan…
    Kalo sampe terusut bisa dijebloskan ke penjara semua itu…
    Yg ak heran, knp nenek sa gon ja gak berani ngelaporin ke polisi ya…
    Trus, ak jg jd posititif tingking min… Perihal kerja polisinya… Knp ga ngusut sampe tuntas… Mgkin karena belum ada yg ngelaporin kejahatan2 mereka jd polisi belum ngusut… Si NWS n sunny masih ngumpulin bukti… Nah nnt klo dah cukup bukti baru lapor ke polisi, n polisi baru deh nindak mereka…
    Sabar sabar… Minggu depan kelaaaaar…. 😂😂😂😂

    Balas
  • 20/02/2019 pada 9:05 AM
    Permalink

    sama aja drama ini dg drama unni is alive, penulisnya sama ya.. akhirnya suka ga masuk akal. ini yang aku takutkan pas aku baca sinopsisnya diawal dan alhirnya kejadian..

    endingnya kayak sinetron indonesia yg sengaja dipanjangkan pas udah banyak yg suka akhirnya kedodoran, malah jadi ga asik kalau aku bilang.. tapi karena udah terlanjur baca ya baiklah harus diselesaikan 😀

    Balas
  • 28/02/2019 pada 7:08 AM
    Permalink

    Min. Aku gagal paham.. bukannya lukisan pulau changeun udah dibalikin ke mak lampir? Kok ada di sunny lagi sih min?
    Apa aku kurang nyimak di episode berapa lukisan itu balik lagi k sunny?

    Balas
  • 18/03/2019 pada 10:07 AM
    Permalink

    saya suka jalan cerita episode 1 sd 20 setelah itu rasanya seperti sinetron indonesia. ngomong2 bisa bagi tipsnya jadi penulis sinopsis ???

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat