Sinopsis The Last Empress Episode 44 Part 2

Sinopsis The Last Empress Episode 44 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. untuk selengkapnya kamu bisa cari di tulisan yang ini.

Ucapan Mak Lampir terus terdengar di kepala Hyuk.

“Tidak mungkin, itu pasti tidak mungkin. Itu tidak bisa diterima.” Namun Hyuk juga mengingat bahwa hubungan Permaisuri dan Bin masuk akal.

Kembali, Hyuk mengamuk dan memecahkan barang. Mukanya jele banget pas lagi marah.

***

Detektif Sogokan mendatangi istana. Ia menangkap Bin.

“Ada apa datang kemari?” Tanya Bin yang langsung disergap dua polisi lain. “Ada apa ini?”

“Kamu ditahan atas percobaan pembunuhan Putra Mahkota Lee Yoon.”

“Apa? Jangan konyol.” Bin akhirnya diborgol.

***

Bin di interogasi. Tapi bukan di kantor polisi.

“Konyol sekali. Untuk apa aku berniat membunuh Putra Mahkota? Aku tidak punya motif.”

“Lantas apa yang kamu lakukan saat insiden terjadi? Semua catatan masuk dan keluar telah dihapus. Kenapa kamu pergi dari istana seharian ini?”

“Aku menemui temanku untuk urusan pribadi.”

“Temanmu yang mana? Pukul berapa kalian bertemu?”

Hyuk datang dan berkata. “Kenapa tidak bisa menjawabnya? Kamu bersama dengan Byun Baek Ho?tinggalkan kami.”

“Baik Yang Mulia.”

Hyuk membawa amplop coklat berisi foto-foto. “Kamu berpura-pura menjadi tangan kananku dan saudaraku, tapi kamu memberi tahu ibuku informasi tentangku. Dan bekerja sama dengan para pembenciku? Terlebih lagi, kudengar, kamu bekerja dengan Yoon. Dan permaisuri. Siapa kamu? kamu bersenang-senang? Pasti rasanya seru bisa mempermainkan perasaanku selama ini? kamu bekerja dengan NWS dan menakutiku dengan bodoh. Kamu bersenang-senang?” ditonjok dah Bin-nya.

Sunny datang dan berkata. “Hentikan. Kepala Chun tidak mungkin seperti itu. untuk apa dia berniat membunuh putra mahkota?”

“Sudah berapa lama kamu mengenal Kepala Chun? Kamu membantu dia? kamu melindungi seorang pembunuh? Oh Sunny, Chun Woo Bin, Yoon. Kalian bertiga bersekongkol untuk mempermainkanku bukan? Katakan!!! Mengakulah!!!” Hyuk mencengkeram Sunny dan dibelain oleh Bin.

“Jangan sentuh dia.”

“Beraninya kamu memerintahku.” Ditonjok lagi Bin-nya.

“Hentikan Hyuk.”

Hyuk tertawa melihat Sunny. “Ini sangat mengharukan. Dia tidak bersalah? Dia mengacaukan keluarga kekaisaran, bersekongkol dengan para pembenci kami, berniat membunuh Yoon, dan bahkan berniat membunuhku!!! Apa hubunganmu dengan Yoon? Dia menjanjikanmu sesuatu jika dia menjadi kaisar? Kamu mau menjatuhkanku dan menjadikan dia kasiar baru? kamu istriku!!! Jika aku berbuat salah, katakan saja dan jelaskan. Siapa yang tahu? Aku mungkin bodoh dan memercayaimu.” Hyuk berkata dengan menyedihkan pada Sunny.

“Percayai apa pun yang kamu mau. Lagi pula, kamu tidak akan percaya apapun semua ucapanku.” Ucapan Sunny ini mengingatkan Hyuk pada mendiang istrinya.

Hyuk mencekik Sunny. “KATAKAN. SANGAKAL ITU!!! SANGAL ITU SEKARANG JUGA!!!!!”

Melihat hal ini. Bin tidak tinggal diam dan memukul Hyuk. “Anda baik-baik saja Yang Mulia?”

“Dasar keparat.” Hyuk mengambil kursi lipat dan memukulkannya pada Bin. Seketika Bin pun pingsan. “Menjauhlah dari istriku.”

***

Pak Han melaporkan pada Hyuk di ruang kerja Hyuk.

“Ini ponsel kepala Chun. Kurasa salah satunya ponsel sekali pakai.”

“Ponsel sekali pakai?” Hyuk pun memeriksanya. “Tidak ada kontak tersimpan ataupun riwayat panggilan.”

“Obat ini ada di sakunya,itu pereda rasa sakit yang kuat.”

“Kamu sudah menghubungi pihak rumah sakit? Di mana pindai CT-nya?” Rotgen pun diberikan.

“Aku sudah memastikan bahwa ada peluru yang bersarang di otaknya.”

“Peluru? Ini bukan senyawa kapur? Ini peluru?” Hyuk pun memeriksanya. “Tidak. Itu tidak mungkin. Panggil Min Yu Ra.”

***

Yu Ra datang pada Hyuk.

“Min Yu Ra.kamu sangat yakin bahwa kamu paling mengenal Na Wang Shik.”

“Ya. tentu saja.”

“Katakan semua yang kamu ketahui tentang ciri unik NWS. Kamu bilang kalian bagaikan suami istri. Berarti, kamu pasti tahu sesuatu yang tidak diketahui orang lain.”

“Aku sangat mengetahuinya.”

“Apa? Apa yang kamu ketahui?”

“Ada bekas luka besar di bawah perut karena operasi.” Yu Ra ngibul.

“Luka pasca operasi?”

***

Bin diperiksa dan tentu saja perutnya kece badai. Nggak ada bekas sesar. Eh.

Hyuk melihatnya dengan amarah. Wajah Bin yang ganteng pun disiram kayak tanaman. Hyuk memegang obat bin.

“Ini yang kamu cari? Kenapa kepalamu sakit sekali? Cobalah minum oskadon kek mimin. Ada apa dengan dongsaeng?” Hyuk memberi kode pada penjaga. Penjaga memberikan suntikan pada Bin.

“Apa yang kamu lakukan?” Tanya Bin.

“Hustttt… tenang saja. kamu akan merasa nyaman sebentar lagi. Setelah tidur sebentar, kamu hanya akan mengatakan kebenaran, Chun Woo Bin.”

Bin pun mulai tertidur.

***

Sebuah genk baru. duo racun, Yu Ra dan Sunny sedang ngobrol.

“Kaisar mulai mencurigai Kepala Chun. Dia akan segara mengetahui identitas NWS.” Ucap Ijah.

“Kita harus segara membebaskan dia. bantulah aku Min Yu Ra. Kamu tidak mau dia tertangkap seperti ini bukan?”

“Aku mempertaruhkan nyawaku dan berbohong demi dia. kurasa ini sudah cukup membantu. Aku pun harus bertahan hidup dan melakukan sesuatu.” Yu Ra kemudian pergi.

***

Sunny bicara dengan beberapa penjaga.

“Nyawa kepala Chun dalam bahaya. Aku akan membebaskan dia dari istana malam ini. kalian semua, hubungi Pak Byun dan bantulah aku.”

“Kami akan mematuhi anda, Permaisuri.”

***

Suneo bicara sendiri di ruangannya. “Dia memanfaatkanku. Mereka bersekongkol.”

Tuan Han mengetuk pintu dan masuk.

“kami megikuti Byun Baek Ho setelah dia menemui auditor kekaisaran…”

“Jika kamu melihatdia.bawa dia kemari. Tunggu apa lagi?”

“Dia tinggal bersama dengan ayah permaisuri.”

“Kenapa dia di sana? Maksudmu permaisuri melindungi dia? Oh Sunny….” Hyuk sangat kesal.

Bersambung ke bagian 3. klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Satu tanggapan untuk “Sinopsis The Last Empress Episode 44 Part 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *