Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 34 Part 1

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 34 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini... terima kasih sudah mengikuti hingga sejauh ini yaaa guys. Bentar lagi kitaaa kelaaaarrrrr…

“Kenapa Bo Won tidak bisa dihubungi seharian?” Tanya Ma Wang Joon pada Manager, *eehh kepo dia.

“Begini,,, dia bilang Young Gu sedang tidak sehat. Kupikir masalahnya serius, aku kasihan padanya. Wajahnya tampak sangat muram.”

****

Wang Joon yang mendapatkan kabar itu, langsung menemui Da Da yang sedang bersedih di rumah Da Da.

“Kenapa kamu kemari?”

“Aku mendengar dari Woong, ada apa dengannya?”

“Dia mengalami kesulitan.”

“Kesulitan apa?”

“Aku juga tidak tahu lebih jauh. Mereka sedang mencari cara.”

Wang Joon pun melihat berkas robot dari Yoo Jin tempo lalu. “Yakkk Eom Da Da, apa kamu bahkan mengerti semua ini?”

“Aku harus melakukan sesuatu! Aku tidak bisa hanya duduk diam saja, bukan?”

“Sudah kubilang bukan? Sudah kubilang kamu akan kesulitan. Sudah kubilang ini akan terjadi. Jika kamu berani meninggalkanku demi dia. Maka kamu harus bahagia. Kamu hanya boleh tersenyum. Lihatlah dia? Apa yang bisa kamu lakukan saat dia hanya berbaring begitu? Tidak ada. Jika dia manusia, kamu bisa menyumbangkan organ tubuh untuknya.”

“Cukup…”

“Belum cukup. Walaupun kamu bisa melewati insiden ini, hal buruk akan terus terjadi.”

“Cukup!!!!! Karena inilah aku tidak memberitahumu. Kenapa kamu kemari? Kamu kemari untuk menyiksaku seperti ini? Kini pun aku sudah menderita. Pergilah…”

“Jangan menangis di depanku.”

****

Bo Won mengatakan pada Tuan Ko bahwa ia menemukan sesuatu.

“Aku sudah mencari data dari Eropa. Diantara model baru, ada robot yang juga mengalami kerusakan walau gejalanya tidak sama persis seperti Young Gu… obatnya adalah pendingin hati.”

“Pendingin hati?”

“Komponen ini membantu mengontrol gejala kelebihan panas. Setelah memasang ini pada robot, panas berlebihnya turun hingga 85 persen. Sejak itu, robot itu berfungsi baik.”

“Apa kita bisa mendapatkan komponen ini?”

“Kantor pusat membuat satu lagi untuk tujuan riset. Itu satu-satunya yang ada. Kita harus mendapatkannya apapun caranya.”

“Kamu adalah pemuda terpintar dan terbodoh yang pernah aku kenal. Aku akan meminta ke kantor pusat.”

“Terima kasih Pak..”

****

Bo Won pun menemui Da Da. “Da Da sshi…kurasa aku menemukan cara untuk menyelamatkan Young Gu. Ada komponen bernama pendingin hati. Kupikir itu akan membantu mengontrol gejala kelebihan panasanya.”

“Syukurlah.”

***

Tuan Ko sendiri menerima berkas dari kantor pusat dan ia hanya terdiam. Tuan Ko pun membawa berkasnya ke Bo Won dan ternyata ia ditolak.

“Apa ini? Mereka menolak permohonan kita?”

“Mereka menolak memberikan pendingin hati untuk Zero Nine.”

“Kenapa?”

“Alasan terbesarnya karena kantor pusat menderita kerugian besar karena Zero Nine. Bukan hanya itu, kantor pusat tidak senang dengan semua kecelakaan yang baru-baru ini terjadi kepada Zero Nine. Ditambah lagi, pendingin hati tidak akan dibuat lagi. Mereka memutuskan untuk menyimpannya.”

“Kenapa kita tidak boleh meminta komponen yang mereka tidak pakai?”

“Pendingin hati bukan suku cadang Zero Nine.”

Wang Joon tbtb muncul. “Minta mereka berikan pendingin hati itu sebelum Ma Wang Joon marah.”

“Apa maksudmu?” Tuan Ko bingung.

“Kamu sudah lupa? Kamu sudah lupa Zero Ten mirip siapa? Dia mirip denganku, Ma Wang Joon. Hak cipta fotoku sangat mahal. Dari yang kudengar. Yang utama dalam perusahaanmu adalah kerahasiaan. Lalu menurutmu apa yang terjadi pada kalian jika kuberitahu pada pers, dan menyebabkan masalah besar?”

*Tuan Ko pun merasa ini ide yang bagus. Untuk mendesak kantor pusat.

****

“Terima kasih.” Ucap Da Da pada Ma Wang Joon.

“Tidak perlu berterima kasih. Ini bukan untukmu. Yaakkk… berhentilah menangis. Aku juga tidak tahu mengapa aku melakukan ini. Aku orang terbodoh yang pernah ada.”

Tak lama… Bo Won mengatakan pengatakan persetujuan itu diterima.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!