Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 24 Part 3

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 24 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini yaaa… terima kasih yeesss sudah mengikutu updateannya.

Young Gu memegang tangan Da Da. Ia sudah mendekat. Da Da udah merem-merem gitu… dan saya malah bayangin matan. Kwwkwkwkw. Eehhh Young Gu nggak jadi kisseu lagi… ia malah nutup mulutnya.

“Pacar… tolong beri aku waktu.” Wkwkwkwkkwwkkw jual mahal anjaaayyy.

“Apa??? Apaa???” Young Gu pun lari. Eeehhh kek jadi indiaaan yaaa.

“Apa itu? Jika dia mau melakukannya. Lakukan saja.”

****

Young Gu memegang dadanya dan duduk. Ia mengingat tentang ucapan Nam Bo Won yang harus jual malah. *tuhh kan.

“Aaahhh hampir saja.”

Kemudian Young Gu memberikan tanda silang pada catatannya. “Aku hanya perlu melakukan ini empat kali lagi. Pacar, kamu tunggu saja.”

***

Sutradara bertemu dengan Wang Joon. “Yaaaa Wang Joon Sshi…. akhirnya ini syuting pertama musim kedua. Kuharap tidak ada kejadian buruk hari ini.”

“Bisa bantu aku sebelum mulai syuting?”

“Apa yang kamu butuhkan?”

“Bisa kumpulkan semua staf yang ada di lokasi di hari aku pingsan?”

“Kamu harus melupakan itu.”

“Karena aku mau minta maaf. Tidak peduli apa yang terjadi, syuting dibatalkan karenaku.”

“Ahhh kamu sungguh luar biasa, Wang Joon. Itu tidak sulit. Hari ini kita syuting adegan yang harus dilakukan hari itu. Jadi semua aktor dan stafnya sama.”

“Kalau begitu, tolong kumpulkan semuanya.”

“Baik. Ayo pergi.”

***

Da Da ke sekolah dengan peralatannya.

“Tidak ada orang di sini.”

Kemudian satu murid datang. “Kurasa aku datang terlalu pagi. Belum ada orang di sini. Aku mau menyapa semua orang sebelum merias mereka.”

“Tidak ada yang akan datang.”

“Kenapa?”

“Seorang anggota klub teater kami penggemar Ma Wang Joon. Saat dia mendengar namamu semalam, dia malah marah. Aku mencoba meyakinkan bahwa dia keliru.”

“Aku mengerti. Lupakan saja. Tapi bisakah kamu membantuku?”

“Bantuan?”

Da Da memberikan sesuatu. “Aku membuat riasan wajah alami dengan buah dan sayuran. Pakailah untuk pertunjukkan kalian. Jika memakai riasan wajah yang salah yang dijual di pasaran, itu bisa merusak kulit kalian.”

“Terima kasih.”

“Satu hal lagi. Tolong katakan pada penggemar itu. Aku akan cari pelakunya dan mengembalikan kehormatanku agar aku tidak akan menjadi sunbae yang memalukan.”

***

“kamu tahu kenapa kita dikumpulkan?” Tanya seseorang pada Yoo Jin.

“Entahlah.”

“Entahlah… mungkin ada protes lagi.” Ucap Nona Baek.

“Wang Joon memintaku datang?” Tanya Si Botak.

“Ya. Benar,” Jawab manager.

“Istirahat yang pankang pasti membuatnya sadar…………………….”

Kemudian sutradara datang…

“Baiklah.. semuanya!!!! Pemeran utama dr alphago musim kedua mau bicara. Tolong perhatikan.”

“maafkan aku tentang kejadian pada hari itu. Itu salahku karena kurang berhati-hati. Aku meminta sutradara mengumpulkan semua orang karena mau minta maaf.”

“Wang Joon tidak melakukan kesalahan.” Ucap seorang perempuan.

Nona Baek ngedumel. “Jika menyesal. Dia seharusnya mengembalikan pekerjaan Da Da.”

Kemudian Wang Joon lanjut bicara. “Aku sudah menyiapkan hadiah untuk kalian semua di sini. Kalian sudah tahu aku adalah model merek sepatu kets, bukan? Sudah kusiapkan untuk semua orang, ambil masing-masing satu.”

Semua tepuk tangan…

“Aku akan membagiakan sepatunya.” Ucap Young Gu.

“Apa yang kamu lakukan?” Tanya Nam Bo Won.

“Ini pekerjaan sambilanku.”

Sepatu dibagikan dengan menanyakan nomornya. Kemudian tersangkanya pun datang. Ukuran yang diminta adalah ukuran nomor sepatu pelaku dan setelah dicek. Ada noda merah di belakang sol sepatu lamanya.

Young Gu mengangguk memberikan kode pada Ma Wang Joon.

Wang Joon mendekat pada pria itu. “Bisakah kita bicara sebentar?”

“Tentu.”

***

Akhirnya dibawa ke ruangan Wang Joon.

“Terima kasih. Aku sangat ingin sepatu kets ini. Tapi kenapa kamu membawaku kemari?”

“Kenapa kamu memasukkan bubuk kacang dalam lem itu?”

“Apa? Kacang? Kata siapa aku pelakunya? Kamu punya saksi?”

“Dasar berengsek.”

“Aku tidak melakukannya. Seseorang menawariku uang dan menyuruh melakukan itu.”

“Siapa?”

Lanjut ke bagian lain… klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat