Sinopsis Hotel del Luna Episode 9 Part 8

Sinopsis Hotel del Luna Episode 9 Part 8 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih yaaa sudah mengikuti sinopsis di besok sore.

Chan Sung malah masuk ke dimensi lain. Dimensi masa lalu, di mana orang-orang mengambil air dari sumur.

Chan Sung melongok di sumur. “Kamu di sini?”

“Ya. Kamu membiarkan aku masuk, jadi, aku sangat gembira.” Terdengar suara dewa air.

“Maaf, tapi tempa ini bukan untukmu. Mohon kembali ke tempatmu.”

“Aku tidak ingin kembali.”

“Apa yang membuatmu sangat marah? Jika kamu katakan. Aku mencoba yang terbaik untuk menyelesaikannya.”

“Aku tidak ingin kembali. Aku tidak ingin kembali.”

“apa katamu?”

“Aku kabur dari sana. Aku takut. Aku takut takut ditinggalkan. Aku tidak pernah kering. Dan memberi orang-orang air bersih. Tidak peduli berapa banyak yang mereka ambil, aku penuh kembali. Aku memberikan air untuk menghasilkan alkohol dan mereka menghasilkan uang. Namun, aku tidak bisa lagi mengisi sebanyak air yang mereka inginkan. Aku terus kering. Sebelum aku benar-benar kerung dan ditinggalkan seperti kolam kosong. Aku melarikan diri. Aku memilih meninggalkan merak lebih dahulu. Sementara mereka masih bisa merindukanku.”

Chan Sung masuk ke dimensi berbeda lagi.

Kemudian munculah sang dewa.

“Seperti apa rasanya berada di dasar rohku yang buruk?”

“Aku sedih.” Jawab Chan Sung.

Dewa diam lho, suaranya aja. “Aku menyesal berada di tempat di mana aku tidak diterima. Tapi, aku tidak punya tempat tujuan lain.”

Dewa mengambil kendi kecil dari balik bajunya. “Aku minta tolong.”

Kendi kecil terbang ke arah Chan Sung. Chan Sung menerimanya. “Aku seorang dewa rendahan, tapi aku akan membalas budi bantuanmu. Karena kamu sudah melihat ketakutanku, aku akan menunjukkan milikmu. Ini tidak akan membantumu menyelesaikan masalahmu.”

Chan Sung menutup matanya.

Ada bayangan Man Wol dan Mago yang galak itu. Mago keempat.

Bulan di atas Chan Sung kemudian menjadi purnama. “Apa itu bulan?”

Diatas bulan ada Man Wol. “Ku Chan Sung. Kamu baik-baik saja?”

“Aku baik-baik saja.”

Eehhh pindah ke siang hari saat Man Wol memanggil Chan Sung di sumur.

****

Esok harinya, Kepolisian mendatangi gunung tempat Yoona menemukan mayat. Anjing dan polisi dikerahkan untuk menyelidiki apa yang terjadi.

Anjing menggong-gong. “Kami menemukan yang lain, Ketua Tim!!”

Dan lelaki itu….  eemmmmm detektif yang mencurigakan. *ganteng. hahah

****

Berita diumumkan.

“Hari ini, lima mayat dikubur secara rahasia ditemukan di sebuah bukit. Polisi percaya mungkin ada lebih banyak mayat yang dikuburkan dan sedang melanjutkan pencarian mereka. Menurut polisi, mereka percaya itu akan membawa…”

Pria muda melihat berita dari ponselnya. Kemudian temannya lelaki datang dengan mobil dan memberikannya kunci.

“Ini.”

Untuk mengindentifikasi mayat itu akan memakan waktu lebih dari seminggu…untuk menemukan penyebab kematian.

Teman yang mendengar berita. Mimiknya nampak berbeda.

“Ada pembunuhan berantai. Mereka menemukan 5 mayat,” Ucap pria di dalam pos.

“Ahh aigo… sampai jumpa.”

***

Pria tadi nampak aneh. “Tunggu sebentar. Bagaimana mereka mengetahuinya?”

Klik di sini untuk bagian 9. Bagian yang terkahir dari part 9. Angka yang bagus cuy…

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!