Sinopsis The Last Empress Episode 39 Part 3

Sinopsis The Last Empress Episode 39 Part 3 – Episode sebelumnya ada di tulisan yang ini. selengkapnya kamu bisa baca di tulisan yang ini.

“Ini ponsel Ari Gungju. Kenapa ada padamu?”

“Tolong kembalikan.” Sunny tidak mengembalikannya dan malah menghapus nomor panggilan terkahir. “Kembalikan kepada Ari Gungju.” Ponsel itu diberikan pada Dong Shik kembali.

Yu Ra akan mengikuti Dong Shik tapi langsung ditarik oleh Sunny.

“Jangan ikut campur urusan ini.”

“Beraninya kamu bicara kepadaku seperti itu. apa kamu masih berpikir bahwa kamu adalah asisten kepala?”

“Permaisuri yang bicara seperti itu. anda hanyalah boneka. Anda bicara begitu seperti anda punya kekuatan yang besar. Mainkanlah peran anda dengan benar dan keluarlah dari istana hidup-hidup.”

“Aku memperlakukanmu dengan hormat. Tapi kamu membuatku marah.” Kemudian Sunny menjatuhkan Yu Ra. “Kamu pernah mendengar bahwa aku mempunyai temperamen yang buruk? Karena sifat jahatku, aku cenderung menginjak-injak orang yang tidak pantas dihormati.”

Sunny memegang wajah Ijah. “Kenapa kamu memelototiku? Apa yang bisa kamu lakukan? Dia adik Na Wang Shik bukan?kenapa begitu terkejut? Kamu memanggilanya Na Dong Shik. Aku bisa langsung tahu ketika dia menanggilmu Noona. Jika Kaisar tahu kamu membawa adik Na Wang Shik ke istana dan berbohong mengatakan dia anak yang dibiayai keluarga kekaisaran, apa yang akan kaisar lakukan? Aku tahu sedikit tentang NWS. Kaisar memberi tahuku. Apa itu yang kamu lakukan pada putra seorang Ibu yang membesarkanmu seperti anaknya sendiri? kamu membalas kebaikannya dengan perbuatan jahat? Kamu seharusnya tidak pantas diperlakukan dengan hormat.”

“Apa hubungan anda dengan NWS? Apa anda memutuskan untuk memihaknya sekarang? aku sangat ingin tahu kenapa anda menceritakan semua ini kepadaku.”

Min Yu Ra baru berjalan beberapa langkah dan langsung ditangkap oleh dua pegawai istana yang tadinya ikut Sunny.

“Pelayan Min Yu Ra. Kamu melukai tamu penting di istana. Kamu bersalah merusak martabat keluarga kekaisaran. Atas dasar ini, mulai hari ini, kamu dibebas tugaskan melayani Ibu Suri.”

“Apa hakmu memecatku?”

Pelayan lainnya berkata. “Beraninya kamu bersikap kasar pada Permaisuri? Ibu Suri telag mendelegasikan otoritas atas urusan kekaisaran pada permaisuri.”

“Tidak mungkin.” Ucap Yu Ra.

“Bagaimana kita harus menanganinya? Apa kita harus mengurungnya ke dalam penjara? Ini terlalu mudah untuknya. Lebih baik usir dia setelah memberinya pelajaran.”

Sunny berkata. “Membuat dia membayar kejahatan yang dilakukan itu cukup adil. tapi, kurasa itu kewajibanku untuk merangkul siapa yang bersalah. Mulai saat ini, aku akan menugaskan Min Yu Ra untuk melayaniku.”

“Aku tidak mau. Kenapa aku harus melayanimu?”

“Aku akan mengawasinya dan mengajarinya bahwa semua hal yang dilakukannya adalah salah. Bukankah itu yang menunjukkan martabat Permaisuri?”

***

So Jin mendudukkan Sunny di kursi Pijat. Yooohh tahuuu akutu. Ini tu iklan.

“Aku akan memberi tahumu sekarang tentang hal rumit dan melelahkan secara mental.” Wkwkwkkw So Jin bahasanya udah kayak Roky Gerung aja nih. “Ini bukan antara Permaisuri dan Putri. Tapi sebagai sesama wanita. Tapi jangan khawatir. Jika kamu mendengarkan, kepalamu akan jernih.”

“Apa-apaan….”

“Hustttt… aku ingin kamu menjawab pertanyaanku dengan jujur. Apa hubunganmu dengan Bin? Apa yang terjadi antara kamu dan Kepala Chun?”

“Tidak ada yang terjadi.”

“Apa kamu yakin tidak ada apa-apa? Baik… kurasa itu tidak akan terjadi. Kamu punya suami. Kurasa kamu tidak akan pernah punya perasaan pada kepala Chun.mengingat skandal baru-baru ini, aku tak tahu kenapa Bin mencampakkanku, aku sangat frustasi.” So Jin memegang tangan Sunny. “Teruslah seperti itu. jika tidak…”

“Putri…”

“Aku sudah memperingatkanmu dengan sangat jelas. Jika aku melihat kalian berdua semakin dekat, maka kau tidak peduli siapapun kamu. aku akan menghancurkan kalian berdua.”

***

Mak Lampir sedang bersih-bersih  dan dipotret sana sini. tentu saja ia melakukannya dengan setengah hati.

“Berapa banyak lagi yang harus kulakukan? Bukankah ini sudah cukup?”

Tapi……. ada rombongan tandingan. Ayah Sunny membawa warga dengan kamera.

“Ada apa? Apa yang kamu lakukan di sini?” Mak Lampir bersembunyi di belakang Nona Choi.

“Aku tidak bisa melewatkan pemandangan ini. ini harus disiarkan langsung. Aku membawa semua temanku juga. Anda tidak berencana pergi setelah melakukan hal itu, bukan?”

“Tentu saja tidak. Aku hanya beristirahat.”

Mulai dehhh… Mak Lampir bersih-bersih dengan penuh kehebohan ayah Sunny.

“Sudah jelas ini adalah pertama kali baginya. Dia sangat ceroboh. Dia tidak membersihkan apapun.”

***

Mak Lampir duduk istirahat. Ia dipijat dan diberi minum.

“Ahh bagaimana dia bisa tahu? Bersiaplah untuk pulang ke istana.”

“Anda harus melakukannya 40 menit lagi.”

“Siapa yang mau melakukan bersih-bersih? Sudah cukup. Aku berkerja terlalu keras karena si brengsek itu menerobos masuk dengan kamera. Mari kita pulang.”

Di pojok. Ada Hel Ro yang lagi-lagi sedang merekam sambil melakukan siaran langsung. Hel Ro pun ketahuan.

“Apa itu? kenapa kamu ada di belakang sana?” Tanya Mak Suri.

“Aku Oh Hel Ro. Aku merekam langsung di vlog kakakku hari ini. lihat… Ibu Suri belum memperlajari kesalahannya. Ini adalah contoh dari keluarga kekaisaran yang berpura-pura melakukan tugas mereka.”

Akhirnya… Mak Suri bicara ke siaran. “semuanya dengarkan, ini semua salah paham. aku akan bekerja. berikan itu kepadaku.” Nona Choi pun langsung memberikan alat bersih-bersih.

Netizen berkomentar.

Bagaimana dia bisa berhenti melakukan layanan bersih-bersih.

Aku benci Ibu Suri. Museum itu ada dekat dengan tempatku. Aku akan mengawasinya.

***

Ibu Suri pun masih bersih-bersih dengan disaksikan para netizen yang dikepalai ayah Sunny dan Hel Ro. Hingga ia menemukan suatu guci. Dan guci itu bertuliskan bahwa guci adalah hadiah sumbangan atas nama Na Wang Shik.

Mak Lampir merasa Guci itu seharusnya ada di istana.

“Kenapa ada di sini? ini seharusnya ada di istana? Na Wang Shik???”

***

Hyuk bingung milih baju untuk menemui Sunny. Ia malah melemparkan baju karena nampak TERLALU COCOK SEMUAAAA!!!!

“Mana yang lebih baik?” Tanya Hyuk.

“Anda terlihat kerena dengan semuanya.”

“Aku tahu itu. itu sebabnya terlalu sulit. Semua terlihat sangat cocok denganku.”

Mak Suri pun datang. “Semuanya keluar.”

“Ibu pasti sangat marah dengan layanan bersih-bersih Ibu.”

“Apa yang kamu lakukan dengan Na Wang Shik?”

“Kenapa Ibu mengungkitnya?”

Ibu Suri menyalakan TV.

Pewarta mengatakan. “Kalian bisa melihat guci dinasti goryeo yang ada di museum. Gucinya adalah sumbangan dari warga ngara yang mrah hati. Seseorang bernama Na Wang Shik….”

TV dimatikan. “Benar bukan? Ini guci yang kuberikan padamu sebagai hadiah. Aku melakukan banyak hal padamu. Sudah kubilang untuk berhati-hati. Bagaimana itu bisa disumbangkan ke museum atas nama NWS? Apa yang tahu betapa mahalnya itu?”

“Min Yu Ra mencurinya dari brangkas rahasiaku.”

“Maksudmu, Min Yu Ra mencurinya dan memberikannya pada Na Wang Shik?”

***

Yu Ra berlutut pada Hyuk. “Aku bersumpah aku tidak menyentuh brankasmu. Jika aku mencurinya, apa aku akan bersedia berada di sini?”

“Maksudmu NWS merampok brankasku sendiri? di kamar tidurku?”

“Jika dia mendapatkan sidik jariku atau sidik jarimu, mustahil jika tidak ada yang membantunya di istana ini.”

“siapa?”

“Kepala Chun Woo Bin. Aku mencurigainya.”

“Lagi? Apa buktinya?”

Yu Ra memberikan lencana kepala keamanan. “Ini lencana keamanan yang aku berikan untuknya ketika dia dilantik.”

“Seseorang berkata dia menemukannya di istana dan memberikannya kepadaku.”

“Maksudmu, kepala Chun kehilangan lencana yang kuberikan?”

“Anda harus mencari tahunya sendiri. jangan terlalu percaya pada Chun Woo Bin. Ini peringatan terakhirku.”

“Jaga mulutmu. Jangan bicara omong kosong seperti itu.”

Bersambung… klik di sini kelanjutanya.

Mari kita perpanjang tulisan dengan komentar…….

Selamat malam para pembaca sekalian yang setia maupun tydakkkkkk….. sudah malam jumat lagi, yang artinya akan ada Mak Lampir bergentayangan.

*Mimin bakar menyan.

Update episode 40 untuk hari jumat saja ya. updatenya di blog ini. bukan blog sebelah karena akan ada “hari kebersihan” di blog sebelah. So tunggu aja dimariiii Fergusooo…

kalo hujan signal ilang guyssssssss….

Nyohhh komen.

Eh pernah nggak sih? kamu dihukum bersih-bersih? Mimin sih pernah waktu dulu pas sekolah karena terlambat masuk. Jadi mesti nyapu dan ngepel. Biasalah kebanyakan mikirin gebetan yang sama sekali nggak suka sama saya. Hiks… jadi telat bangun begitu.

Dan dari pengalaman saya. Lagi-lagi saya gagal paham. kenapa AZAB untuk Mak Lampir itu malah BERSIH-BERSIH? Apakah setimpal dengan perbuatannya yang mengotori nama orang lain? dan dugaan pembunuhan? kenapa PAK POLISI DI SINI TYDACK MUCUL???? Apa sibug main drama laen??? Apa sibug jadi polisi tidur di gang sempit di Kediri?

Kenapa di sini? we? negri kekaisaran ini bak dalam mimpi gitu? Semacam utopia sajahhhhhhhh… mereka hidup semau-maunya aja. aahh tapi ya udin, mimin bisa apa? Cuma bisa buat sinopsis.

Untuk So Jin, dia bisa jadi nanti bakalan dendam pada Hyuk dan Sunny. Bisa jadi So Jin adalah bom yang disimpan penulis. Ya kan? Perempuan kalau sudah disakiti selalu tampil lebih kuat dari sebelumnya.

JADI SAKITILAH MIMIN SAJAAAAA… SAKITILAHHHHHHHH FERGUSO.

Mau OOT ah. Eh katanya drama What’s Wrong Secretary Kim (reviewnya di sini) bakalan ada di stasiun TV Nasional kita? Duhh yaa.. andai aja orang tipi itu baca review di sini. mungkin bakalan drama ini yang masuk tipi. Kan rasa sinetron tuh yaaa…

Advertisements

4 tanggapan untuk “Sinopsis The Last Empress Episode 39 Part 3

  • 31/01/2019 pada 9:30 PM
    Permalink

    Whats wrong with sec kim… Sama mbak, aku biasa aja dg drama itu. Cenderung gak ada konflik. Ringam banget. Eh, kenapa malah ngomongin drama lain? Hahaha….

    Balas
  • 01/02/2019 pada 9:03 AM
    Permalink

    Waduh kepengen tau lanjutannya. Terutama cerita ijah ama iyem (maknya ari) cakar cakaran lagi dan kehilangan pesona bitchienya. Apa si dong shik bukan anak aslinya ijah yah kok benci banget ama anak sendiri.

    Balas
  • 01/02/2019 pada 1:52 PM
    Permalink

    mimin kocak ih…komentar, udah baca sinopsisnya tegang jadi down lagi baca komennya mimin,,,,semagat terus ya min..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat