Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 2 Part 1

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 2 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini yaaaa.… yukkk lahh lanjut aja!

Nam Bo Won datang menemui Ketua Ko. “Anda memanggilku?”

“Bagaimana inspeksinya?”

“sudah diselesaikan, Pak. Semua akan berjalan sesuai rencana. Andai wanita yang ditakdirkan datang dan mencium Zero Nine.”

“Pastikan mengawasinya dengan ketat agar tidak menjadi masalah apapun.”

“Ya. Pak….” Nam Bo Won akan pergi. Tapi ia penasaran apa yang dilakukan Pak Ko dengan komputernya. “Apa yang Anda… itu klien yang akan Zero Nine layani? Siapa itu? Boleh kulihat?”

“Kamu hanya pelatih data. Urus urusanmu sendiri dan pergilah.”

*****

Karena sangat penasaran Nam Bo Won akhirnya ngutak ngutik komputer lagi tuh…. “Aku juara setiap kompetisi soal komputer sejak tingkat dua. Akan kucoba.”

Akhirnya terbobol juga. Namanya adalah Diana.

Ada tulisan keterangan ; skandal kemarahan pewarie Grup DI, diana, apa niatnya?

Nampak mimik berubah pada wajah Nam Bo Won.

*****

Seorang nenek tua membawa alat pembersih. Ia mencoba masuk ke rumah. Nenek ini ngaca dulu sebelum masuk ke gerbang. “kupikir hari ini akan berakhir dengan baik. Namaku Eom Da Da dari efek khusus.” Eom Da Da pura-pura jadi nenek kali ini.

Saat masuk. Satpam mencegat Da Da. “Tunggu… stop!!! Hahaha… lama tidak bertemu, Nona.”

“Apa kabarmu?” Ucap nenek.

“Sudah sebulan aku tidak melihatmu. Kamu tampak berbeda hari ini.”

“Apa maksudmu?”

“Hhahahahha kamu makin cantik.”

“Kalau begitu, aku akan pergi.”

“Tunggu…” satpam pun memberikan minuman. “Jangan terlalu lelah. Kamu bisa terluka. Jika kamu terluka, hatiku akan terluka.” Satpam lebay masuk lagi ke posnya.

***

Eom Da Da pun masuk ke rumah Ma Wang Joon. Da Da mengeluarkan hadiah dan bajunya.

“Wang Joon Ah… sulit sekali untuk datang kemari.”

Da Da pun mulai melepaskan make up yang ia pakai.

*****

Da Da membuat ruangan dipenuhi dengan balon. Ia pun menonton tv untuk acara penghargaan.

“Bagaimana menurutmu bbobi? Kamu pikir dia akan terkejut?” Ucap Da Da pada anjing. Bahkan Da Da dengan anehnya meminta saran pakai baju yang mana pada seekor anjing.

Kemudian acara di tv di mulai.

Host mengucapkan. “pewara tahun ini adalah pemenang penghargaan tahun lalu. Aktor Yoon Si Yoon.”

Yoon Si Yoon beneran pun membacakan pemenang. “Para nomine untuk anugerah utama pria terbaik tahun ini sungguh menakjubkan. Ada tiga nomine yang filmnya mendapatakan 10 juta penonton. Siapa yang akan mendapatkan kehormatan ini? Akan kuumumkan. Pemeran utama pria terbaik anugerah baekho tahun 2018 diraih oleh Wang Joon, dalam film zombie train.”

Da Da teriak senang.

Kemudian Wang Joon bicara. “Terima kasih telah memberiku penghargaan besar ini. Kurasa lari bersama semua zombie dalam cuaca panas, membuahkan hasil. Aku selalu memikirkan apa yang akan kukatakan jika mendapatkan penghargaan seperti ini. Tapi kini sungguh berada di sini, membuatku lebih gugup dari yang pernah kupikirkan.”

“Aku juga…” Ucap Da Da.

“aku ingin berterima kasih kepada sangat banyak orang.  Pertama, terima kasih untuk rekan pemeranku yang bekerja sama denganku di film ini dan terima kasih untuk sutradara dan para anggota kru yang bekerja hebat sepanjang syuting. Juga untuk yang selalu menemaniku selama sekian tahun, managerku yang mendukungku, Yeo Woong. Terima kasih banyak. Terkahir, aku mau memberi kehormatan untuk…..”

Da Da udah ngarep banget namanya bakalan disebut.

“…. semua zombi yang berlari bersamaku. Aku akan terus lakukan yang terbaik sebagai aktor Ma Wang Joon. Terima kasih.”

Udahhhh mulai lemes Da Da nya.

“Selamat Ma Wang Joon.” Ucap Host.

Ehhhh masih ngomong… “Maaf. Aku sangat gugup…hingga lupa menyebutkan orang yang terpenting. Kamu selalu ada di sana untuk mendukungku. Seperti matahari dalam malam gelap. Bersinar terang dan indah. Temanku yang paling berharga yang selalu berada di sisiku. Anak anjingku, Bbobi… aku mau berterima kasih pada bBobi…” anjay ni cowok.

Da Da sudah menangis. Ia melepas topi yang dipakai. Tidak percaya akan apa yang ia dengar. Kemudian ingatannya melayang saat Wang Joon ingin putus dengannya karena sudah muak.

Dan Bbobi mengencingi gaun yang Da Da bawa.

*****

“Yakkkk Ma Wang Joon!!!!” Ucap Pak Ogah saat melihat Wang Joon berjalan bersama managernya. “Kamu tidak menyebutku di pidato saat penerimaan anugerahmu. Aku hampir cemberut karenanya.”

“Semua orang tahu kamu bosku.”

“Lalu kenapa menyebut namanya (manager).?”

“Kerjanya bagus di lokasi.”

Para wartawan udah kayak zombie main jeprat-jepret dan sang aktor senyum lebar.

Wang Joon dapat telpon dari Da Da.

“Ya kenapa?” Tanya Wang Joon.

“Aku hanya mau bilang aku menonton seremoni anugerah itu. Selamat.”

“Aku harus pergi. Nanti aku telepon balik. Selamat tinggal.”

“Haloooooo… Wang Joon…, Wang Joon….” dan telepon nyatanya sudah ditutup.

Da Da menarik napas. “Baiklah. Aku tidak boleh seperti ini di hari yang sangat bahagia.”

Da Da kembali mengenakan sarung tangannya dan kembali memberikan pesan pada Wang Joon atas kemenangannya.

Wang Joon membacanya di dalam mobil saat perjalanan pulang.

Manager bertanya. “Kenapa kamu tampak sangat sedih? Kamu memenangi penghargaan. Ada masalah?”

“Tidak. Di mana kita berpesta merayakannya?”

*****

Di rumah Wang Joon, Da Da membaca naskah yang tempo hari Wang Joon ceritakan. Tak lama, ada suara-suara orang-orang yang akan masuk ke dalam rumah. Da Da sangat panik dan membawa tas dan masuk ke dalam toilet.

Ternyata pesta perayaan diadakan di rumah Wang Joon. Dari pintu yang sedikit dibuka, Da Da mengintip dan melihat banyak orang yang masuk. “Apa ini?”

Pak Ogah berkata kepada tamu yang hadir. “Kuperlakukan kalian dengan hebat malam ini.”

“Anggap saja rumah sendiri. Akan kusiapkan meja untuk kalian.” Ucap manager pada tamu.

Di dalam toilet. Da Da berbisik memanggil unnie. Tapi manager tidak kedangaran. Bahkan Da Da melemparkan kaos kaki tapi nggak kena.

Nggak kena pakai kaos kaki. Ada celana pendek yang Da Da ambil, niatnya mau dilempar lagi, tapi manager malah pergi ke tempat yang lebih jauh dari toilet.

Lanjut ke bagian 2 ya. klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat