Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 26 Part 1

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 26 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaaa guys. Terima kasih. Heheehehhe…. kepada semuanya, mianhae karena baru sempat buat kelanjutannya. Soalnya saya abis kelarin sinopsis  The Secret Life of My Secretary. Jadi, baru deh kembali ke sini lagi. Yokkk selamat membaca guys.

Young Gu masih melamun atas ucapan Ma Wang Joon. Kemudian, Da Da berkata. “Young Gu Sshi… maafkan aku, Wang Joon sedang kesulitan. Jadi, aku tidak bisa menolaknya, dan bilang dia boleh menginap. Apa dia membuatmu kesal?”

“Tidak, Pacar.”

“Jangan cemas. Wang Joon mungkin sepertinya nakal. Tapi dia sangat penuh perhatian. Dia tidak akan membocorkan identitasmu pada orang lain. Ada apa?”

“Kamu pikir aku cemas tentang Ma Wang Joon bilang pada orang lain tentang identitasku?”

“Lalu apa?”

“Aku terganggu karena Ma Wang Joon adalah mantan kekasihmu.”

“Akan kupastikan itu tidak akan mengganggumu. Aku masih ada pekerjaan, jadi, aku akan ada di bawah.”

>>>>>>>

Da Da bekerja dengan Ma Wang Joon.

“Aku akan selesai setelah cetakannya jadi, jadi, kamu bisa tidur di ruang kerja ini.”

“Apa aku sejahat itu padamu?”

“Apa maksudmu?”

“Kamu merasa muak padaku. Maksudku, kamu merasa muak pada manusia dan mengencani robot.”

“Bukan seperti itu.”

“Lalu apa?”

“Itu seperti bagaimana kita akhirnya menyukai orang asing atau orang yang jauh lebih tua dari kita.”

Wang Joon marah. “Silakan saja. Silakan kencani orang asing atau kakek-kakek. Tapi robot? Apa kamu akan mengerti jika ada di posisiku? Apa kamu akan mengerti jika pacarku berikutnya.. setelah tujuh tahun kebersamaan kita adalah robot yang bisa mencelekaimu?”

“Young Gu, lebih baik dan lembut dari pada semua orang.”

“Aku tahu aku menyakitimu. Aku tahu kamu ingin pacar yang bisa menyembuhkanmu. Tapi robot tidak akan bisa. Tidak akan pernah. Apa yang akan ayahmu katakan jika dia masih di sini.” Young Gu pun sebenarnya mendengarkan hal ini. “Apa kamu bisa mengatakan hal yang sama pada ayahmu seperti kamu mengatakannya padaku?”

****

Karena marah, Ma Wang Joon menyeret Da Da pada kamar Young Gu dan menguncinya.

“Ini kamarnya bukan? Aku mau lihat apa yang dipikirkan si berengsek itu di dalam kamar di sebelahmu.” Wang Joon mulai menggeledah.

“Ma Wang Joon hentikan. Kenapa kamu bertinggah seperti ini?” Semua barang digeledah hingga Ma Wang Joon menemukan fotonya bersama dengan Da Da.

“Kamu puas sekarang?” Tanya Da Da.

Kemudian Da Da membuka pintunya… “Lihat… Young Gu menunggu di sini. Dia tahu kamu tidak akan menyakitiku. Dia tahu aku tidak akan suka jika dia gegabah dan merusak pintu.”

***

Young Gu memberikan selimut pada Ma Wang Joon.

“Beri tahu jika kamu memerlukan sesuatu.”

“Robot digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Da Da mungkin butuh kamu sekarang. Tapi pada akhirnya, hanya manusia yang bisa menjadi teman dan pacar sesama manusia.”

“Pacar bilang, dia menyukaiku. Aku juga menyukainya. Kita bersama karena kami saling menyukai, bukan karena butuh. Sama seperti kamu bersamanya dulu. Tapi tidak sepertimu, aku tidak akan melepaskannya.cintaku padanya tidak akan pernah berubah.”

****

Karena ada suara di dapur. Da Da keluar dari kamarnya, dan ternyata ada Ma Wang Joon.

“Apa yang kamu lakukan? Kamu bahkan tidak bisa minum bir.” Ucap Da Da.

“Aku tidak bisa tidur. Hanya ini yang kamu punya. Da Da, mau menemaniku?”

“Kamu ada syuting besok. Apa yang merasukimu? Kamu biasanya sangat tegas.”

“Aku hanya senang ada di sini bersamamu.”

“Aku tahu kamu tidak melakukannya pada Hwa Ni. Aku memercayaimu, jadi jangan cemas.”

“Aku memang memukulnya. Si berengsek itu, terus bertingkah sangat menyebalkan.”

“Kamu mabuk. Ayo bicara besok. Kamu harus tidur.”

“Bisakah kamu memperhatikan aku?” Ma Wang Joon memegang tangan Da Da. “Aku ada di sini. Aku mencoba menarik perhatianmu sejak datang di sini, hanya agar aku bisa membuatmu menatapku. Jadi, bisa tolong perhatikan aku? Apa kamu marah?”

“Tidak. Kenapa aku marah padamu?”

“Aku lega. Aku takut, karena aku kurang memperhatikanmu. Aku tidak sempurna seperti robot. Aku manusia biasa.”

“Aku tidak pernah menyukaimu karena kamu sempurna seperti robot. Bukan karena kamu selebtriti sempurna, Ma Wang Joon. Tapi karena kesalahan, kekurangan dan kelemahan yang kamu tunjukkan padaku saat kita bersama. Aku menyukai kamu sangat menusiawi.”

“Begitu rupanya.”

Dan lagi. Semua percakapan ini didengarkan oleh Young Gu di ruangan sebelah.

Lanjut ke bagian 2 ya guys. klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *