Sinopsis The Last Empress Episode 42 Part 2

Sinopsis The Last Empress Episode 42 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini.

Sunny pun menemui Jalang Seo.

“Apa yang kamu katakan pada Ari, anak kecil itu?”

“Masalahnya adalah kamu selalu melihat Ari seperti putri kecil. Dia akan jadi kaisar wanita. Dia bukan anak kecil. Darahnya berbeda.”

“Ini semua keserakahanmu. Karena kamu menginginkan otoritas dan ingin menjadi Ibu Suri. Bagaimana kamu bisa mengubah anakmu sendiri menjadi boneka seperti yang dilakukan Mak Lampir? Apakah kamu benar-benar berencana untuk membuat Ari seperti Hyuk? aku akan sangat senang untuk menghentikanmu.”

“Kamu menghentikanku? Jangan salah paham. aku pasti akan menjadikan ari sebagai kaisar wanita.”

“Kamu menggunakan PM dan mencampakkannya. Dan kamu bermain sebagai korban. Aku akui, kamu memiliki keterampilan. Tapi menurutmu berapa lama orang akan tertipu dengan kemunaikanmu?”

“Siapa tahu? Menurutmu siapa yang lebih banyak memiliki orang di istana ini di sisinya? Menurutmu siapa yang lebih mereka percayai? Aku sudah di sini sejak 19 tahun.”

“Meraka akan tahu saat aku membongkar keburukanmu satu per satu. Bahkan kebohonganmu yang tampak sempurna pasti memiliki kekurangan.”

***

Hyuk pergi ke rumah sakit yang katanya terbaring Chun Woo Bin yang sebenarnya.

“Jadi dia adalah Chun Woo Bin yang asli?”

“Ya. aku yakin akan hal itu. Nona Min dan aku memeriksanya bersama dan kami mengkonfirmasi kebenaran itu.”

“Min Yu Ra. Di mana dia?”

“Dia pergi ke istana untuk memberitahumu tentang ini. dan belum mendengar kabarnya sejak saat itu. aku yakin Chun Woo Bin menyingkirkannya. Dia berbahaya. Kamu harus menyingkirkannya.”

“Chun Woo Bin bukan Chun Woo Bin. Lalu siapa yang aku kenal sebagai Chun Woo Bin?”

Yu Ra datang dan berkata. “Lelaki itu bukan Chun Woo Bin.”

“Nona Min. Apa maksudmu dia bukan Chun Woo Bin?”

Plakkkk… Kepala Jo ditampar Ijah. “Beraninya kamu membohongi kaisar.”

“apa yang kamu bicarakan?” Tanya Hyuk.

“Kepala Joo pasti sakit hati karena dipecat disebabkan Chun Woo Bin. Dia bilang ingin mengusirnya dan kembali ke istana, jadi dia memalsukan dokumen orang itu agar cocok dengan Chun Woo Bin. Dan mengancamku untuk mengatakan hal yang sama kepada anda. Ketika aku menolak. Dia mengurungku. Untungnya aku bisa lolos dan ke sini.”

“Nona Min.” Kepala Joo heran.

“Pak Han, bukankah kamu mengatakan tidak ada yang mengenal Chun Woo Bin?”

“Itu benar Yang Mulia.”

Yu Ra menyela. “Aku juga mencurigainya. Jadi aku melihat masa lalunya. Dan identitasnya seperti yang diklaimnya.” Yu Ra memberikan dokumen pada Hyuk. “Dia mengalami kecelakaan mobil 10 tahun lalu dengan orang tuanya. Orangtuanya meninggal di tempat kejadian. Dia terluka parah dan tidak bertemu dengan siapapun selama bertahun-tahun.”

“Itu sebabnya tidak ada yang mengenalnya?”

“Dia berada di RS begitu lama, yang aku pikir orang lupa tentang dia dari waktu ke waktu. Yang Mulia bisa mencari tahu detail jika terus mencari.”

Hyuk mencengkeram kepala Joo. “Sudah kuduga. Kamu tidak layak hidup. penjaga!!! Singkirkan dia dari hadapanku.” Hyuk pun pergi dari ruangan.

***

Kini Yu Ra bicara dengan Min Yu Ra.

“Nona Min… bagaimana bisa?”

“Mengapa kamu menyelamatkanku? Kamu seharusnya tahu lebih baik. Bukankah aku tidak tahu aa yang akan aku lakukan.” Wkwkwkw Ijah Oh Ijah.

***

Mak Lampir menyuruh orang untuk menyiksa Hyuk.

“Kamu benar-benar tidak mau bicara? Kamu orang yang keras kepala. Kamu tidak bisa keluar dari sini jika kamu tidak bicara.”

“Katakan siapa kamu? kenapa kamu datang ke istana? Kamu mendekati Kaisar dan menjadi kepala penjaga. Mengapa kamu mendekati Putri So Jin juga? Apa yang coba kamu dapatkan darinya?” Tanya Mak Lampir.

“Anda salah.”

“Siapa yang mengirimmu ke mari? Pembenci keluarga kekaisaran? Itu sebabnya kamu bekerja dengan Pak Byun? Apakah seseorang membuatmu menusukku dari belakang juga?”

“Aku dengan senang hati akan menerima hukuman apa pun untuk masalah tentang Permaisuri. Namun, aku tidak menyesal telah mengkhianati anda walaupun sedikit.”

“Mengalahkannya tidak cukup. Aku akan memberikanmu pelajaran yang tepat untuk membuatmu tersadar.”Mak Suri mengambil besi panas. Ia akan menyiksa Bin.

“Aku tidak pernah menyukai wajah tampanmu.”

Hyuk langsung menarik tangan Mak Lampir dari arah belakang.

“Apa yang kamu lakukan? Aku tahu hakku ditangguhkn. Tapi aku masih kaisar. Apakah kamu tidak menghormatiku?jangan sentuh orangku.”

“Dia mencurigakan. Aku akan membuatnya bicara hari ini. jadi menjauhlah.”

“Jika ada yang akan menghukumnya, akulah orangnya. Oma mama tidak memiliki hak atau wewenang untuk melakukan itu.” Hyuk memerintahkan yang lain. “Jangan hanya berdiri saja di situ. Lepaskan dia!!!”

Bin dibawa oleh Hyuk. dari kejauhan Sunny pun melihatnya.

Yu Ra pun menyapa Oh Sunny.

“Untuk apa Khawatir, yang mulia?”

“Kamu tidak mengekspos identitas asli kepala Chun karena hatimu berubah. Apa yang kamu rencanakan?”

“Apakah kamu secara terbuka mengatalan bahwa kamu ada di pihak Na Wang Shik? Menarik. Na Wang Shik dan Permaisuri. Siapa yang harus aku singkirkan terlebih dahulu?”

“Itu karena Kang Joo Seung bukan? Itu sebabnya kamu datang ke istana dan mengapa kamu kembali. Kamu memiliki dendam besar terhadap keluarga kekaisaran dan ingin membalas dendam.kamu pasti sudah mendengar apa yang terjadi pada Kang Joo Seung. Lihatlah dengan jelas dan perhatikan dengan cara saksama. Orang yang kamu serang bukanlah Na Wang Shik, tapi Ibu Suri. Orang yang melakukan hal buruk pada kehidupanmu.”

“DIAM!!! Apa yang kamu tahu? Jangan mencoba bersikap seolah kamu ada di pihakku.”

“Aku juga tidak ingin bekerja sama denganmu. Namun, aku membutuhkanmu sekarang. karena aku harus menutup mulutmu. Bukan ide yang buruk untuk bergabung untuk mengalahkan musuh yang kuat. Jika kamu membuang waktu, kamu akhirnya akan membantu keluarga kekaisaran.”

“Aku akan mengurusnya sendiri. aku akan membalas dendam pada keluarga kekaisaran dan menghancurkan Hyuk serta Mak Lampir dengan caraku. Jadi, jangan berpura-pura peduli kepadaku. Jangan memprovokasiku. Aku tidak tahu kapan aku akan mengekspos Na Wang Shik. Seperti yang kamu tahu, tidak ada yang bisa menghentikanku sekarang.”

“Kamu pintar, memikirkan tentang cara untuk saling memanfaatkan. Aku sudah tahu apa yang aku inginkan. Datang kepaku ketika kamu tahu apa yang kamu inginkan.” Sunny pun pergi.

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat