Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 4 Part 2

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 4 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk yang pengen tahu episode 1 dan 2. Akan dibuat seletah episode 4 ini selesai yaaaa… jadi, mohon kesabarannya!!!

Da Da keluar rumah lagi. Ia masih ngedumel sendiri khas sekali orang-orang dalam drakor. “Aku harus bertanggung jawab jika dia dapat masalah? Uang memang musuh terbesarku.”

****

Melihat perempuan itu terus memukuli pacarnya. Young Gu jadi ikut campur.

“Siapa kamu?” Tanya perempuan.

Sang pria melihat Young Gu. Young Gu pun berkata. “Pupilmu membesar 58 persen. Suhu badan mau naik 0,9 derajat cerlcius. Detak jantungmu 1,6 berdetak lebih cepat.”

“Aku?” Tanya sang pria.

“Pria ini secara tulus cinta padamu saat ini.” Ucap Young Gu pada perempuan tadi.

“Apa maksudmu? Apa hakmu ikut campur? Urus saja urusanmu sendiri.”

“Tidak bisa. Membuang sesuatu karena tidak berguna, bukanlah cinta.”

“Dasar orang gila!!! Minggir….”

Dan Young Gu susah dipinggirin karen otot kawat tulang besi.

“Kamu menunjukkan gelaja gangguan mengamuk kambuhan,” wkwkwkkw kayak emaknya mimin cuy. “Saat ini, kamu bisa melukai pria ini.”

“Gangguan mengamuk kambuhan? Lepaskan…” Young Gu ditendang oleh sang perempuan. Tentu saja diibarakan tentangan pada tiang listrik. Sang perempuan langsung kesakitan.

“Apa apa? Kamu kesakitan? Kamu baik-baik saja?” Tanya sang pria.

“Kupikir kakiku patah.”

Sang pria malah marah, “Dasar kamu!!!! Apa masalahmu? Katakan padaku.” Young Gu tbtb dicengkeram.

****

Kemudian warga dan polisi mulai datang. Da Da pun akhirnya melihatnya.

“Maksudmu pria ini memukulmu?” tanya polisii.

“Ya. Jari kakiku hampir patah.”

“Hampir patah? Apa itu benar?” Tanya polisi mengkonfirmasi pernyataan perempuan pada sang pria,

“Ya. Itu yang terjadi.”

Young Gu berkata. “Kamu berbohong. Aku hanya mencoba membantumu melindungi pacarmu.”

“Kamu tidak mematahkan jarinya? Hanya mencoba membantu? Dia biacar jujur?” tanya polisi lagi pada sang pria yang bego karena cinta.

Sang perempuan menjawab. “apa maksudmu? Maksudku, lihatlah dia.”

Da Da yang melihat kejadian ini malah sembunyi.

“siapa namamu?” Tanya polisi.

“aku Young Gu.”

“Namamu Young Gu? Bisa tunjukan KTP?”

“ktp? Aku tidak punya.”

“ahhhh dia tidak punya ktp. Dia sangat mencurigakan.” Ucap perempuan jahat. “Dia hampir mematahkan pergelangan kakiku seperti itu…”

“Baik. Tolong tenanglag. Kamu tidak punya ktp, kami tidak punya pilihan. Kecuali membawamu ke kantor polisi. Ayo pergi.”

“Petugas. Aku tidak berbuat salah.”

“Ya. Aku mengerti. Ayo bicara di kantor polisi. Kuharap dia punya wali jika tidak punya ktp. Kita akan tahu setelah menyelidinya.”

Kemudian Young Gu melihat Da Da…. “Yeoja Chinggu.”

“Nona… apakah kamu mengenal Im Young Gu?”

“Tidak. Aku tidak kenal dia.”

Kemudian ingat pesan Nam Bo Won. Kalau robotnya ketahuan. Ia harus membayar denda 10x lipat.

“Astagaaa… sial…. yaaa… aku kenal dia. Tapi apa yang terjadi?”

Sang perempuan berkata. “Dia ini si brengsek ini… dia memukulku.”

“Apa?” Da Da pun kaget. “Benarkah? Kamu memukulnya?”

Young Gu menggeleng. “Tidal. Aku tidak akan pernah menyakiti siapapun selain saat harus melindungimu.”

“Benarkah?”

Young Gu mengangguk.

Polisi berkata. “Jangan bicara di sini. Ayo semuanya ke kantor polisi dan bicara di sana. Jika kamu mau menuntutnya melakukan penyerangan, kamu harus mendaftar ke pengaduan.”

“Ya.” Ucap perempuan jahat.

“Tunggu sebentar.” Ucap Da Da. “Ada kamera dasbor di mana-mana. *nunjuk ke mobil. Kenapa kalian tidak memeriksanya?”

“EMMM… Aku tidak tahu ada kamera dasbor di sana. Kurasa kita bisa tanya pemilik mobipnya untuk membantu penyidikan.”

Sang pria berkata. “Aku berbohong. Pria ini sebenarnya membantuku. Dia yang memukul pria ini. Dia mau putus denganku. Tapi aku terus mempertahankannya. Aku sudah lama mencintainya. Jadi, aku tidak bisa menerima fakta dia mulai mengencani pria lain.”

“apa maksudmu? Kamu tidak berguna sampai kapan pun. Maksudku, aku terluka.” Ucap perempuan jahat.

“Nona, jika dalam penyelidikan ternyataa kamu berbohong, kamu akan dihukum karena memfitnah. Bisa periksa kamera dasbornya? Petugas lee?”

Sang lelaki meminta maaf dan mengajak perempuannya pergi.

“Aku boleh pergi?” Tanya Da Da.

“Tentu. Hampir saja kami menangkap warga yang baik. Tapi bagaimana bisa nona itu bis terluka?”

Young Gu malah menjawab. “Karena aku terbuat dari campuran khusus…”

Mulutnya langsung ditutup Da Da.

“Apa katamu? Campuran khusus?”

Da Da tertawa…. “Tidak apa-apa. Selamat malam.”

Dan kek drama…. Young Gu tbtb teriak ke dua pasangan aneh yang belum jauh pergi. “cintaaaa…. cinta tidak akan berubah…. cinta adalah abadi.”

Wkwkwkwkkwkwkwk……. penonton bubar.

Da Da membawa Young Gu pergi. “Apa yang kamu lakukan?”

“maksudmu aku hampir ketahuan bahwa aku adalah robot karena berkata ke meraka aku  terbuat dari campuran khusus?”

“Ayo pergi,”

“Bisa katakan lagi?”

****

Da Da pun berkata pada Young Gu saat perjalanan pulang. “Kamu mestinya diam saja di tempat aku meninggalkanmu. Kenapa kamu harus berkeliaran dan meninggalkan masalah?”

“Aku ingin tahu alasanmu marah. Maafkan aku karena membuang barangmu tanpa seizinmu. Kupikir aku mengerti maksudmu. Kita tidak boleh membuang sesuatu karena sudah tua dan usang.”

“Pemutar piringan hitam itu adalah barang favorit mendiang ayahku. Sesuartu menjadi berharga bukan karena harganya, tapi kenangan yang dimilikinya. Karena itulah aku snagat marah.”

“Jangan begitu sedih. Semua manusia akan meninggal. Tapi aku tidak akan meninggal. Aku akan tetap di sisimu selamanya.” Wkwkwkkwkwkw.

“Kamu katakan itu untuk menghiburku? Itu sama sekali tidak menghiburku, hanya menakutkan. Itu membuatku gila.”

“Tunggu… pacarku…. kamu membali mencariku karena kamu merasa cemas?”

“Ya. Tentu aku cemas. Aku mendadak mencemaskan uangku. Kenapa sangat banyak hal buruk terjadi padaku tahun ini? Kenapa kamu harus begini tegap?”

“Maaf… karena aku tegap.”

“Ya. Kamu sungguh harus meminta maaf. Kamu terlalu tegap, tidak seperti orang normal. Hanya dengan berdiri, kamu sudah menjadi ancaman.”

Kemudian… karena mereka bicara di jalanan. Orang yang lewat pun memandang aneh pada mereka. Dan yak!!!! Motel yang namanya persis seperti di baju yang dikenakan Young Go, nggak jauh dari lokasi mereka. Wkwkwkkwkw

Kek berantem dan kabur dari motel gitu.

“Bisa tutupi dirimu? Itu pemandangan yang tidak menyenangkan.”

“Tutupi diriku?” Young Gu pun bingung. Malah nutupi mukanya pakai tangan. Wkwkwkwkkwkwkkwkwkw ni robot gedek kocak batttt daaahhh.

“Aku tidak tahan lagi. Ikuti aku.”

****

Nampak Da Da mengendap-endap masuk ke ruangan. Young Gu malah senang. “Pacar… apakah kita sedang kencan?”

“Hustttt… diamlah.”

Kemudian terdengar suara. Da Da meminta Young Gu untuk bersembunyi.

“Pacar… tidak ada orang di sini.”

“Apa?” wkwkwkkw “AASTAGAAAA…. jantungku. Lagi pula, kamu sungguh nampak seperti pria. Bahkan lebih menakjubkan lagi setelah kulihat dari dekat. Kamu terbuat dari apa? Kupikir ini bukan silikon.” Da Da akan menyentuh Young Gu. “Bukan, tunggu, ini lateks.”

“Kamu penasaran? Kamu boleh menyentuhku jika penasaran.”

Tangan Da Da pun langsung di tempelkan di dada. Da Da tentu saja langsung menariknya kembali. “Apa kamu gila? Tidak, itu tidak benar. Apa kamu rusak? Ikuti aku….”

Lanjut ke bagian 3 yak. klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat