Sinopsis Hotel del Luna Episode 6 Part 6

Sinopsis Hotel del Luna Episode 6 Part 6 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaa. terima kasih guys, sudah mengikuti sinopsisnya dimarih…

Man Wol nampak dengan baju yang rapih. “Sajang-nim, mau pergi ke mana? Kelihatannya suasana hatimu baik.”

“Ya. Aku mau ke pantai.”

“Ada pantai di hotel kita,”

“Kamu tidak bisa membandingkannya dengan pantai asli.”

“Apa bedanya?” tanya Ji.

“Di sini.. kaki gurita. Tidak ada kaki gurita di sini. Aku sedang dalam perjalanan untuk memakannya.”

“Haruskah Yoona membelikannya?”

“Tidak. Aku ingin memakannya di sana.”

“Ahhh alangkah baiknya jika manager umum ikut denganmu. Haruskah aku meneleponnya?”

“Tidak perlu. Dia akan datang.”

“Ahh yaaa dia merasa bersalah dan aku menyuruhnya bergegas untuk bertemu dengan kekasihnya. Yoona melihatnya. Kudengar dia cantik. Manager selalu di sampingmu, jadi, dia harus melihat manusia selagi bisa. Jika tidak, dia akan menua dan sendiri seperti manager No. Aku merasa kasihan. Sajang nim, makanlah yang banyak di pantai.”

“Ji Hyun Joong. Beritahu para tamu untuk mengosongkan pantai hotel dalam waktu 30 menit. Aku ingin beristirahat di sana.”

“Aku pikir akmu pergi ke pantai yang jauh.”

“Kenapa aku harus pergi? Tidak ada bedanya. Aku tidak akan pergi.”

“Haruskah kubelikan kaki gurita?”

****

Chan Sung sedang kencan dengan Mi Ra.

“Kamu tadinya bertingkah seperti tidak akan pernah kembali ke korea. Tapi kamu kembali.”

“Kamu tidak gugup melihatku padahal tbtb mendadak ketemu.”

“Aku senang bertemu denganmu.”

“Rasanya aneh kamu tbtb muncul jadi aku penasaran. Aku dengar dari sancez, kamu mengambil pinjaman dan diusir dari rumah orang tuamu.”

“Hanya jumlah kecil.” Ucap Mi Ra. “Aku seorang dokter. Aku akan segera melunasinya.”

“Apa begitu? Baguslah. Aku tidak punya banyak waktu, ayo persingkat. Aku ingin 5.000.000 won ku kembali.” Wkwkwkwkwkk Chan Sung nagih utang.

“Sudah lama beremu. Jangan bicarakan uang.”

“Aku bicarakan uang karena sudah lama. Jika tidak, aku akan menuntutmu.”

“Aku tidak percaya. Aku tahu betapa kamu menyukaiku. Kamu tidak pernah menuntut.”

“Benar. Kamu pergi dari rumah dan meminta pinjaman 5 juta won. Aku sangat menyukaimu, bahkan kuberikan uang sekolahku.”

“Chan Sung ah… cobalah kamu ingat betapa kamu menyukaiku saat ini.”

“Pertama. Izinkan aku menghitung berapa yang harus kamu bayar.”

“Aku akan membayar. Tapi sebenarnya aku menghubungimu karena aku merindukanmu. Senang bertemu denganmu lagi.”

“Kelihatannya kamu masih putus asa.”

“Dan masih memesona bukan?” kemudian Mi Ra membubuhkan banyak lada di makannya.

“Jangan banyak-banyak. Perutmu lemah.”

“Kamu belum berubah. Chan Sung katanya kamu lajang.”

“Tunggu…”

Chan Sung melihat seseorang di jendela. Ia mengambil pulpen dan kertas. Ia bertemu dengan Kim yang diacara makan-makan itu.

“Tunggu… Kim Joo Hyun Shi…”

“Ya.”

“Bisa minta ttd?”

“Ya. Kamu pasti lari-lari… tunggu, kupinjam punggungmu. Siapa namamu?”

“JANG MAN WOL. Dia penggemar beratmu.”

“Terima kasih. Nama yang bagus.”

“Bisakah mengambil foto juga? Dia tidak mudah memercayai orang.”

“Ahhh dia tidak memercayai orang? Tentu. Ayo foto.”

Kemudian cekrek…

***

Man Wol menelepon Chan Sung. “Aku baru saja akan meneleponmu. Aku baru saja menemukan seseorang.”

“Ku Chan Sung. Istirahatlah. Jangan datang.”

“Bagaimana dengan perjalanan ke laut?”

“Lagian di hotel juga ada laut. Semua laut sama saja. Aku tidak pergi. Istirahatlah.”

****

Man Wol sedirian di dekat pohon.

Ost diputar…. hanya ada kunang-kunang hijau yang terbang.

Kejadian masa lalu pun diputar.

“Kamu di sini.” Ucap Ko Cheong Myung.

“Bagaimana kamu menemukanku?”

“Yeon Woo memberitahuku. Kamu seharusnya beri tahu aku jika menemukan tempat sebagus ini. jangan simpan untuk dirimu sendiri.”

“Ini tempat yang bagus untuk minum sendirian. Enyahlah.”

Dan saat itu, Ko menangkap kunang-kunang hijau. Kunang-kunangpun diterbangkan lagi.

Dan ternyata banyak baget.

Ost diputar lagi.

Lanjut ke bagian 7 klik di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!