Sinopsis Hotel del Luna Episode 6 Part 3

Sinopsis Hotel del Luna Episode 6 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terimakasih. Setelah main piano, Ji hilang begitu saja.

“Kamu yakin menggunakan Ji melatih nomor empat?” tanya Kim. “Aku lebih tua darinya.”

“aku yakin dia akan belajar banyak dari Ji yang sudah dididik di zaman modern, bukan sarjana yang membicarakan konfusius dan mencius.” Wkwkw.

“Namun Ji memihak ke pilihan ketiga.”

“Secara emosioal dia memilih Ku Chan Sung. Tapi dia harus mencapai tujuannya di dunia ini juga. Aku ragu dia memihak Chan Sung.”

“Benar. Dia harus tinggal di hotel sampai hari itu.”

“Aku bersyukur tidak ada pertumbuhan daun lagi.” Ucap Choi. Kemudian anahnya pohon bergoyang-goyang. Padahal nggak ada angin.

“Kenapa ini?”

“pasti sajang nim marah. Aku harap amarahnya terbakar sehingga daunnya jatuh.” Ucap Kim.

****

Chan Sung sudah di garasi. “Kita harus menjual mobil yang tidak kamu butuhkan.”

“Aku membutuhkan setiap mobil di sini.”

“Kamu bilang kamu tidak mengendarai 7 dari 14 mobil ini sejak tahun lalu.”

“Mereka mendekorasi tempat parkirku.” Wwkwkwkwk anjay. “Lihat, aku sudah menempatkan mobil-mobil cantik ini dalam warna yang sama. Tempat parkirku jadi cantik. Ini adalah ruangan yang sangat besar. Bayangkan ada tiga mobil di ruangan sebesar ini. akan nampak sangat kosong.”

“Tepat. Hanya ada satu penumpang saja. Nggak bisa tempat segede ini. jadikan tempat berisi 3 mobil. Dan kita bisa manfaatkan ruangan ini untuk pelanggan saja.”

“Kenapa kamu melakukan ini padaku? Kenapa jual mobil?”

“Karena keuanganmu ada di ambang kebangkrutan. Jika terus begini. bangkrut beneran.”

***

“Akan sulit melunasi tagihan bulan depanmu dengan saldo yang kita miliki sekarang.” Ucap Chan Sung di ruangannya pada Man Wol.

“Lukisan Gunung Baekdu.”

“Tidak ada yang beli. Tidak seperti yang diharapkan.”

“Batangan emas dari Kim Yoona.”’

“Kamu membeli mobil dengan itu. MOBIL.”

“Bagaimana dengan kartu kredit hitam?”

“Aku mengirimkannya kembali. Kamu harus membayar barang-barang yang kamu beli di pernikahan.”

“Kamu gila? Kenapa dikembalikan?”

“Aku tidak bisa membiarkanmu jadi anjing atau babi. Aku tidak akan membantumu memeras uang orang lagi. Jalani hidup dengan jujur dan hemat.”

“Chan Sung kita nggak rugi apa-apa. Aku??? Reinkarnasi jadi anjing atau babi? Jadi ayam juga nggak masalah. Aku bisa menjumpaimu dengan wujud mie ayam…” wkwkwkkwkw…. “Akan aku bilang… haloooo lebih ena dengan kimchi segar. Nanti aku sapa kamu begitu.”

Bukannya petok kokok petok yaaa? Ayam apa itu? Ayam kampus?

“Jika tidak ingin menjual mobil dan melunasi tagihanmu. Nggak akan ada uang bahkan untuk beli mie ayam bulan depan.”

“Ha… aku akan miskin lagi? Aku benci miskin. Bohongkan? Kamu nakut-nakutin doang?”

*****

Chan Sung kumpul barenga 3 pelayan lain.

“Sajangnim tidak selalu kaya.” Ucap Kim.

“Saat aku datang ke hotel. Semuanya terasa sulit.” Ucap Ji.

“Sungguh sulit. Semuanya. Karena banyaknya kesibukkan, kita tidak punya manager manusia. Sajangnim sangat kesusahan.”

Kilas balik.

Mereka nampak eemmm begitulah. Man Wol nampak duduk di depan perapian dengan wajah cemong. “Aku ingin makan semangkuk makgeoli dan kimchi air lobak.”

“Saat truk AD AS lewat nanti,  aku akan coba dapat makanan.” Ucap Choi.

“Rekrutan baru dapat berbicara english.”

“Beri aku cokooo, tengkiyu ferimaci…” Ucap Ji saat itu jadi pegawai baru. Wkwkwkwk.

“Kamu cukup bagus. Aku akan mengandalkanmu.”

“Tengkiyu perimacih.” Ekeke

Kilas balik selesai.

****

Man Wol malah pesta makan. Makan terussssss… makan kaviar dan sampanye.

***

“Kalau dia makan kimci dan makgeoli, dia dapat menghemat banyak uang.” Ucap Chan Sung.

“Sajangnim akan membencimu. Bagaimana kamu nanti dipecat…”

“Aku akan mengurus keuangannya saat ini. tapi apakah keuangan hotel pernah ada masalah?”

“Saat perang, ada lebih banyak yang meningal dibandingkan yang selamat. Dan orang-orang itu past punya urusan yang belum selesai di sini. Saat itu terjadi, pintu alam baka terbuka lebar. Jadi, banyak orang menginap di hotel kami.”

“Kami melewati masa sulit bersama. Kerja bagus. Kim Sunbaenim.”

Pokoknya Ji, Choi, Kim kek membentuk semangat gitu… wkwkkw,

****

Kilas balik bukan yaaa?. Ada seorang raja dengan baju merahnyaaa… wkwkkwkwkwk oppa gwencana dari waikiki cuy. Aahha

“Yang Mulia. Sudah larut malam.” Ucap pelayanannya.

Tak lama. Istana dikepung.

Eeeh Yang Mulia batuk.

Sutradara bilang. “Cut!” wkwkwkkwkwkwkwk syuting. “Yu Sshi, bukankah seharusnya raja terdengar lebih serius?”

“Maaf.”

“Kita akan istirahat sebentar.”

****

Raja aktor…. berasa jadi nonton waikiki. Wkwkkw.

Raja sedang berlatih membaca naskah. “Siapa di sana…” eeehhhh topi yang dia pakai malah jatuh.

Raja aktor pun mengambilnya. “Beraninya kamu!!!” eeeh ada raja lagi.

“Siapa kamu?”tanya aktor.

“Beraninya kamu!!! Berikan jalan!!!” teriakan raja hantu ini malah membuat Yu semaput. Para kru pun mendekatinya.

Raja hantu berkata. “Kenapa tidak ada orang bisa mendengarku?”

***

Raja Hantu sampai di del luna juga.

“Selamat datang.” Ucap Ji. “Rajaa?”

“Ha haa beraninya kamu!!!”

***

2 pelayan bersama Choi nampak sibuk. Ku Chan Sung menyapa. “Choi Siljangnim. Apa terjadi sesuatu?”

“VVIP sudah datang ke hotel kita.”

****

“Seorang raja berjalan ke sini. Aku tidak pernah melihatnya selama hidup.” Tuan Kim melapor kepada Man Wol. “Tapi kini aku dapat kesempatan.”

“Keuntungan besar sudah memasuki hotel. Kumpulkan semuanya. Kita akan memberikan VVIP pelayanan yang terbaik yang benar-benar membuatnya puas.”

*****

Tuan Kim doang yang memberi hormat ala jadul. Yang lain pun memberi hormat modern. “Merupakan suatu kehormatan untuk mengakomodasikan orang dengan statusmu. Aku adalah pemikik hotel ini. Jang Man Wol.”

Chan Sung menonton dari lantai atas. Chan Sung mengingat nama raja dan bingung. “Raja yang mana dia?”

“Kamu pasti kelelahan. Izinkan aku mengantar ke kamarmu.” Ucap Choi.

Lanjut ke bagian 4 klik di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!