Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 35

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 35 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guys, terima kasih. Ini sedikit lagi kelar… doakan saya selesai bikinnya. Wkwkwk…

Usai pendingin hati dipecahkan. Bo Won, Tuan Ko, dan Da Da diusir dengan kasar. Di sisi lain, Zero Nine sudah bangun dari pingsannya.

“Setidaknya kita harus mengambil pecahan pendingin hatinya. Itu satu-satunya di dunia ini. Kita harus mengambilnya dan merangkainya kembali.” Ucap Bo Won. “Kita harus mencoba melakukan sesuatu untuk Young Gu.”

Tuan Ko menenangkan. “Kamu lebih paham dari siapapun bahwa itu mustahil.”

Kemudian, Tuan Ko dapat kabar kalau Zero Nine kabur.

****

“Ken juga akhirnya akan hancur, bukan?” Tanya Diana pada Ran. “Siapapun yang tidak mendengarkanku akan berakhir seperti itu. Ran, kamu mengerti?”

“Ya. Aku mengerti.”

“Apa yang kamu lakukan sekarang?”

“Agasshi…”

Kemudian In Hyuk muncul. Diana berkata. “Aku tidak memanggilmu.”

“aku datang untuk mengambil uang yang kamu janjikan kepadaku.”

“Sekarang juga? Begitu tbtb?”

“Tutup mulutmu dan berikan uangku. Aku tidak mau terlibat dengan bedebah sepertimu lagi.”

“Aku tidak bisa memberikannya. Kupikir menghancurkan pendingin hati itu akan menyenangkan. Tapi ternyata membosankan.”

“Kamu mempermainkanku? Aku meninggalkan semua orang karena hal ini. Karena uang. Jadi, hentikan omong kosonmu dan bayar utangmu.”

“kamu harus menjaga tindakkanmu. Bunga utangmu kini lebih banyak dari jumlah awal pinjamanmu. Ibumu masih menunggu gilirannya untuk menerima jantung. Gilirannya masih sangat lama bukan? Bisakah ibumu bertahan? Aku meragukannya.”

“Kamu paham apa yang kamu bicarakan? Kelak, kamu akan dihukum.”

“hukuman adalah untuk orang-orang tanpa uang sepertimu. Akulah yang menghukum orang lain. Setelah hari ini, aku yakin kronos heaven tidak akan menjual mainan padaku lagi. Jadi, jika kamu menginginkan uangmu, temukan cara bagiku untuk mendapatkan mainan baru.”

***

Young Gu yang kabur akhirnya berada di rumah Da Da. Bo Won pun sudah ada di rumah Da Da.

“Saat aku terbangun. Aku mengeluarkan air mata. Apakah aku sudah seperti manusia sungguhan?”

“Itu bukan air mata. Itu pendingin yang ada di dalam kepalamu tidak berfungsi. Dan cairannya bocor. Itu bukti nyata bahwa kerusakannya memburuk.”

“Kerusakan apa? Apa yang kamu ucapkan? Hyung?”

“Itu salahku. Aku tidak tahu batasan robot. Hanya ada satu solusi tadinya, tapi Diana sudah merusaknya. Bahkan setelah Da Da berlutut memohon. Diana memecahkannya di depan kami.”

Tidak hanya Bo Won, Da Da pun menyalahkan dirinya sendiri. *seperti biasa yaa… dramanya banyak ngulang, so saya nggak akan tulis adegan lama. *ini nihh yang bikin lama.

Young Gu pun masih ingin hidup, ia mengatakan hal itu pada Bo Won.

****

In Hyuk menemui Tuan Ko, “Maafkan aku.” Ucap In Hyuk.

“Sudah terlambat. Kamu sudah dipecat. Saat kamu mencuri pendingin hati dari staf kantor pusat. Kamu pasti tahu ini akan terjadi.”

“Aku tidak tahu Diana akan menghancurkannya.”

“Kamu tahu. Tidak mungkin kamu tidak tahu. Kamu memutuskan Diana akan lebih menguntungkan. Dan kamu membuat keputusan itu. Kamu harus bertanggung jawab. Kemasi barang-barangmu hari ini.”

*****

Tuan Ko mengatakan pada Bo Won. “Dalam rentang kesalahan selama sepekan, waktu yang tersisa untuk Zero Nine adalah satu bulan.”

“Selama sebulan itu, tidak ada yang bisa kita lakukan?”

“Kamu lebih paham dibanding siapa pun bahwa tidak banyak yang bisa kita lakukan saat mesinnya mulai hancur.”

“dia bukan mesin. Tuan Ko, Young Gu memintaku menyelamatkannya. Kitalah yang membuatnya. Kita harus menyelamatkannya. Sangat tidak masuk akal jika kita berdiam diri dan hanya menyaksikan semua yang terjadi, bukan?”

“Aku menghubungi pabrik pendingin hati untuk berjaga-jaga. Kantor pusat bilang uangnya akan lebih berguna untuk membuat robot baru. Tapi pabirk mengatakan hal berbeda. Doktor Wilson sudah meninggal. Model di cabang Eropa kita adalah satu-satunya kunci untuk menyelamatkan Zero Nine.”

“Akan aku periksa.”

***

Kerusakan dari Zero Nine pun makin menjadi. Tangannya meleleh sat memegang plastik.

“Waktu yang kumiliki sebelum rusak adalah tepat sebulan.” Ucap Zero Nine.

“Itu tidak mungkin.” Ucap Da Da.

“Sudah jelas, kita harus menghentikan sebelum terjadi.”

“Ayo kita coba lakukan. Kita tidak bisa begini.”

“aku akan mencarinya sendiri di kronos heaven.” Ucap Young Gu.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat