Sinopsis Hotel del Luna Episode 11 Part 4

Sinopsis Hotel del Luna Episode 11 Part 4 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih sudah ngikutin sinopsisnya di sini. Selamat berhari minggu.

Sang Pembunuh rupanya sudah mendapatkan foto Yoona.

***

Ahjussi pengantar barang berkata. “Aku tidak bertemu dengan Ku Chan Sung. Aku mindahkan barang bersama dengan seorang siswi anak sekolah. Aku benar-benar mengalami kesulitan karena mobilku mogok.”

“Apa kamu tahu nama siswi itu atau nomor teleponnya?”

“Aku tidak tahu nomor teleponnya. Dia menggunakan sosmed untuk menghubungi kami.”

***

Semacam instagram digunakan sang pembunuh untuk mengetahui keberadaan Yoona. Ia mencari di antara siswi lain.

“Apa kamu seorang direktur casting”

“Ya. Dia cukup menarik. Dan aku ingin bertemu dengannya.”

“Dia tidak bisa menjadi artis. Dia benar-benar aneh.”

“Apa yang aneh dari temanmu?”

“Dia gila. Dia melihat hantu.”

“hantu?”

“Ya, dia bisa melihat hantu. Semua orang di sekolah tahu.”

“Kalian tidak bisa memanggilnya aneh karena hal seperti itu.”

“Benar. Dia bicara sendiri. Dia mengikuti seseorang padahal tidak ada orang.”

“Dia mengikuti hantu?”

“Ya.”

“Menarik.”

***

Chan Sung menemui Kim. “Sunbaenim, aku melihat menu baru. Kamu mengubah nama koktail “tears” ke tear wine.”

“Jang sajang bilang itu terlalu mencolok.”

“kenapa? Itu nama yang bagus. Tears,,, cheers…. itu sangat cocok.”

“Lulusan harvard sepertimu pikir itu bagus, bukan? Jang sajang mencari kesalahan tanpa alasan.”

“Itu adalah perwakilan dari hotel kita. Jadi kupikir kamu harus mengerjakannya. Angels tears, devil’s terars, seperti itu.”

“Baik. Malaikat dan iblis.”

“Aku akan membuat catatan dan memberikan kepadamu.”

“Harvard tahu cara mengajar dengan benar.”

“Apa yang dilakukan tamu itu di tengah hari?” Tanya Chan Sung saat melihat Yoona dan para hantu.

“Mereka adalah para tamu yang dimakamkan secara diam-diam.”

“Aku sudah mendengar cerita tentang tamu-tamu itu. Aku denger si pembunuh sudah tertangkap.”

“Aku juga sudah dengar. Tapi si pilihan keempat terus bilang bukan dia pelakunya.”

***

Yoona diinterogasi Chan Sung. “Aku tidak berpikir polisi menangkap pelakunya, ada hantu di mobil itu juga. Pemilik mobil ini mencurigakan.”Yoona memberikan nomor plat.

“Yoona, kamu masih terlalu muda. Kamu seharusnya tidak terlibat dalam kejahatan berat seperti ini.”

“Benar. Kamu harusnya sekolah.” Ucap Ji.

“Aku hanya akan menyelesaikan sketsa yang sudah kugambar. Aku akan menunjukkannya sesudah selesai.”

“Aku akan memeriksanya jika ada masalah. Jadi, kamu harus memberitahuku.”

“Baik.”

***

Nona Choi memberikan daftar pada Man Wol. “Ada permintaan layanan tambahan yang kita terima hari ini.”

“Ahhh sangat merepotkan. Kalian pasti sudah melihat bunga. Kenapa tidak bilang apa-apa? Apa kalian memutuskan untuk naik bus ke alam baka?”

“Kami menguatkan diri untuk itu. Aku akan pergi sesudah melihat semua keluarga itu hancur.”

“Kamu bilang anakmu sudah mati. Untuk menjalankan garis keluarga itu. Tidak peduli apa perasaanmu, kamu tidak boleh melakukan yang 42 tahun silam. Jika kamu menjadi arwah jahat dan lenyap. 200 tahun kamu bekerja di sini, akan sia-sia.”

“Kebencianku terlalu besar untuk merelakan tahun-tahun itu.”

“Gerhana bulan akan segera tiba.”

“Ya. Bulan akan tetutup sementara waktu. aku akan bersiap.” Nona Choi pun pergi.

**

Nona Choi pun melihat tamu. “Soonim….. apa kamu membutuhkan sesuatu?”

“Aku haus.”

“Aku akan membawakan sesuatu ke kamarmu. Lewat sini…”

***

Man Wol masih di ruang kerjanya dan berkata. “Gerhana bulan yang panjang.”

***

Nampak juga seorang perempuan berambut putih memandangi bulan.

Lanjutannya di besokpagi.com yaaa… untuk selanjutnya sampai selesai pun ada di besokpagi.com. soalnya besoksore mau ada beres-beres masalah teknis dan rombak.

Gumawo…

klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat