Sinopsis Hotel del Luna Episode 1 Part 8

Sinopsis Hotel del Luna Episode 1 Part 8 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini guysss… gumawwwoooo… buat yang mau tahu updatean sinopsis drama ini. Tinggal main di marihhh ajaaaaa..

Man Wol mendekat pada Chan Sung…..

“Kamu pasti orang yang sangat kuat dan hotelmu pasti sangat sukses. Jadi, kenapa kamu mencoba untuk mendapatkan pria biasa sepertiku? Tidak bisakah kamu melepaskanku begitu saja?”

Man Wol menyentuh pipi Chan Sung.

Kemudian mengangkat dagunya. “Apakah kamu akan memenggalku sebagai hadiah ulang tahunku?”

Eeeehhhh malah ditiup.

“Jangan khawatir. Kamu lemah. Lehermu masih utuh.”

“Apa yang sudah kamu lakukan padaku?”

“Hadiah. Selamat ulang tahun. Hadiah ulang tahun ini akan sangat istimewa.”

Kereta api pun berhenti. “Kamu tidak turun? Kamu ingin menghabiskan banyak waktu denganku?”

Chan Sung mengambil bunganya lagi. “Aku tidak bermaksud membuang bunga yang kamu beri untuk ulang tahunku. Hanya saja produk pertanian dan ternak, diperiksa di bandara.” Chan Sung pun keluar gerbong.

****

Chan Sung galau. “Apa yang dia lakukan padaku? Apa untungnya mempekerjakanku di hotel? Apa aku akan jadi mainannya?”

****

“Chan Sung, larilah.” Ucap ayah yang sakit di RS. “Di sana menakutkan. Aku melihat orang mati di sana. Chan Sung ah…. kaburlah…kaburr…jika kamu bertemu dengannya.”

****

“Baiklah Appa…” Chan Sung mulai lari….

Ia mengemas barangnya dengan terburu-buru.

“Maaf… aku tidak dapat bekerja mulai minggu depan. Aku akan jelaskan lebih lanjut melalui email.” Chan Sung nampak menelepon.

Sayangnya, ada masalah dengan mata Chan Sung. Ia mengucek-ucek matanya dan melihat…

Sesosok…. hantu…

****

“Sekarang, dia akan terima hadiah ulang tahunnya dan membuka matanya di dunia yang baru.” Ucap Man Wol pada Tuan No.

“Dia mungkin akan panik. Saat melihat orang yang sudah mati.”

“Dia harus terbiasa. Dia harus bekerja di sini. Dia harus dapat melihat pelanggan jika dia bekerja di hotel.”

“Katamu kamu bahkan tidak memperingatkannya. Dia mungkin mengalami kecelakaan serius jika dia melihat hantu untuk pertama kali secara tbtb.”

“Begitukah? Aahhh aku tidak bisa membiarkannya mati karena terkejut. Itu akan mempersulit.”

****

Chan Sung bicara dengan Mbak Hantu. “permisi. Aku datang lebih dahulu. Aku akan naik taxi yang duluan datang. Kamu melihatku berdiri dari tadi. Kamu melihatku bukan?”

“Aku tidak lihat.” Ucap Mbak Hantu. “Aku tidak bisa melihat.”

Ketika kacamata dilepass… eehhh matanya nggak ada guys. Wkwkwk.

“Di mana kamu? Katakan…..”

Eehhh harusnya Chan Sung naik taxi. Malah kabur lari.

“ckckckkck…. dia mendapatkan yang paling menakutkan.” Ucap Man Wol dari belakang.

****

Lari Chan Sung udah kek iklan supra x zaman dulu guys, gesit. Tapi hantu buta itu ada di mana-mana tiap Chan Sung berhenti lari.

Man Wol bahkan ikut-ikutan menakuti Chan Sung yang memang sudah takut.

***

“Kenapa kamu terus mengejarku?” Tanya Chan Sung ketakutan. “Pergi!!!”

“Mbak hantu terlalu keras padanya. Dia akan membuat Chan Sung yang malang pingsan.” Ucap Man Wol yang sedang menonton Chan Sung ketakutan.

“Jangan lepaskan kacamatamu. Aku tahu kamu tidak punya mata. Kamu tampak sangat menakutkan saat tidak mengenakannya.” Ucap Chan Sung…. maasih ketajutan saat mbak mau lepas kacamatanya.

Dari belakang. Man Wol membekap mulut Chan Sung.

“Hustttt….”

Man Wol melemparkan batu dan hantu buta pergi ke mana arah batu dilempar.

****

“Aku kira kamu akan bepergian jauh.” Tanya Man Wol.

“Ya.”

“Hadiah yang kuberikan padamu tidak akan ketahuan bea cukai di bandara internasional. Kamu juga tidak perlu membuangnya. Sayang sekali.”

“Apa kamu yang mengirimiku hal aneh ini sebelumnya?”

“Tidak… aku tidak mengirim apapun, kamu hanya bisa melihatnya. Kamu dapat melihat banyak hal yang tidak bisa kamu lihat sebelumnya.”

“Dan apa itu tadi?”

“Orang mati. Hantu.”

“Sialan.”

“Ada restoran terkenal di sini yang muncul di TV. Ayo pergi ke sana.”

“Restoran?”

“Aku ingin pergi ke sana. Ini bagus. Sedang apa? Ayo pergi!” wkwkwkwk daebaaakkk makan nomor 1.

“Aku tidak akan mengikutimu. Sesuatu yang tadi aku lihat bisa membunuhku?”

“Kamu tidak akan mati. Apa yang kamu lihat tadi tidak punya kekuatan untuk membunuh orang hidup. Kecuali jantungmu lemah, yaaa nggak tahu dehhh. Sudah? Restoran akan segera tutup. Kita akan terlambat.”

“Kembalikan… kembalikan mataku seperti semula. Aku tidak mau pergi ke manapun sebelum kamu melakukan itu.”

“Jika restoran itu tutup gara-gara kamu. Matamu akan terus seperti ini. Selama-lamanya.”

Lanjut ke bagian 9. Wkwkwkwkkww…. klik di sini bagian 9nya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat