Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 18 Part 1

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 18 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guys. Terima kasih mau sabarrrrrr menanti yaaaaaa… terima kasih pokoknya sudah mengikuti.

Ma Wang Joon memandang cincin untuk Da Da. Ia pun menelepon. “Aku mau pesan tempat untuk malam ini. Untuk dua orang.”

***

Sedangkan Young Gu sendiri malah galau. Ia duduk di bangku taman dan memikirkan perkataan Ma Wang Joon. Di sini lain, In Hyuk dan rekannya mulai mengintai Young Gu.

In Hyuk yang melihat Young Gu di bangku taman menelepon Tuan Ko. “Halo.”

“Kami menemukan Zero Nine Pak.”

“Benarkah?”

“Ya. Kami mengikutinya. Kini dia ada di taman sendirian. Kupikir tiak ada orang di dekatnya. Kurasa ini mungkin waktu yang tepat.”

“Tangkap dia dan bawa ke kantor sekarang juga!”

***

Nam Bo Won akhirnya mendatangi Pak Ko. “Kamu tidak menurut saat kusuruh kembali. Kenapa kamu kemari? Akhirnya kamu menyerah?”

“Pak, ada yang perlu kukatakan kepadamu. Aku tidak tahu harus bicara pada siapa lagi.”

“Kamu masih bicara tentang…”

“Pak… Zero Nine nampak aneh.”

“Apa maksudmu?”

“Kupikir kini dia punya perasaan.”

“Omong kosong.”

Nam Bo Won mengeluarkan tabletnya. “Aku sadar ada pemasukan yang tidak diterapkan dalam beberapa bagian data. Seolah dirinya sendiri menolaknya. Aku belum pernah melihat ini.” Nam Bo Won menunjukkan tabletnya.

“Ini pasti hanya kesalahan yang tidak kita lihat. Ada terlalu banyak variabel.”

“Tidak. Aku yakin kasusnya berbeda. Aku dengar dari Zero Nine sendiri. Katanya dia ingin dicintai.”

“Apa artinya itu? Kita tidak pernah membuat program seperti itu. Bagaimana robot yang dibuat untuk memberi cinta ingin dicintai?”

“Ini insiden besar. Kita berusaha menciptakan kecerdasan buatan dengan perasaan manusia. Tapi tidak pernah berhasil, Zero Nine memungkinkan hal itu setelah bertemu Eom Da Da. Atas kemauannya sendiri juga. Jika kita analisis dengan saksama hal yang terjadi pada Zero Nine. Mungkin kita akan membuat kecerdasan buatan yang kita impikan. Bukan robot yang pura-pura mencintai. Tapi robot yang bisa mencintai.”

“Robot yang bisa mencintai? Itu tidak akan pernah terjadi. Nam Bo Won, robot bisa bahagia memberi cinta hanya karena dia tidak berperasaan. Tapi jika dia ingin dicintai… kamu tahu apa artinya itu? Itu artinya dia mulai merasa kesepian dan rasa sakit. Kamu sungguh berpikir itu mungkin? Hentikan omong kosongmu. Zero Nine adalah robot yang bertingkah sesuai masukan kita. Pikiran dan perasaan? Sudah kupikirkan seumur hidupku selama membuat robot. Itu mustahil secara ilmiah!”

“Pak…”

“Itu kesalahan yang tidak terduga, kita bisa memperbaikinya. Untuk itulah kita di sini. Kamu tidak akan bekerja dengan Zero Nine lagi. Serta jangan ganggu dia.”

****

“Tangkap dia sekarang. Tunggu saja……”

“Kamu bisa sendirian?” Tanya Supir pada In Hyuk.

“Kita harus balas dendam. Dia hanya robot. Dia tidak berarti dengan kode jeda. Aku akan kembali.”

***

“Heiii kaleng…” Sapa In Hyuk. “Ingat aku?”

“Apa yang kamu lakukan?”

“Menurutmu apa? Aku kemari untuk menangkapmu. Aku juga ingin membalas dendam atas kejadian kali terakhir.” In Hyuk menepuk pipi Young Gu dan tangannya langsung diperas kayak cucian.

“Kamu pikir bisa memukuli orang? Kamu akan mati hari ini. Aku akan mengatur ulang dan membawamu pergi. Kamu mengerti? Masukkan kode Zero Nine.Sierea-Tanggo-Oscar-Papa.”

Eehhh tapi merem bentar terus melek lagi.

“Kenapa kamu tidak mau mati? Apa aku salah dengan ucapanku? Masukkan kode Zero Nine. Siera-Tanggo-Oscar-Papa.. apa yang terjadi? Kenapa tidak mau mati?”

Zero Nine mendekat pada In Hyuk dan In Hyuk malah lari ketakutan.

****

Kilas balik. “Ayo hapus kode jeda itu, untuk berjaga-jaga.” Ucap Nam Bo Won beberapa hari lalu.

***

“Aku hanya meminta kamu memeriksanya dan kamu membawanya kemari?” Tanya Da Da pada Yoo Jin yang membawa aquarium.

“Kamu suka perhatianku pada hal kecil.? Aku ingin Tim Real kita berhasil serealistis mungkin. Nenekku sudah merawatnya selama sepuluh tahun lebih. Jadi. berjanjilah kamu akan bersikap lembut, ya? Bayiku yang cantik jangan nakal yaaa….” *ohhh ada kura-kura dalam aquarium.

Young Gu muncul. Yoo Jin menyapa. “MaeHyung… kamu tampan seperti biasanya.  Kenapa kemari di waktu seperti ini? Sebenar… ada apa? Apa mungkin kalian tinggal bersama? Kalian sudah berkencan selama tujuh tahun, bahkan tinggal bersama? Kalian sungguh dimabuk cinta.”

“Yoo Jin. Ini tidak seperti yang kamu pikirkan. Jadi, diamlah.” Ucap Da Da.

“Kenapa ekspresimu begitu datar? Kamu menakutiku. Kamu membuat suasana menjadi amat canggung.”

“Aku akan mengembalikan kura-kuramu setelah selesai membuat sketsa. Kamu sebaiknya pergi.”

“baik. Aku akan pergi. Sampai jumpa.” Yoo Jin pun pergi.

***

“Kenapa kamu kemari lagi? Ini berbahaya.” Ucap Da Da.

“Aku mencemaskanmu.”

“Kamu tidak perlu mencemaskanku. Kamu yang dalam bahaya. Rekan timku sering mampir ke tempatku karena dokter alphago musim ke dua. Kamu harus menahan diri untuk datang seperti ini.”

Da Da melihat ponsel Yoo Jin ketinggalan di meja. “Berikan padaku. Akan kuberikan padanya.” Ucap Young Gu.

****

Di gang. Young Gu memberikan ponsel Yoo Jin.

“Kamu melupakan ini.”

“Ponselku, nyaris saja. Terima kasih. Omong-omong, ada apa denganmu dan Da Da hari ini? Dia tampak sangat kesal. Apa kalian bertengkar? Asal tahu saja, aku di pihakmu walau kalian bertengkar. Kanapa? Karena aku menyukaimu. Kamu sangat mudah disukai. Aahh aku lupa memberikan ini pada Da Da. Da Da dulu suka ini. Tapi aku menemukannya saat membersihkan lokasi syuting.”

“Terima kasih. Pasti aku berikan kepadanya.”

***

“Pacar ini untukmu.” Young Gu memberikan barang titipan Yoo Jin. “Kudengar kamu kehilangan ini. Yoo Jin menemukannya dan meminta aku memberikannya kepadamu.”

“Aku dahulu sangat menyukai ini. Kupikir sudah hilang, aku baru saja beli yang baru. Aku lega menemukan ini. Kyu Ri juga bilang dia membutuhkan ini.” *ternyata pensil warna. “Jadi, aku akan memberikan yang baru kepadanya.”

“Bukankah lebih baik memakai yang baru?”

“Tidak. Aku suka yang lama. Terasa lebih akrab di tanganku.”

Da Da memulai pekerjaannya dengan memotet kura-kura kemudian menggambar. Young Gu hanya memperhatikan.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *