Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 13 Part 1

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 13 Part 1 – Halooooo guysss, mian yang sudah lama menanti, semua karena ada libur lebaran. Jadi, mimin nggak bisa ngapa-apain di blog apalagi buat sinopsis. Karena keadaan sudah aman terkendali dan tamu sudah pada pulang. Jadi…. mari kita buat sinopsis yang sudah lama terbengkalai ini. Wkwkwkwk. episode sebelumnya di sini. selengkapnya ada di tulisan ini.

Yooo lanjutlah!!!!!

Pak Ogah masuk ke ruangan Ma Wang Joon. “Kenapa dingin sekali? Apa hanya aku yang merasa dingin? Wang Joon, aku menemukan manager sementara untukmu.”

“Astaga… perasaanku tidak enak. Apa maksudmu? Lupakan saja.”

“Lihat dahulu siapa orangnya, ya?”

Kemudian Young Gu pun masuk. “Yak… aku membawa orang ini karena dia ingin mencoba menjadi managermu. Aku pikir dia akan kuat secara mental. Bagaimana menurutmu? Bukankah dia lumayan untuk sementara waktu?”

“Siapa kamu?” Tanya Ma Wang Joon. “Kenapa kamu ada di sini?”

“Apa? Apa kalian saling kenal?” Tanya Pak Ogah. “Kalau begitu, itu akan lebih baik.”

“Kamu bilang kamu tidak mengenalku?” Tanya Wang Joon.

“Aku mengenalmu, Ma Wang Joon.” Ucap Young Gu.

“Tapi kamu ingin menjadi managerku sekarang?”

“Aku bisa melakukan apa saja agar tetap bersama pacarku.”

“Aku tahu kamu aneh. Tapi aku tidak tahu kamu seaneh ini. Dengarkan baik-baik. Aku tidak akan bekerja denganmu. Tunggu apa lagi? Keluar,” Ucap Wang Joon mengusir.

Young Gu pun akhirnya keluar.

***

Pak Ogah berkata. “yak, apa kamu tidak menyukainya? Menurutku dia baik.”

“Apa kamu bercanda? Aku Ma Wang Joon. Maksudku, kita bahkan tidak tahu apa yang dia lakukan di masa lalu. Dan dia masih baru.”

“Tapi pengalaman kerja masa lalunya adalah hal yang bisa kita tingkatkan sambil pempekerjaakan dia. Dia berpenampilan sangat menarik. Dia sangat tampan.”

“apa semua orang tampan bekerja dengan baik?”

“Ya. Tidak…. lupakan saja. Aku membawa orang baru sebagai manager Ma Wang Joon. Aigoo, sulit sekali mencari manager untukmu.”

***

Ma Wang Joon pun menghampiri Young Gu.

“Apakah kamu sanggup menjadi managerku?”

“ya.”

“Baik. Kalau begitu, cobalah bekerja sebagai managerku.”

****

Dan barulah kita sampai pada akhir di episode 12 kemarin. Saat Wang Joon bilang ke Da Da bahwa Young Gu adalah managernya.

“Manager? Bagaimana dengan Yeo Woong?” Tanya Da Da.

“Dia sedang cuti untuk sementara karena dia terluka.”

“Apakah dia terluka? Apakah dia baik-baik saja?”

“Tidak ada yang serius. Omong-omong, kamu harus datang ke rumahku hingga pukul 9 besok. Pastikan kamu hadir.”

“Ya.” Ucap Young Gu menyanggupi.

****

Kini Da Da yang marah pada Young Gu.

“Apa yang kamu lakukan tanpa memberitahuku?”

“Kamu yang mengatakan kepadaku bahwa hanya anggota staf yang bisa masuk ke sini. Jadi aku jadi managar Ma Wang Joon, aku akan diterima menjadi anggota staf. Aku ingin diterima secara resmi. Jadi, aku bisa bangga bersamamu.”

“Tapi tetap saja, kenapa kamu harus menjadi managernya Ma Wang Joon?”

“Selain itu, kamu juga bilang tidak mau hidup bersama dengan pacar pengangguran.”

“Itu standar normal bagi setiap orang.”

“Aku tidak ingin menjadi pacar yang membuatmu menderita.”

“Tapi, kamu bahkan bukan orang sungguhan. Bagaimana jika kamu tertangkap?”

“Tidak akan. Aku akan berhati-hati agar tidak tertangkap. Aku mohon, pacar.”

“Tidak. Tidak akan. Tidak bisa. Aku akan mencarikan pekerjaan lain untukmu.”

“Aku tidak ingin pekerjaan lain. Aku tidak bisa terus bersamamu di pekerjaan lain.” Njirrr robot ini lama-lama ngeselin juga ya.

“Ini membuatku gila. Lupakan. Lakukan apa saja yang kamu mau.”

“Kamu mengizinkanku bekerja di sini. Pacar?” Young Gu pun senang.

“Tidak. Bukan itu maksudku.”

“Baik, aku akan lakukan yang terbaik pada apa pun yang aku mau. Terima kasih pacar.”

“Bukan itu maksudku.”

“Kamu masih harus bekerja? Kalau begitu, aku pamit. Teruslah bekerja dengan baik, sampai jumpa di rumah…”

***

Di luar gedung, Young Gu bertemu dengan Nona Baek dan Yoo Jin. Nona Baek malah girang sedangkan Young Gu pergi begitu saja.

“Dia adalah kekasihku.” Ucap Nona Baek yang masih halu aja.

“Dia bukannya sepupu Da Da?”

“Dia pria lain yang jautuh cinta kepadaku. Dia sangat keras kepala. Aku sangat menyukainya.”

“Astaga… apa kamu mengincar sepupu Da Da sekarang? Hentikan nafsumu untuk orang tampan. Kamu akan melukai dirimu sendiri pada akhirnya.”

“Bagaimanapun juga, jika aku memang akan dilukai oleh pria jelek, aku lebih baik dilukai oleh pria tampan seperti dia.” Halunya level dewa.

***

Dari dalam Van. Ma Wang Joon menatap Young Gu.

“Eom Da Da…. pacarmu yang hebat itu…aku akan mengekspos dan membuat dia menderita. Mari kita lihat sejauh apa dia bisa bertahan.”

***

Manager sedang ada di rumah sakit. Ia makan, baca komik dan sambil menonton TV.

“Apa Ma Wang Joon sudah bertemu Da Da?” Ucap Manager ngomong sendiran.

Kemudian datanglah Da Da menengok.

“Unnie, syukurlah cideramu tidak parah.”

“Ya.”

“Jadi, apa kamu memukul pria itu?”

“Tidak. Aku hampir memukulinya. Lupakan saja. Dia tampak seperti tunawisma, tapi dia aneh. Dia tbtb menghilang dari rumah sakit. Pokoknya, aku senang bisa bersantai dan tidak harus berurusan dengan Wang Joon. Da Da ya… kamu dan Wang Joon…”

“Unnie, aku lapar.”

“Ahh… bagaimana kalau kita mencari makanan enak?”

****

Young Gu menyapa kucing kecil. “Yak… kucing kecil, siapa namamu?”

“Young Gu…” ada suara demikan.

“Hei. Bagaimana kamu tahu namaku?”

“Sebelah sini…..” dan itu adalah suara dari Nam Bo Won. “Young Gu. Apakah kamu baik-baik saja?”

“Ya. Aku baik-baik saja. Hyung… kamu mirip pengemis di drama sejarah yang kamu tunjukkan kepadaku.”

“Ya. Aku nyaris sampai di akhirat berkali-kali. Apa versi lengkapmu sudah dijalankan?”

“Ya.”

“Ahhh syukurlah. Aku sangat khawatir Nona Eom akan menyingkirkanmu. Tapi kini aku sangat lega.”

“Bo Won, jangan menangis. Ayolah.”

“Tunggu sebentar. Berarti kamu bukan lagi Zero Nine. Tapi Young Gu yang sebenarnya.”

“Ya. Aku Young Gu.”

“Young Gu, aku minta maaf. Tapi kamu harus tetap di sini sebentar lagi. Aku akan segera kembali untukmu. Bisa kamu menunggu lebih lama?”

“Aku suka di sini. Bersama pacar.”

Kemudian Nam Bo Won bergetar. “Kamu punya makanan? Tolong beri aku makanan.”

***

Nam Bo Won masuk dan diberi makan.

“Jadi, Eom Da Da melakukan segalanya untukmu?”

“Ya. Tapi aku senang bisa mencintainya.”

“Young Gu, apa yang kamu bilang waktu itu? Cinta harus ada dari kedua pihak. Mencintai seseorang itu bagus, tapi kamu harus dicintai juga. Itu sebabnya aku menyelundupkanmu dan hampir mati karena melakukannya. Ahh yaa… ransel yang aku berikan waktu itu, apa kamu masih menyimpannya?”

Ransel itu pun dikembalikan pada Bo Won.

Bo Won mengambil foto Wang Joon dengan Da Da. “Apa ini Ma Wang Joon? Dan Eom Da Da? Tunggu… apakah mereka berpacaran? Tidak mungkin… ini skandal besar. Ahhh yaa… apa Eom Da Da punya pacar?”

“Tidak lagi.”

“Ahh jadi, dia adalah mantannya?”

“Aku mendapatkan pekerjaan.”

“APAAA??? PEKERJAAN?” Nam Bo Won pun kaget. “kenapa kamu bekerja?”

“Agar bisa membantu kekasihku.”

“Apa yang kamu kerjakan?”

“Aku jadi managernya.” Menunjuk pada foto Ma Wang Joon.

“YAK… Apa kamu sudah gila? Bagaimana jika kronos heaven menemukanmu?”

“Jangan khawatir, mereka tidak akan menemukanku. Selain itu, aku ingin lebih tahu banyak soal Ma Wang Joon.”

“Ahh ini gila. Baiklah, daripada tinggal di sini sendirian. Akan lebih aman jika kamu di antara banyak orang. Kamu bisa bekerja di toserba. Tempat biliar atau jadi mamang warget.”

“Hyung.. pacarku akan segera pulang.”

“Ahh yaaa… aku harus segera pulang sebelum kekasihmu datang. Young Gu-ya… jaga dirimu.”

“Baik. Hyung juga.”

Kemudian Nam Bo Won pun pergi. Lanjut ke bagian 2 ya. klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat