Sinopsis Secret Boutique Episode 1 Part 3

Sinopsis Secret Boutique Episode 1 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini yaaa guysss… terima kasih sudah ngikutin. Wi Hye Nam marah pada Oppanya dan menariknya di lorong. “Ibu berteman dengan musuh selama ada uang. Tapi ada apa dengan Oppa? Kakak akan menikahinya? Kakak tidak pernah berpacaran, tapi akan menikahi Jenny Jang? Kakak sungguh ingin bertindak sjauh itu untuk mengalahkanku?”

“Ye Nam ah… dia orang yang kakak pilih. Jangan berlagak pintar dengan kakak.” Ucapan masih woles.

“Selera Oppan selalu buruk sejak kita masih kecil.” Ye Nam pun berteriak!!!!! Saat kakaknya pergi.

Adiknya mendatangi Ye Nam.  “Menurutmu kenapa kakak akan menjadi pemilik Seo? Kenapa kakak berpikir begitu? Kakak Jung Hyuk dan aku juga anak-anak Ibu.”

“Kamu seharusnya malu dan bersikap bijaksana. Kamu pikir bekerja untuk pelayan yang dahulu kamu suruh-suruh masuk akal?”

“Kakak pikir ini dinasti Joseon? Aku akan menjadikan Jenny Jang sebagai orangku. Bagiku, dia tampak seperti wanita yang mengagumkan.”

“Sulit dipercaya. Kalian semua sudah gila. Mencoba menyanjung seorang pelayan untuk dipilih. Kamu akan berterima kasih kepada kakak kelak karena menyingkirkan Jenny Jang.”

***

Jenny dengan pakaian glamornya ada di tempat jaksa.

“Aigooo. Sudah lama tidak bertemu.” Ucap jaksa. Jaksa menuangkan soju. “Kasus ini akan ditutup tanpa dakawaan. Berkat kamu, aku kembali ke kantor kejaksaan wilayah pusat. Kudengar kamu dipanggil beberapa kali.”

“Senang bertemu denganmu lagi seperti ini.”

“Yakkkk… waktu berlalu begitu lama.”

“Akan kukenalkan calon istri lain untuk putramu kali ini.”

“Istriku sangat menyukai istri putra sulung kami. Dia ilang mereka punya selera yang sama da;am segala hal.”

“Istrimu orang yang luar biasa.”

****

“apa dia wanita yang menyingkirkan jaksa senior dan mengeluarkan surat perintah?”

“Pemilik J BUTIK, dia hanya memiliki toko baju.” Ucap para lelaki yang menggosipi Jenny Jang.

“Jadi, bagaimana mungkin?”

“J butik adalah perkumpulan semua cukong berkuasa. Dia menjual pakaian sebagai asisten pribadi para pemodal di siang hari. Tapi sebenarnya ada hal lain. Orang-orang menyebutnya manager malam.”

Kemudian nampak Jenny yang sibuk di butik, butik sibuk melakukan rencana pernikahan salah satu pejabat.

Kemudian lelaki 2 tadi masih bergosip. “Dia menyokong perusahaan lain lewat butiknya, dan dia juga memiliki hubungan baik dengan politikus berkuasa.”

Nampak seorang Nyonya yang dapat kiriman dari butik. Isinya uang.

***

“Jenderal Kim Jin Seok sudah menandatangani surat cerai. Permohonannya akan diajukan begitu masa jabatannya berakhir dan dia berjanji tidak akan mengganggu istrinya.” Ucap Sun Woo pada Jenny.

“Bagus sekali.”

“Apa semuanya berjalan lancar?”

“pernikahannya akan diadakan dua pekan lagi sesuai rencana. Aku akan menjadi anggota keluarga Deo dan mendapatkan sumber dana mereka.”

“Aku ingin Noona bahagia. Tapi menikah dengan keluarga itu…”

“Sun Woo… aku lebih bahagia dari sebelumnya.”

***

Wi Hye Nam bertemu dengan seorang pria di kedai sederhana.

“Kudengar gukbab di sini sangat enak. Ternyata semua orang di balai kota tahu tentang tempat ini.”

“Kenapa kamu kemari?” Ucap walikota.

“Aku mengundangmu makan, tapi kamu tidak pernah membalas. Jadi, aku datang tanpa pemberitahuan.”

“Jadi, ini mengenai proyek kota internasional, sudah kubilang, tidak ada yang bisa kukatakan padamu.”

“Jenny Jang pasti telah mendapatkan kepercayaan penuh darimu. Bagaimana jika makan bersama karena aku sudah di sini? Kamu terus menolak undanganku. Jadi, aku membawa koki pribadi keluargaku hari ini.” njirrrrrrrr,,,,,,

Koki masuk dan membawa makanan mewah. Saat dibuka, isinya duit.

“Ini caraku mendapatkan kepercayaan orang-orang. Aku yakin Jenny Jang bisa menawarimu sebanyak ini. namun, dia tidka bisa meliki uang sebanyak itu tanpa Grup Deo. Keluargaku menerimanya sebagai pelayan saat dia berusia 18 tahun. Aku tahu zaman telah berubah. Tapi pelayan menginginkan kamar tidur utama? Itu pemberontokan. Dia akan diseret keluar dan dihukum mati. Jenny Jang adalah kartu kertas yang akan dirobek dan dibuang setelah dia dimanfaatkan. Aku kartu emas platinummu, pak wali kota.”

“Baiklah. Ini terlalu enak,  tapi menurutku telalu menjijikan untuk dimakan. Aku harus pergi.”

“Bukan hanya ini yang bisa kulakukan untuk mendapatkan kepercayaanmu. Aku ingin mengundangmu ke pesta ulang tahun besok. Ulang tahunmu. Bagaimana dengan jamuan ulang tahun yang menghadap lokasi tempat kota Internasional akan dibangun?”

Lanjut ke bagian 4. klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat