Sinopsis  The Last Empress Episode 47 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. yhaaaaaa  mau kelar nihhhh guysssss… jadi selamat baca yaaaak.

Sunny pun menampar Hyuk. “Apa kamu sudah gila? Kamu mau mati? Kamu sampah!!!”

“Kamu menganggapku bodoh bukan? Kamu pikir perasaanku padamu akan mengaburkan penilaianku? Kenapa kamu berpikir begitu? jika kamu melakukan pengalihan tentangku, kamu pasti sudah tahu bahwa aku adalah orang hina yang membunuh orang.”

“Sekarang kamu sok suci?”

“Kematian So Hyun dan nenek adalah urusanku. Mereka adalah nenek dan istriku. Ini tidak ada hubungannya denganmu. Sekarang semua bukti hilang, apa yang kamu lakukan? Menyerahlah sekarang!”

“Tidak mungkin. Semakin kamu menginjakku, semakin aku bangkit. Aku semakin bertekat melihat perilakumu. Aku bisa menemukan bukti lagi. Kamu tunggu dan lihat. Akan kuungkap semuanya.”

“Kita masih suami istri. Apa yang kamu lakukan dianggap pengkhianatan. Saat kamu merangkak kembali ke sini atas keinginanmu, kamu menjadi permaisuri walaupun itu palsu. Aku tidak akan membiarkanmu melakukan kesalahan.”

“Kamu pengecut. Kamu tidak ingin mengungkapkan kebenaran, dan masih ingin menjadi kaisar? Kenapa kamu tidak pernah mengakui kejatanmu? Apa itu karena kaisar tidak bersalah tak peduli apapun? Aku akan menghancurkan kesombonganmu itu.”

“Apa perasaanmu pada Na Wang Shik. Benarkah yang dikatakan Ibu Suri?”

“Apa kamu benar-benar harus bertanya? Karena kamu, aku dan dia adalah korban yang hidupnya hancur.”

“Itu tidak semuanya…” Sunny tertawa. “Kamu menyukainya?”

“Apakah ada alasan mengapa aku harus menjawab pertanyaanmu?”

Hyuk mencekik Sunny. “Kamu jangan pernah melihatnya lagi. Bahkan jangan menatapnya. Aku akan menemukan si brengsek itu dan memastikan akan membunuhnya.”

Sunny ikut mencekik Hyuk dengan satu tangannya. “Sebelum kamu membunuhnya, aku akan mengakhiri hidupmu dulu, Lee Hyuk. keluar dari kamarku sekarang.”

Eh malah Sunny yang keluar.

***

Kini Mak Lampir bicara di antara keluarga yang lain. “Hari ini makan siang dengan Putri Mahkota dan Putri Jepang dijadwalkan. Karena Putri Mahkota cukup muda, aku khawatir dia akan seperti anak ayam tanpa induknya. Kita harus menunjuk wali sah hukumnya sesegara mungkin. Hanya dengan begitu, kita bisa santai.”

Sunny angkat bicara. “Dia masih anak-anak. Dia baru saja diangkat sebagai Putri Mahkota. Kita jangan membebani dia. lebih baik kita amati saja untuk saat ini.”

“Kamu bukan Permaisuri lagi, ini bukan tempatmu untuk ikut campur, beraninya kamu menunjukkan dirimu di sini?”

Hyuk berkata. “Hati-hati dengan bahasamu. Ibu bersikap kasar pada Permaisuri.”

“Seluruh istana tahu bahwa kamu dan permaisuri bertengkar tadi malam. Apa yang terjadi pada pagi ini? apa karena pertengkaran pasangan kekasih pasti bisa diperbaiki?” tanya So Jin.

Permaisuri Eun datang. “Good Morning… semuanya.”

Mak Lampir kaget sampai bola matanya mau lepas. “Apa? Eun? Bagaimana kakak ipar bisa ke sini?”

“Apa kamu benar-benar tidak tahu? Aku kembali tadi malam. Aku mendapat sambutan selamat datang. aku tidak tahu bahwa kamu akan menyambutku dengan baik.” Dengan cara diculik. Wkwkwk.

“Eun? Apa itu berarti?” Tanya Hyuk.

“Benar. Aku istri kaisar Lee Jeong yang digulingkan 30 tahun yang lalu. Dulu, orang memanggilku Permaisuri. Sekarang, kamu bisa memanggilu Michelle.” Ahh ogah ngetiknya lama.

“Daebak. Jika ini benar. Apakah M. Eun adalah bibiku? Ratu industri perhiasan di AS?” Tanya So Jin.

“Lama tidak bertemu. Keponakan. Kalian sudah tumbuh dewasa. Kamu istrinya Hyuk?” Tanya Eun pada Sunny. “Senang bertemu denganmu. Aku bibinya, Hyuk.”

“Halo. Sangat senang berkenalan denganmu.” Ucap Sunny.

“Aku yakin tidak semuanya ikut senang melihatku di sini, tetapi auditor kekaisaran memintaku menunjuk kuasa hukum untuk Putri Mahkota. Aku menerima permintaan itu dengan cintaku pada Keluarga Kekaisaran.”

“Kamu sudah lupa kakak ipar? Kamu diusir dari istana karena merusak reputasi keluarga. Apa hakmu menjadi auditor khusus? Aku tidak bisa menerima ini.” Mak Lampir nggak terima.

“Aku merusak reputasi? Haruskah aku meluruskan ketidakadilan 30 tahun yang lalu? Aku akan senang melakukannya.”

“Bagaimana pun, kamu meninggalkan keluarga kekaisaran sejak dulu. kamu juga tidak sepenuhnya mengetahui situasi kami saat ini. aku hanya bermaksud mempertimbangkan poin-poin ini, kupikir akan sulit bagimu untuk mengambil tugas sebesar ini.”

“Itu sebabnya aku membawa seseorang untuk membantuku. Dia banyak tahu tentang istana dan banyak berkontribusi bagi masyarakat. Semua orang akan setuju dengan keputusanku. Silakan masuk.”

Bin pun masuk.

“Aku telah diterima oleh Auditor Kekaisaran untuk membantu Permaisuri Eun. Aku akan melakukan audit khusus keluarga kekaisaran. Aku Na Wang Shik.”

“Bin.” So Jin senang.

“Itu… pencuri itu. kamu masih punya keberanian untuk datang ke sini?” Mak Lampir langsung marah.

“Aku akan menyelidiki secara independen tentang kematian So Hyun, dan percobaan pembunuhan Putra Mahkota Yoon. Aku meminta kerja sama anda dan keluarga kekaisaran.”

“Itu tidak masuk akal. Dia mencoba membunuhku, kaisar. Dia tidak bisa menjadi auditor.” Ucap Hyuk. “Selain itu, dia adalah tersangka utama serangan terhadap Putra Mahkota.”

“Uangku….” Mak Lampir mau marah.

Tapi dipotong Eun. “Komisaris polisi telah menjelaskan bahwa di tidak bersalah. Apakah itu Ari?” Eun melihat Ari. “Ari kamu tidak perlu khawatir. Sampai kamu berusia dewasa, aku akan menunjuk wali yang hebat yang akan melindungimu dan membantumu.”

“Terima kasih, Michelle.”

“Para kandidat adalah Ibu Suri, Permaisuri, dan Seo Kang Hee, Ibu kandungnya. Aku akan bertemu dengan setiap kandidat dan menggunakan semua kekuatanku untuk menentukan kuasa wali sah hukumnya.”

***

Hyuk bicara dengan Bin di lorong. “Apa yang coba kamu ambil sekarang. bagaimana kamu bisa kembali ke istanaku? Sebagai Na Wang Shik, kamu tidak takut sedikitpun?”

“Senang sekali bertemu denganmu lagi, Yang Mulia.”

“Penjaga. Seret dia keluar. Tidak…. kurung dia.”

Malah yang terjadi, banyak penjaga yang melindungi Bin. “Siapa kalian? Minggir!!!” Hyuk mulai mengeluarkan senjatanya. “Beraninya kalian menentang perintahku.”

PM pun datang dan berkata. “Anda berencana untuk tidak mematuhi Tim Auditor Kekaisaran? Peya telah ditangguhkan. Anda tidak punya wewenang lagi untuk memerintahkan para penjaga.”

“Perdana Menteri.”

“Na Wang Shik, selalu update tentang kondisi istana, dan lakukan investigasimu.”

“Jangan khawatir tentang hal ini. sebagai auditor khusus, aku akan menyelidiki kaisar lebih dahulu. Jadi bawalah dia.”

“Diam kamu. kamu bukan siapa-siapa. kamu membuang-buang uang yang telah kamu curi.”

Bin berbisik pada Hyuk. “Bukankah kamu sudah dapat pelajaran saat merangkak dari sungai? Kupikir kamu akan berubah setelah pengalaman mendekati kematian. Tapi nyatanya kamu tidak berubah. Kamu bukti hidup.”

“Kamu pikir kamu istimewa karena kamu seorang auditor khusus? Jika pikirmu nasibku ada di tanganmu, maka kamu salah. Na Wang Shik, kamu tidak akan pernah bisa membunuhku. Tidak pernah.” Hyuk pun pergi.”

Berlanjut ke bagian 2. klik di sini.

Sinopsis The Last Empress Episode 47 Part 1
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat