Sinopsis Hotel del Luna Episode 7 Part 7

Sinopsis Hotel del Luna Episode 7 Part 7 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti sinopsis di besoksore yaaaa… Chan Sung dan Man Wol berbincang di dalam kamar no. 13.

“Dia tidak memberimu jawaban yang bagus, kenapa kamu mengirimnya kembali?”

“Bukan itu yang membuatku penasaran. Aku mencoba yang terbaik untuk menunjukkan bahwa dia yang terburuk. Apakah kini dia sadar?”

***

Bos masih di dalam mobil. “Aku ingat. Yoon Ga Young. Benar, aku dengar dia bunuh diri. Kini aku ingat.”

Bos menginjak rem tapi mobilnya nggak jalan. Peringatan kereta akan melintas terjadi lagi.

Kali ini, Mago keempat ada di depan mobil bos yang tidak beranjak itu. Mobil pun tertabrak.

***

Terdengar berita di TB.

“Korban kecelakaan kereta api di rel gyeogbu pagi ini diidentifikasi sebagai CEO Jung Eun Seok. CEO jung sedang diselidiki oleh polisi atas pendistribusian anu anu ilegal dan penggelapan dana perusahaan. Keadaan kecelakaan masih belum diketahui. Polis menyelidiki anggota geng untuk koleksi atas video anu anu tapi penyelidikan mengalami jalan buntu. Karena tidak dapat menemukan barang bukti.”

Kakak mbak kunti melihat berita di gadung. “Begitulah Dewa ada.”

***

Yoona ada di rumah sakit bersama dengan Ji.

“Aku merasa lebih baik sekarang.” Ucap Yoona. “Aku dirawat di rumah sakit karena tidak ingin pergi ke sekolah.”

“Katakan pada temanmu, kamu takut serangga saat kembali ke sekolah.”

“Jika kamu sangat menyukai sekolah.. kamu harus ikut denganku. Kemarin, kamu bisa menunjukkan dirimu kepada orang-orang seperti yang kamu lakukan sebelumnya.”

“Aku tidak bisa lama melakukannya. Terutama di siang hari.”

“lalu, apa kamu ingin pergi denganku sekarang? Aku akan membelikanmu makanan,”

Kemudian ada kakek dan nenek yang sedang lewat.

“kakak..” Ucap nenek perempuan.

“Kakakmu ada di sini.” Mereka pun bergandengan.

Ji melihat kejadian ini nampak terdiam.

Yoona berkata. “Dia sendirian di rumah sakit ini. dia kenal dengan ayah Yoona, jadi, aku menyapanya. Apa kamu tahu apa yang aneh? Dia memiliki nama yang sama denganmu. Namanya Ji Hyeon Jung.”

Kilas balik.

Ji dan adiknya.

“Oraboni…”

“Kenapa? Apa kakimu sakit?”

Ji kemudian menggendong adiknya. “Seberapa besar kamu menyukaiku.”

“Sebesar ini…”

Kilas balik selesai…

“Ji Hyeon Jung…”

Eeh kakek yang negok. “Maaf, aku tidak memanggilmu kakek.”

Dan Ji sudah ilang.

“Ahh dia selalu hilang tanpa bilang apa-apa.”

***

Kembali ke Choi dan Kim di del luna.

“Adik Hyun Jung sudah cukup tua sekarang.” Ucap Choi.

“Aku dengar dia kehilangan pendengarannya dan kesehatannya memburuk. Dia akan segera datang untuk berpamitan dengan Hyun Jung.”

Disela-sela obrolan. Ada pasutri yang di menit-menit awal episode bertengkar bertemu lagi. Mereka akan naik bus.

“Kamu pergi duluan. Aku akan pergi nanti.” Ucap ahjumma.

“Kamu pergi duluan. Aku akan pergi nanti.” Ahjussi juga bilang begitu.

“Aku harus hidup dengan cinta pertamaku sepanjang waktu.”

“Jadi, kamu membuat cinta pertamamu menjadi kenyataan di sini juga. Kalian bisa pergi.”

“Terima kasih untuk semuanya. Hati-hati,” ucap Ahjumma.

Ahjussi rupanya pergi duluan. Ia mengalah.

***

Nenek mago pembawa bunga bersama dengan Chan Sung di bawah pohon.

“Kamu nampak kesal. Adikku juga nampak kesal.” Ucap Mago pertama. “Kamu menguji kami.”

“Aku kesal melihat tamu pergi seperti itu.”

“Jika kami muncul dalam wujud yang mereka inginkan, mereka tidak pernah berusaha.” *ini mungkin maksudnya kenapa dewa nggak ngasih yang manusa mau. Mago pun tertawa. “Kelihatannya bunga akan mekar. Kamu menjaganya dengan baik. Cantik bukan?”

Lanjut ke bagaian 8 bagian terakhir. klik di sini.

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!