Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 5 Part 2

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 5 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selangkapnya kamu bisa cari tahu di sini. Terima kasih sudah mengikuti sinopsisnya di besoksore.com ya guysss…

Da Da kesal dan turun ke bawah. Hwa Ni mengikutinya dari belakang. “Yak!!!! Penata rias.” Di bawah juga ada Manager dan Wang Joon sedang berkumpul.

Hwa Ni memegang Da Da. “kamu tidak boleh pergi sebelum aku selesai.”

“Lepaskan.” Ucap Da Da.

Kemudian baju Da Da ditarik dengan kasar. “Yak!!!”

“Apa yang kamu lakukan?”

Wang Joon akan ikut campur tapi dicegah oleh Managernya.

“Kenapa ikut campur? Lakukan saja pekerjaanmu dengan baik. Tim Wang Joon menggantikanmu.”

“Apa dia sudah gila? Apa yang dia lakukan?” Ucap manager saat melihat Da Da ditarik-tarik.

Hwa Ni berkata. “Wang Joon memecatmu karena kamu seperti ini. Benar bukan?”

Wang Joon selangkah demi selangkah menuju Da Da. Dari belakang, Young Gu dengan pakaian tradisonal maju juga. Wang Joon kalah langkah.

Young Gu langsung memegang tangan Hwa Ni dan Hwa Ni langsung kesakitan. “Kamu siapa?” Tanya Hwa Ni.

“Jangan sentuh kekasihku.” Wkwkwkkw kusukaaaak yaaa adegan ini. Ketika didorong, Hwa Ni mental gitu, aaahhh samson diaaaaa. Langsung nyungsep di tumpukkan kardus. Semua pun kaget. Hwa Ni pun langsung ditolong yang lainnya.

Da Da langsung saja menggandeng Young Gu dan pergi. Wang Joon hanya menatap bingung.

****

“Kenapa kamu di sini?” Tanya Da Da.

“Aku….”

“Aku menyuruhmu tinggal di rumah. Sudah kubilang jangan berulah lagi. Hidupku sudah penuh tekanan tanpamu. Kenapa kamu terus ikut campur? Pergilah. Enyahlah. Aku tidak butuh orang sepertimu, jadi, pergilah.” Da Da pun pergi lagi.

****

Pak Ogah bertanya. “Apa yang terjadi? Yak!!! Aku hanya pergi sebentar. Apa yang terjadi padamu?”

Si kacamata yang mengompres Hwa Ni menjawab. “seorang pria memakai hanbok tbtb muncul dan mendorong Hwa Ni.”

“Apa Hwa Ni baik-baik saja? Bukankah kamu seharusnya ke rumah sakit?”

“Dia tidak terluka parah. Ini hanya riasan.”

“Suasana hatiku sedang buruk dan ini sempurna, temukan pria yang memakai hanbok dan penata rias itu. Dia pasti aktor pendukung. Aku akan menemukannya dan dia akan menerima ganjarannya.”

Wang Joon pun datang pada Hwa Ni.

“Apa lagi sekarang? Kamu kemari untuk melihat luka-lukaku?”

“Jangan mengeluh jika tidak separah itu.”

“Apa?”

“Ayo bertukar peran. Aku akan menjadi pendampingmu. Jadi, jangan meributkan ini dan selesaikan semuanya,” Ucap Wang Joon.

“Sungguh?”

“Ya.”

Pak Ogah bingung. “Yak… Ma Wang Joon, apa yang kamu bicarakan?”

*****

Wang Joon akan masuk mobilnya dan dikejar oleh managernya. “Bicara apa kamu? Kenapa bertukar peran padahal kamu pemeran utamanya?”

“Lagi pula aku tidak suka konsepnya. Tidak apa-apa. Dia boleh mengambilnya. Sebagai gantinya, hubungi sutradara kim dan bilang aku akan memainkan musim kedua Doctor AphaGo. Dan mulai dari sekarang, aku boleh melihat dahulu naskah apa pun yang didapat Hwa Ni.”

“Terserah. Lakukan sesukamu.” Manager pun kesal.

****

Syuting terjadi begitu saja hingga ada bunyi cut dan semua bertepuk tangan.

****

Wang Joon masuk ke mobilnya. Ia memikirkan Da Da yang menarik Young Gu.

“Siapa pria itu?”

Kemudian di luar pun hujan. Di dalam mobil Wang Joon ada dua payung.

****

“Hujan selalu turun di hari-hari yang buruk.” Ucap Da Da. Kemudian ia pun hujan-hujanan. Dan tiba-tiba seseorang memayunginya. Dia adalah Yeo Jin Goo. Ehh maksudnya adalah Young Gu. Njirrrr sumpah ganteng banget.

“Kupikir hujan akan turun. Aku datang untukmu. Pacar….” melelehhh markonaaaahhhh meleeeeleeeehhh.. di sisi lain Wang Joon hanya penonton adegan ini sama kek mimin.

****

Mereka berjalan berdua.

“Apa kamu tidak takut hujan?” Tanya Da Da. “Kamu tidak akan berkarat atau rusak?”

“Ahhh jangan khawatir. Aku pria tahan air.” Wkwkwkkwkwkw njir pengan ngakak dengernya.

“Syukurlah. Ahh yaa… maaf soal kejadian tadi. Bicaraku terlalu kasar.”

“Tidak apa-apa. Ucapan saat marah biasanya bukan kebenaran. Benar, bukan?”

“Ya. Biasanya begitu. Tapi ketika aku benar-benar marah, kamu harus lari. Jika berlagak tidak tahu apa-apa, kamu akan membuatku makin marah.”

“Ahhh benarkah? Baik, aku akan memasukkan itu ke sini.” Nunjuk ke dada.

Dan ketika ada mobil kebut. Bungan siap dengan ciratan air…. Young Gu dengan sigap melindungi Da Da. “Apa kamu baik-baik saja?”

“Apa itu??? Mengemudi harus hati-hati saat hujan. Ayo….”

*****

“Dia pasti benar-benar seharga 10 juta dolar. Dia lebih akurat dari ramalan cuaca. Kukira dia cacat pabrik, tapi sebenarnya berguna.” Da Da ngaca dan membuka plester dari kepalanya. “Sudah sembuh.”

Da Da pun keluar dari toilet.

“kamu mengejutkanku,”

Wkwkwkwkkwkw dan si robot gedek pakai kostum laen lagi. Besok jadi ultramen kayaknya. Wkwkwkww ia berlagak gitu di tembok.

“Apa yang kamu lakukan di sini?”

“Pacar? Apa kamu sudah mandi?”

“Apa?”

“Aku sudah siap.”

“Siap untuk apa?” Da Da pun ketakutan. Wkwkwkwk wanjeerrr. Pepet terus.

“Percayalah padaku dan ikuti aku.”

Jubah dikibasss kayak anggun kibas rambutnya di iklan pentene. Kemudian Da Da digendong kayak anak baru sunat.

“Apa yang kamu lakukan? Aku belum siap!!!!! Turunkan aku…. kumohon turunkan aku!!!!”

Da Da diturunkan dan ia menutup matanya.

Piringan hitam yang rusak itu pun diputar. Sebuah lagu terdengar.

“Bagaimana kamu melakukan ini? Ini tadinya rusak.”

“Aku memperbaikinya. Ini sangat berarti bagimu.” Keduanya tersenyum.

Kemudian kilas balik.

Muncul wajah ayah Da Da. “Da Da yaaa… mau menari? Sudah lama sekali rasanya.”

“kedengarannya menyenangkan.” Anak kecil itu pun menari bersama ayahnya. Keduanya nampak gembira.

Lanjut ke bagian 3 yak! klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat