Sinopsis Hotel del Luna Episode 6 Part 4

Sinopsis Hotel del Luna Episode 6 Part 4 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guys, terima kasih sudah mengikuti sinopsis di besoksore.com

Raja benar-benar dilayani layaknya raja. Tuan Kim bahkan sangat bangga karena melayani Raja (ehh kalau bukan raja asli gimana yaa?).

Man Wol memberitahu Ji.

“Jangan menerima tamu lagi. Mereka bisa kembali jika Raja sudah pergi.”

“Baik.” Kemudian Ji pun pergi.

****

Chan Sung menghadap Man Wol. “Jang Man Wol. Kamu tidak boleh mendiskriminasi tamu seperti ini.”

“Terserah aku. Aku sibuk. Pulanglah jika kamu hanya mengangguku.”

“Dia perpakaian seperti Raja. Raja yang mana? Dia tiran, kamu tahu?”

“Tidak. Dia nampak tidak jahat.”

“Lalu, apakah dia nampak dermawan dan bijaksana?”

“Kamu mengeluh lagi. Apa salahku kali ini?”

“Kamu pasti tidak tahu apa-apa. Aahh mengingat ini pertama kalinya kamu menjamu raja.”

“Kamu pernah melayani raja saat bekerja di hotel?”

“Ya. Aku pernah melayani kerjaan dubai.”

“Lalu? Apa kamu akan menyombongkannya? Cukup. Kamu yang tidak tahu apa-apa. Pergi!!!  Aahh Chan Sung, lukisan Gunung Baekdu, jual saja setengah harga, jangan datang kerja sampai lukisan sudah terjual.” Kemudian Man Wol pergi.

Kemudian Chan Sung berkata sendiri. “Mereka terlalu bersemangat karena raja.”

***

Tuan Kim bicara dengan Man Wol. “pastikan dia beristirahat dengan baik sebelum ke alam baka.”

Ji membawa surat. “Sajangnim, aku membawa register hotel.”

“Ahh jadi namanya Lee Hyun.” *tahu dari ttd di dokumen.

“Lee Hyun. Raja mana yang memiliki nama Lee Hyun? Kedengarannya sedikit tidak asing. Kuingat ingat. Han Seok Kyu berperan sebagai Lee Do, Lee Seo Jin sebagai Lee San, dan Kim Soo Hyun berperan jadi Lee Hwon.” *IU doyan nonton drama nih

“Karakter itu tidak masuk hitungan. Itu karakter yang dibuat dalam drama” Aanjay….. ini drama. Wkwkwkwkw.

“Benar… drama periode lalu. Aku juga tahu. Jadi siapa Lee Hyun? Kamu menemukannya Ji?”

Ji browsing internet. “Aku menemukannya.”

“Benar…. sudah kuduga dia ada.”

“Dia adalah karakter dari serial TV.”

Man Wol mengecek ponsel Ji. “Ahh iyaaa… raja dari seri ini dikenal dengan nama Lee Hyun.”

Kemudian Choi berkata. “Sajangnim, Lee Hyun dan Lee Hwon adalah orang yang sama. Dia adalah karakter dramaaa…….”

“Apa!!!!!!”

****

Kim, Choi dan Man Wol rapat lagi.

“Tamu yang datang adalah bernama Bang Tae Woo, seorang aktor. Tae Woo sebagian besar memainkan peran kecil dan peran pendukung. Peran utamanya adalah Raja Lee Hyun. Namun, sebelum syuting dimulai. Dia mengalami serangan jantung saat olahraga. Dia meninggal mendadak.”

“Maksudmu dia bukan raja? Dia menempatkan jiwanya dalam akting untuk berperan sebagai raja? Dia dalah aktor.”

“Cara dia berbicara dan berjalan benar2 seperti raja.” Ucap Kim.

“Dia meninggal saat begitu tenggelam dalam peran itu. Aku percaya, dia menganggap dirinya sebagai raja.”

Man Wol tertawa. “Sangat memalukan. Sesudah menyakikan sarapan. Kirim dia ke dalam bus pertama pagi ini.” wkwkwkkww.

***

Man Wol malu berpapasan dengan Chan Sung…. eeehhh akhirnya. “Kudengar dia bukan raja. Kamu seharusnya segera mengenalinya saat aku mulai curiga.”

“Baguslah.”

“Aku tidak mengirim kembali para tamu yang datang, untuk berjaga-jaga. Aku bertindak dengan cara yang bijaksana.”

“Aku bilang… bagus.”

“Saat aku lihat. Ada bekas luka kecil di wajahnya. Kamu lihat? Mustahil bagi seorang raja memiliki bekas luka di wajah pada masa dinasti Joseon. Kamu tahu ratu Yoon yang diusir bukan? Kamu pasti tahu karena kamu suka drama.”

“Aku kenal dia. Dia juga ibu pangeran Gwanghae.”

“Dia Ibu pangeran Yeonsan.” Ucap Chan Sung membenarkan. Wkwkkw. “Kamu harus memeriksa raja yang mana dia. Aku pikir kamu merasakan energi hantu. Eehh malah dibohongin sama aktor.”

“Karena terlihat sangat nyata!!! Kamu tahu akting yang menjiwai? Sangat jelas sampai orang mengira ia raja asli bahkan ketika sudah mati. Kenapa kamu merendahkan hantu yang bekerja keras seperti itu? Beraninya kamu memandang rendah!!! Memangnya kamu siapa?”

“Aku… aku yang bekerja di hoo…”

“Jika seorang tamu bilang dia adalag raja, hotelier harus memperlakukannya seperti raja. Para tamu semuanya adalah raja!!!” Man Wol ngamuk…. wkwkwkkw

>>>>>

Raja menikmati malamnya di atap gedung.

Dari belakang, ada Ji yang sedang browsing dan Chan Sung disebelahnya. “Bintang populer yang tidak bisa berating sudah menggantikan aktor yang sudah mati. Dia banyak dikritik.”

“Jika itu dia, dia akan menunjukkan akting yang sangat bagus. Jika aktor menjadi hantu… apakah itu mungkin?” Chan Sung dapat ide.

****

Chan Sung menghadap Man Wol. “Aku sudah banyak merenung sesudah bicara denganmu. Saat kamu bilang tamu adalah raja. Aku tersentuh.”

“Jika kamu bisa merasakannya, itu baik untuk pekerjaanmu.”

“Jadi, aku sudah berpikir…jika tamu ingin berakting, kita harus membantunya mewujudkan keinginannya. Kita hoteliers akan membantu para tamu untuk menjadi raja yang mereka inginkan. Apa itu Manseur. Atau raja dari sebuah drama.”

****

Di tempat akting, ada raja gwencana lagi poto-poto.

****

“Toko sancez mengirim pizza untuk syuting.” Ucap Chan Sung pada Man Wol di depan truk makanan. “Jadi, kita akan masuk lokasi dengan sangat mudah.”

“Apa gunanya ikut syuting, lagi pula wajahnya tidak akan tampil di layar.”

****

Raja Gwencana sedang bicara dengan aktris.

“Aku seharusnya berakting seolah-olah kesurupan sesudah makan ini…”

“gpp… makan aja.”

***

Eehhh Man Wol dikasih penanda bahwa dia Mbak Penjaga makanan.

“Unnie makanan. Tolong bawa lima pizza ke staf kostum kami. Terima kasih.”

“Berhenti di sana…. hei… ini bukan truk pengiriman. Jika mereka ingin makan, mereka harus datang dan mengambilnya sendiri.” Man Wol galak kayak biasa.

“Baik.”

“Tidak sopan sekali,”

Lanjut ke bagian 5 klik di sini yaaa…

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!