Sinopsis Hotel del Luna Episode 2 Part 8

Sinopsis Hotel del Luna Episode 2 Part 8 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guys, terima kasih. Selamat membaca.

Tuan No menaruh foto Man Wol di tembok. “Waktu yang kuhabiskan dalam hidup ini…hanya foto ini yang akan menjadi saksi. Apa dia akan mengingat manusia biasa yang mampir ke sini?”

***

Lagi-lagi acara kuliner antara Man Wol dan Chan Sung.

“Harimau itu tinggal bersama Ketua. Kenapa kamu membiarkan dia pergi daripada menangkapnya?”

“Dia tidak mau ikut. Aku tidak bisa memaksa. Sepertinya dia mau menunggu sampai Ketua meninggal.”

“apa harimau itu membuat ketua sakit? Jika itu masalahnya, benar-benar berbahaya. Kita tidak punya waktu makan sashimi sekarang.”

“Sesudah melihat gunung baekdu, aku mengidamkan sashimi.”

“kamu melihat gunung. Kenapa kamu mengidamkan sashimi?”

“Lagu itu berbunyi… Gunung baekdu dan lautan. Mereka berkaitan. Wajar mengidamkan makanan laut. Sesudah melihat gunung baekdu.”

“Kamu hanya ingin makan sashimi. Aku tidak peduli harimau atau apa. Hantu sedang menyiksa manusia. Kita harus kembali.”

“benar. Kamu harus kembali ke sana. Katakan kepada ketua, kamu dapat menyingkirkan harimau, dan mendapatkan sesuatu sebagai balasannya.”

“Dapat apa?”

“lukisan mahal yang kita lihat sebelumnya. Dapatkan itu.”

“Apa?”

“Dia akan memberikannya jika kamu memberi tahu bahwa ketua sakit karena harimau itu. Karena kakek tua itu sangat kaya.”

“Sekarang, aku mengerti bagaimana kamu mendapatkan untung dari hotelmu. Kamu memeras uang dari orang yang menderita karena hantu. Apakah ini adalah rangkaian tugasku sebagai karyawan manusia?”

“Benar. Ini akan menjadi pekerjaanmu mulai sekarang.”

“Aku tidak akan menipu orang seperti itu.” Chan Sung akan pergi. “Apa ini caramu menipu ayahku juga?”

“Aku menyelamatkan hidup ayahmu. Dan sebagai gantinya, aku mendapatkanmu. Itu sebabnya juga aku melindungimu. Tanpa aku, kamu mati.”

“Hantu pendendam akan menyiksaku? Sepertinya kamu pun sudah cukup menyiksaku. Aku sudah penuhi janjiku. Aku akan kembali ke kehidupan manusiaku.”

***

Chan Sung pulang. Ia bertemu Mbak Hantu. “Lepaskan saja kacamatamu. Aku bahkan bisa melihat harimau. Tidak ada yang bisa membuatku takut sekarang! Aku tidak takut padamu sekarang. Lepaskan!!!”

Mbak Hantu diam saja.

Dan rupanya Tuan No sedang menunggu Chan Sung.

***

“Aku sudah menunggu dan penasaran kapan kamu akan datang.”

“Kamu sudah bekerja di sana selama 30 tahun. Apa wanita itu menahanmu selama 30 tahun?”

“Tidak. Itu adalah keputusanku untuk hidup di hotel.”

“Kamu tinggal seumur hidupmu di tempat seperti itu?”

“Hotel del luna sepadan dengan hidupku.”

“Aku tidak mengerti sepadannya di mana. Aku tidak ingin memeras Milyaran Won dari Ketua di bawah wanita itu. Dan sepertinya aku tidak bisa.”

“Hotel del luna tidak bisa dijelaskan dengan logika dunia manusia. Nilai uang dan kekuatan tampak berbeda dengan hotel. Itu sebabnya aku tidak bisa menilai apa yang sajang-nim lakukan untuk hotel dengan menggunakan logika kemanusiaanku. Aku yakin kamu membenci hotel dan tidak ingin menghadapinya sekarang. Aku yakin kamu ingin menghindarinya. Namun, jika kamu mengumpulkan keberanian dan menghadapinya. Kamu mungkin dapat menemukan nilai hotel seperti yang kulakukan.”

“Chan Sung aahhhh sedang apa di sana?” tanya sancez.

“Aku sedang mengobrol.”

“Sendiri?” dan nggak ada siapa-siapa guys. “Kamu pasti sangat kesepian.” Sancez pun masuk kembali.

***

Bangku yang kosong tadi…. kemudian muncul lagi bayangan Tuan Ko. “Melalui pekerjaanmu, kamu akan menemukan rahasia yang tidak dapat orang lain ketahui. Bukankah akan menyenangkan?”

*apaan? Tuan No meninggalkah?

Lanjut ke bagian 9 klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat