Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 11 Part 2

Sinopsis My Absolute Boyfrien Episode 11 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa... terima kasih sudah mengikuti di besoksore.com.

Pegawai tadi berkata pada bosnya. “Sangat bagus. Aku akan menjual habis hari ini.”

“Kamu menjual banyak?”

“Tentu saja.” Dan papan gambar Ma Wang Joon nyungsep. “Apa-apaan ini?”

“Orang gila mana yang berbuat ini? Bukan aku. Sungguh bukan aku.” Ucap Pagawai.

***

Da Da dan Young Gu akan pulang.

“Belum pernah aku pergi ke pasar swalayan hanya dengan satu tas.” Ucap Da Da.

“Toyal uang yang kamu hemat dari tidak membeli secara impulsif adalah 134 dolar dan 89 sen.”

“Karena kamu terus mengambil barang dari tanganku.”

Young Gu kemudian memberikan sesuatu. “Kita tidak harus berhemat untuk camilanmu.”

“Benarkah? Ini favoritku. Terima kasih, aku akan menikmati ini. Aku akan memakannya saat aku kekurangan gula.”

“Pacar. Apa itu Baeksu?”

“Kenapa kamu tbtb bertanya tentang baeksu?”

“Aku ingin tahu apa itu hal yang buruk.”

“Baeksu. Ada berbagai jenis baeksu. Ada sengaja dan tidak disengaja. Baeksu yang disengaja itu seseorang yang makan, tapi tidak bekerja. Baeksu yang tidak disengaja itu yang makan, tapi tidak bekerja meski tidak ingin melakukannya. Namun, pada akhirnya, keduanya sulit.”

“Lalu aku ini apa?”

“Baeksu sejak lahir?”

“Apa kamu juga tidak mau hidup dengan pacar yang menganggur?”

“Itu akan sulit. Tapi sekarang, aku juga menganggur. Aku lapar. Mari kita pulang.”

Kemudian Da Da mendapatkan telepon. “Halo…”

“Datanglah ke stasiun TV sekarang.”

“Sekarang? Baiklah.”

Young Gu bertanya. “Pacar, terjadi sesuatu?”

“Aku harus pergi ke stasiun TV.”

“Bolehkah aku ikut?”

“Tidak. Hanya personel berwenang yang diizinkan masuk. Kamu perlu pekerjaan terkait untuk bisa masuk. Orang yang jadi baeksu sejak lahir tidak bisa masuk. Aku sibuk dan harus pergi. Kamu pulang dahulu.”

****

Da Da bersama dua orang timnya. Seperti biasa. “Dalam rangka apa? Kenapa dia memanggil kita?”

“Entahlah.” Ucap Nona Baek. “Dia dahulu selalu mengkritikmu. Apa kita ternyata mengacau?”

“Entahlah. Kuharap ini tidak buruk.”

“Eom Da Da Sshi… hidupmu nampak baik-baik saja akhir-akhir ini.” Ucap Yoo Jin. “Belum lama ini, kamu sangat tertekan, seolah-olah kamu memikul dunia di pundakmu. Belakangan ini, wajahmu merekah. Pasti ada sesuatu. Benar, bukan? Dia terlihat aneh?”

“Kamu sebelumnya mirip zombi tapi kini kamu cerah dan bersinar. Dan memakai cincin.”

Yoo Jin bahkan histeris. “Ohh… Dia menggunakan ponselnya tanpa sarung tangan. Apa ini sungguhan?” Da Da pun kaget sendiri. “Benar… apakah kamu baik-baik saja sekarang? Apa kamu sudah sembuh dari merusak peralatan elektrik? Ini sangat mengharukan.”

****

Kemudian sutradara dan asistennya pun datang.

“Apa kamu terkejut ditelepon? Kupikir aku tidak akan melihatmu lagi.”

“Sutradara. Boleh aku tanya tentang apa ini?” Tanya Da Da.

Asisten menjawab. “Begini, kamu tahu kita langsung memulai produksi dr alphago untuk musim kedua?”

“Ya. Aku sudah dengar itu.”

“Tetaplah bekerja untuk musim kedua.” Ucap Sutradara yang males banget ngomongnya. “Apa? Kamu tidak mau bekerja sama denganku?”

“Tidak. Bukan begitu.”

“Lantas jangan mengeluh. Musim pertama sangat populer, jadi, kita akan langsung memulai. Besok, kita akan adakan rapat konsep singkat. Syuting mulai bulan ini. Apa kalian ada keluhan?”

“Tidak.”

“Kamu tidak memahamiku, bukan? Aku juga tidak mengerti situasinya. Ini semua karena pria hebat… ahh itu dia.”

Ma Wang Joon pun lewat. Da Da hanya menatap bengong.

****

Di jalanan, seseorang menawari Young Gu untuk ikut event game yang menghadiahkannya sebuah mobil.

Jadi, Young Gu harus melemparkan anak panah ke papan yang berputar. Dan harus kena sasaran tulisan yang berhadiahkan mobil.

Dengan kemampuan matematis sang robot. Young Gu tentu saja menghitung keakuratannya. Tapi sayangnya malah meleset. Padahal hanya sedikit lagi.

Tapi Young Gu malah dapat hadiah lain. “Tiket kapal pesiar cinta, pukul 8 malam.”

“Tidak… inilah yang kuinginkan selama ini.” Eehhh Young Gu malah senang sama hadiahnya.

***

Da Da bercakap dengan Ma Wang Joon.

“Kita bertemu lagi.”

“Apa yang terjadi?” Tanya Da Da. “Kamu tewas pada akhir musim pertama. Bagaimana bisa?”

“Bagaimana menurutmu? Yaaakkk… aku Ma Wang Joon. Tidak ada yang mustahil. Apa kamu membaca naskahnya? Ada banyak riasan efek khusus. Kita harus bekerja sama lagi. Apa kamu kembali menjadi stafku dan timku sekarang? Ayo makan malam nanti. Restoran di Cheongdam-dong yang sering kita kunjungi. Pukul 8 malam bagaimana?”

“Tidak. Itu tidak mungkin. Aku sibuk.”

“Ada sesuatu yang ingin kukatakan. Ini permintaan terkahir yang akan kusampaikan. Akan kutunggu sampai kamu datang.”

“Jangan repot-repot. Aku tidak akan datang.”

“Aku akan menunggu.”

Kemudian, seseorang dari kejauhan membawa kotak hitam lagi.

****

Di lobi ada Young Gu. “Aku menjemputmu. Aku juga punya hadiah untukmu.”

“Hadiah? Tiket kapal pesiar? Dari mana kamu mendapatkannya?”

“Bagaimana? Kamu menyukainya? Aku ikut acara di pinggir jalan. Dan memenangkannya.”

“Kamu memenangkannya? Luar biasa. Aku belum pernah berlayar di Sungai Han.”

“Benarkah? Berarti perjalanan denganku akan jadi yang pertama. Ini untuk pukul 8 malam ini. Ada apa? Apa kamu ada rencana untuk pukul 8 malam?”

“Tidak. Ayo,”

***

Wang Joon pulang ke rumahnya, “ada rapat pukul besok. Aku akan menjemputmu pukul 7 pagi.” Ucap Manager. “Kotak bunganya. Bukankah kita seharusnya melapor ke polisi?”

“Aku saja yang urus.”

“Da Da bagaimana? Kapan kamu akan memberitahunya?”

“Malam ini.”

“Malam ini? Kamu yakin?”

“Itu terlalu menggangguku. Aku merasa  Da Da dan aku mungkin akan benar-benar jauh.”

“Apa kamu akan kembali bersamanya? Lantas kenapa kalian harus putus?”

“Karena aku pengecut. Itu sebabnya. Aku tidak akan sembunyi lagi.”

Lanjut ke bagian 3 yaa… klik di sini kelanjutanya.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!