Sinopsis Hotel del Luna Episode 2 Part 9

Sinopsis Hotel del Luna Episode 2 Part 9 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guysss… terima kasihhh…

Tuan No. Kini ada di depan hotel del luna dan masuk.

“Manager No…” Sapa Ji.

Tuan No pun tersenyum.

***

Ahjumma Choi menemui Man Wol. “sajang-nim. Manager No datang sebagai tamu.”

***

Manager No berbincang dengan Man Wo di dekat pohon.

“Sajang-nim. Kuhabiskan seluruh hidupku di sini. Tapi rasanya aneh dayang ke sini sebagai tamu.”

“Kamu sudah mati?”

“Maaf. Saat kutinggalkan hotel. Hidupku hilang.”

“Akhirnya aku membiarkanmu pergi. Kamu bahkan tidak punya kesempatan hidup seperti manusia.”

“Saat aku melayani tamuku di sini, aku sudah menghabiskan waktuku yang bermakna. Dahulu kala, saat aku mencoba melepaskan diri. Aku akan berumur pendek dan lumpuh hika aku tidak bertemu denganmu hari itu. Aku sennag bisa hidup di hotel del luna.”

“Senang apanya. Kamu belum pernah berkeluarga.”

“Karena aku adalah satu-satunya yang menua di hotel ini. Kamu adalah saudara perempuanku, anak perempuanku, dan cucuku.” Njirrr kok saya nangis. “aku bisa pergi tanpa kekhawatiran. Kini kamu punya pengganti yang dapat diandalkan.”

*ostnya ya Allah.

“Aku. Aku tidak bisa mati. Aku tidak bisa memberitahu bahwa kita tidak bisa bertemu lagi atau hal semacam itu.”

“Aku harap waktumu akan mulai berjalan sekali lagi, suatu hari nanti.” Saya ingat Goblin.

***

Kemudian dengan mobilnya, Tuan No pergi. Dengan ost yang sumpah bagus banget… kalian harus denger.

Ji, Kim dan Choi mengantar.

***

Sementara Man Wol terdiam di dekat pohonnya.

***

Chan Sung bertemu dengan ketua kembali. “Maaf karena datang sangat larut malam. Aku perlu bilang sesuatu yang penting.”

“Apa itu tentang harimau? Wanita yang bersamamu sebelumnya. Jang Man Wol datang menemuiku.”

“Apa dia memberitahumu bahwa harimau itu berkeliaran di sekitarmu?”

“Aku membawanya ke tempat di mana dia tidak akan pernah bisa pulang. Aku selalu merasa bersalah sudah meninggalkan arwahnya di sini. Bahkan sesudah dia mati.”

****

Man Wol bicara pada harimau di museum.

“keluar. Jangan hidup terjebak di sini dalam tubuh itu. Keluarlah. Aku akan membantumu pergi.”

***

“Sebagai hukuman atas membawa harimau ke sini, dia bilang harus mengambil lukisanku.”

“Aku tahu ini sulit dipercaya. Tapi harimau itu ada.”

Suaranya dialog ini tapi visualnya Man Wol yang didatangi roh harimau.

***

“Aku membiarkan dia memiliki lukisan itu. Jika aku bisa menembus apa yang sudah kuperbuat. Aku bisa menyerahkan lebih dari lukisan itu.”

“lukisan dari gunung baekdu. Gunung dan harimau adalah satu bagian. Aku heran kenapa aku tidak pernah memikirkan hal itu.”

***

Lukisan sudah pindah tempat. “Tempat di mana kamu pergi…kini kamu sudah tak perlu khawatirkan. Orang yang membawamu ke sini menyediakan tempat bagimu untuk hidup. Pergilah….. dan beristirahat dengan tenang.”

Ucap Man Wol pada harimau.

Perlahan… harimau itu pergi ke rumput hijau. Seperti pada lukisan. Ia menghilang.

****

Chan Sung kembali pulang. Ia lagi-lagi bertemu dengan Mbak Buta.

“Hei… aku tahu kemana kamu harus pergi. Aku akan membawamu ke sana.”

***

Chan Sung malah ngobrol dengan hantu di dalam taxi. “Aku menghindarimu karena aku benci kamu mengikutiku. Sepertinya aku tidak pernah bertanya kenapa kamu mengikutiku.”

*supirnya merasa aneh.

….. “Setelah kupikirkan. Dan mungkin kini kamu bisa melihat meskipun kamu tidak pernah bisa. Lupakan kenyataan kamu tidak bisa dan lihatlah kembali.”

Mbak hantu membuka kacamatanya.

“Lihatlah…matamu kembali.” Chan Sung tersenyum.

***

Di lobi. Mbak hantu melepaskan kacamatanya. Ia tersenyum pada Ji.

***

Kali ini, Chan Sung pulang dengan tersenyum.

****

Esoknya…

Chan Sung sudah mengenakan sepatu yang dibelikan Man Wol.

“apa harimau itu pulang dengan selamat ke gunung baekdu?” Chan Sung mengirim pesan. “Maaf atas kesalahpahamanku.”

Kemudian ngomong sendiri khas drakor. “Benar. Ketua bilang masalah yang tidak terselesaikan membuatmu sakit hati. Sudah… aku menjaga etikaku.”

Pesan pun dikirim.

***

Lanjut ke bagian terakhir… bagian ke 10 guys. Klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat