Sinopsis Secret Boutique Episode 1 Part 4

Sinopsis Secret Boutique Episode 1 Part 4 – Episode sebelumnya ada di sini yaaa... terima kasih sudah mengikuti sinopsis dimari. Adegan beralih ke kapal pesiar mewah di laut. Wali kota berkata, “Lapangan berlumpur di sana akan berubah menjadi tanah, tempat sebuah kota baru akan dibangun. Aku, Do Jun Sub, akan memastikan itu terjadi. Di Yungcheon, tidak, aku pasti akan meninggalkan tanda dalam sejarah pengembangan kota di korea.”

Semua yang hadir tepuk tangan. Kecuali seseorang.

“Hei Ju Ho, hei berandal. Kenapa reaksimu seperti itu? Kamu anggota komite perencanaan kota. Kamu tidak melihat lahan itu? Kamu tidak terkesan sama sekali?”

Ju Ho menjawab. “Kita tidak punya waktu untuk melakukan penilaian penuh. Jika anda meneruskannya, eksekusi yang gegabah…”

Praaakkkk… gelas dilempar oleh wali kota. Walikota mabuk. “Yak, jangan bersikap hanya kamu yang punya integritas, mengerti? Dia mengatakan itu karena tidak ada keluarga yang bisa dia dukung. Saat kamu punya seluruh keluarga untuk dinafkahi. Kamu tidak punya pilihan selain mengotori tanganmu. Jadi wali kota dan lihat apa kamu masih bisa mengatakan itu.”

***

Nampak ruangan tempat kejuaraan Go Amatir.

“Dibenakku, kupikirkan banyak pertandingan yang telah kulalui. Membiarkannya untung dari langkah ini dan meminta kesempatan lebih baik? Tapi dia harimau. Jika aku berbalik, dia akan memakanku hidup-hidup. Aku tersudut…aku harus menantang dia langsung.” Ucap pemain perempuan dalam hati, dia adalah Lee Hyun Ji. “Saat tidak bisa lari dari harimau, kamu harus melompat ke punggungnya.”

Tepuk tangan bersorai. Sang perempuan menang.

***

Dengan para teman wanitanya, Lee Hyun Ji minum arak beras. Mereka berempat minum di kedai.

****

Lee Hyun Ji berkaca. “Kamu cantik. Lee Hyun Ji. Kamu pemenang. Kamu menang.”

Lee Hyun Ji bergabung kembali dengan teman-temannya, teman-temannya sedang membicarakan Lee Hyun Ji yang tidak mungkin menjadi pemain Go Profesional. Kemudian salah seorang diantaranya mengatakan bahwa Lee Hyun Ji mampu untuk itu.

Karena tidak tahan. Lee Hyun Ji pergi.

***

“Hyun Ji kamu mau ke mana?” salah seorang teman mencegahnya pergi.

“Jika itu membuatmu sangat kesal. Main go lagi.”

“Apa?” tanya teman Hyun Ji.

“Ular yang tidak bisa menjadi naga. Kamu menggunakanku sebagai alasan untuk itu.”

“Tidak.”

“Jika kamu tidak mau menyia-nyiakan 12 tahun latihanmu. Kembalilah bermain. Amatir atau bukan, terus bermain dan perpanjang catatanmu.”

“Ini tidak adil. Mereka tidak jauh lebih baik dari kita.”

Lee Hyun Ji pun pegi.

*****

Hyun Ju memandang pialanya. “Ular yang tidak bisa menjadi naga. Pemain Go amatir. Itu aku. Tapi, aku belum kalah. Perjuanganku belum berakhir.”

****

Lee Hyun Ji masuk ke kediamannya. Ia marah pada kumpulan perempuan di rumah itu yang memakan susu kedelainya.

Hyun Ji pun mengusirnya. “Kenapa kalian terus datang seperti tinggal di sini? Sudah kubilang jangan datang.”

“Jujur saja. ini rumah Ibumu. Dan dia bilang kami bisa datang kapan pun kami mau.”

“Ini rumahku. Aku yang membayar uang dan membayar depositnya. Jangan berani datang ke sini lagi.”

“Noona, simpan satu untukku. Aku menyimpan makanan untuk kekasihku.” Ucap anak kecil lelaki pada Hyun Ji.

Hyun Ji masuk dan membanting pintu.

***

Seorang polisi melihat kerumunan wanita ini. “Kenapa kalian di luar sini?”

“Kami diusir.”

“Berkunjunglah bergantian. Jangan datang ramai-ramai.”

“Ahjumma kami berangkat kerja.” Kemudian mereka bubar.

lanjut ke bagian 5 ya klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat