Sinopsis Hotel del Luna Episode 2 Part 3

Sinopsis Hotel del Luna Episode 2 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guys. Terima kasih sudah mengikuti. Tamu yang dimaksud, rupanya adalah sang harimau.

“Sajang-nim, bukankah itu harimau?” tanya Ji Hyun Joong.

“Berbahaya bagi arwah suci berkeliaran seperti itu.”

“apa kamu tidak menerima harimau?”

“Tidak bisakah kamu bekerja dengan benar? Haahh???? Kamu harus baik dan menyambut tamu.”

“Aku sudah bekerja di sini selama hampir 60 tahun, tapi ini kali pertama melihat harimau.”

“bekerjalah dengan benar. Banyak hantu ingin bekerja di sini untuk tinggal di dunia manusia. Jika kamu punya keluhan, segera naik bus ke alam baka. Aku tidak keberatan.”

“kamu akan mempekerjakan Koo Chan Sung, aku tahu. Aku tidak andal, tapi aku cukup beruntung.”

“Apa kamu mati muda karena sangat beruntung?”

“Ahhh sajang-nim. Aku akan bekerja dengan keras.”

****

“heiii kapan kamu tiba? Bukankah kamu bilang akan pergi?” tanya Sanchez pada Chan Sung yang balik lagi ke tempatnya. “Aku sangat senang saat kamu bilang akan tinggal di tempatku. Aku kecewa memikirkan kamu akan pergi lagi. Heeeiii ayo adakan pesta. Mau minum apa??? Bir, minol, soju. Pilih. Eeehh kenapa diam saja? Chan Sung aahh…”

Eeehh di depan rumah. Hantu buta sedang duduk.

“Chan Sung, kamu tidak menjawab… ayoo minum bir saja.”

Chan Sung masih melamun. Ia memikirkan apakah pertanyaan pada Man Wol terlalu jahat.

****

Hantu buta malah tbtb ada di samping Chan Sung.

Wkwkwkwk ngagetin taukkk…

****

Dengan mengikuti peta yang diberikan. Chan Sung sampai di depan rumah besar.

Chan Sung mengingat kalimat ayahnya… “Ayah melihat tanda glamor berkedip dan ditutupi ivy…. itu hotel yang nampak luar biasaa…”

“Hotel del luna. Tampak luar biasa dari yang kuduga.” Eehhh nyindir nihh. Bangunannya dari luar nampak sedang biasa aja.

***

Chan Sung pun masuk. “Apa siang itu ditutup?”

“Selamat datang…” Ucap Ji Hyun Joong yang tbtb muncul sambil menguap. “Aku membuatmu takut yaaa? Kamu orang hidup?”

“Ya.”

“Lihatlah tarif kami dan putuskan.”

Kemudian Chan Sung melihat daftarnya yang mahal. “Kamar kalian mahalnya tidak masuk akal.”

“Ya. Sangat mahal bukan? Tapi kami harus patuhi aturan. Jadi tidak ada diskon.”

“Maksudmu kamu tidak menginginkanku sebagai tamu?”

“Emmm… untuk jumlah uang sebesar itu. Kamu dapat menginap di hotel bintang 5 terdekat.”

“Aku akan melakukannya jika aku datang ke sini sebagai tamu, tapi aku bukan tamu.” Chan Sung menunjukkan suratnya.

“Ahhhh… kamu manager baru rupanya.”

“Aku belum menerima posisi iti. Aku hanya berkunjung.”

“Sajang-nim sedang menunggumu. Naiklah lewat sini, jaebiin nim…”

“Aku bukan manager.”

“Yaa… naiklah lewat sini,”

*****

Ji Hyun Joong mengantar Chan Sung.

Keadaan gelap dan sepi. “Apa tidak ada tamu di sini?”

“Semua kamar ditempati. Sunyi karena kebanyakan dari mereka tidur.”

“Tidak seperti yang kudengar. Sebenarnya biasa saja. Aku dengar ada kolam renang mewah serta balkon di atap.”

“Kami bangga dengan dua fasilitas itu.”

“Jadi sungguh ada?”

“Kamu ingin melihatnya? Manager?”

“Tidak… aku tidak perlu lihat. Dan sudah kubilang, aku bukan manager di sini.”

“Lalu… Hyung?”

“Koo Chan Sung Sshi…” Ucap Tuan No menyapa. “Sajang Nim sedang menunggumu.”

***

Tuan No berjalan di lorong mengantar Chan Sung. “Kamu dapat menganggap sekarang sekitar jam 3 pagi di sini untuk hotel reguler.”

“Dia tadi bilang semua kamar ditempati. Apa artinya semua kamar ditempati oleh hantu?” karena penasaran. Chan Sung mencolek Tuan No.

“Aku manusia yang sama sepertimu.”

Lanjut ke bagian 4 guys. klik di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!