Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 23 Part 1

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 23 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaaa... terima kasihhhhhh…… terima kasih kalau masih ngikutin sinopsis di sini yayyyya…

Semua nampak bengong ketika Ma Wang Joon memeluk Da Da. “Apa kamu baik-baik saja?” Tanya Da Da. Eehhh Da Da malah dipeluk lagi.

“Ma Wang Joon apa yang kamu lakukan?” Tanya Pak Ogah.

Manager tepuk tangan. “Wang Joon sangat sopan.” Dihh apa maksudnya coba. “Seorang pria menampar wanita. Dia langsung turun tangan. Kalian semua melihat di lokasi syuting.”

Nona Baek berkata. “maksudku, seorang wanita baru saja ditampar. Jahat sekali jika kalian diam saja. Bukankah kalian seharusnya bertindak seperti Ma Wang Joon?”

“Kami paham. jadi, lepaskan pelukanmu.” Ucap aktris perempuan. “Lepaskan.”

Asisten sutradara pun berbisik pada sutradara. “Pak. Kamu harus menyelesaikan masalah. Jangan sampai kita digosipkan, ada yang ditampar begitu musim kedua dimulai.”

Sutradara akhirnya memberikan pengumuman. “Ayo batalkan syuting hari ini. Tutup mulut kalian kecuali ingin drama kita gagal. Tim Real, mari bicara.”

****

“Kami tidak menggunakan kacang untuk membuat kulit silikon.” Ucap Nona Baek. “Bahkan kulit kacang pun tidak. Tidak masuk akal jika dia mengalami reaksi alergi.”

“Hal yang tidak masuk akal itu sudah terjadi. Apa aku satu-satunya yang melihat hal mengerikan di lehernya?”

Yoo Jin berkata. “Sutradara. Sebenarnya, aku alergi kacang juga. Tapi aku tidak bereaksi. Apa kamu melihat kulit yang ada di leherku? Itu dibuat dari silikon yang sama, sama dengan milik Wang Joon. Aku tidak masalah sama sekali, tapi Wang Joon…”

Nona Baek berkata… “Mungkinkah… dia tanpa disadari makan kacang di suatu tempat?”

“Apa itu masuk akal?” Sutradara pun teriak. “berhenti bicara omong kosong.”

Da Da pun angkat bicara. “Sutradara, sejujurnya, aku melihat seseorang meninggalkan ruangan persiapan kami. Bisakah kita memerika cctv?”

“Tidak perlu,” Ucap Sutradara. “Tim Ma Wang Joon meminta agar mereka tidak melihatmu lagi.”

“Kalau begitu…”

“Kamu tidak mengerti? Timmu… kalian dipecat.”

“Pak… aku minta maaf, itu semua salah kami.” Da Da pun menunduk. “Itu salahku karena tidak mengamankan bahan kami. Aku tidak akan membuat alasan.”

“Memang seharusnya tidak.”

Nona Baek masih tidak percaya. “Kita hanya mengalami satu insiden yang mungkin saja sebuah kesalahan dan kamu memecat kami begitu saja?”

“Apa yang bisa aku lakukan? Selama Eom Da Da ada di tim, Pak Geum berkata dia akan menarik semua aktornya dari proyek saluran kita.”

“Kalau begitu, aku saja yang berhenti.” Ucap Da Da. “Kamu yang paling tahu sebagus apa timku. Kita sudah bersiap untuk musim kedua. Rekan timku tidak berbuat salah. Bisakah kamu biarkan mereka melakukan tugas mereka? Tolong Pak…”

***

Bo Won ngobrol dengan Young Gu.

“Young Gu. Aku senang kamu menahan diri. Aku sangat gugup kamu akan memukul si botak atau apalah itu.”

“Aku ingin memukulnya. Tapi aku tidak boleh lakukan yang membuat pacarku kesulitan.”

“Kamu hampir seperti manusia sekarang. Kamu lebih baik dariku.”

***

Bo Won dan Young Gu pun masuk ke ruangan Da Da usai sutradara keluar.

“Hei. Bagaimana keadaaannya?” Tanya Nam Bo Won.

“Menurutmu bagaimana?” Ucap Nona Baek. “Kamu lamban sekali.”

“Berarti kamu dipecat.”

“Ya. Hanya aku.” Ucap Da Da.

“Hanya kamu?”

“Apa kamu baik-baik saja?” Tanya Young Gu.

“Tentu saja. Aku baik-baik saja.”

“Da Da, kamu serius?” Tanya Nona Baek.

“Unnie, kamu akan membawa Yoo Jin dan Bo Won dan baik-baik saja. Aku tahu betapa sulitnya kamu bekerja pada musim pertama dan sebaik apa kamu melakukannya sampai akhir musim kedua. Yoo Jin juga.”

“Dasar… kamu memang pandai berkata-kata.”

Lanjut ke bagian 2 aja yaaa… klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat