Sinopsis Hotel del Luna Episode 1 Part 7

Sinopsis Hotel del Luna Episode 1 Part 7 – Haloooo setelah makan seblak semangkok. Mareeehhh kita lanjut buat sinopsisnya. Untuk episode sebelumnya ada di tulisan yang ini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa… gumawwwwoooohhh.

Man Wol berkata. “Kirimi dia bunga setiap ulang tahun. Agar tak melupakan kesepakatan itu. Aahhhh Evening primrose akan sempurna.”

*****

Waktu berselang… kita sampai pada masa kini.

Chan Sung masik ke dalam gedung mewah. Eeehhhhh kulihat wajah Zero Nine guysss… eehhh maksudnya Chan Sung dewasa.

“Ko Chan Sung Sshi… sajang-nim datang. Aku akan antar masauk…”

“Baik.”

****

Seorang perempuan membaca resume Chan Sung. “Kamu tak akan menyesal pindah dari hotel singapura kepada kami. Mohon kerjasamanya.” Tangan akan menjabat.

Chan Sung pun menerimanya. “Terima kasih sudah memercayaiku dengan peran yang sangat besar.”

“Kamu menolak tawaran kami tahun lalu, tapi setuju tahun ini. Kenapa?”

“Karena usiaku sudah lewat 20 tahun. Aku membuat janji dengan ayahku bahwa aku tidak akan pulang ke korea sampai melewati usia 20 tahun. Tahun lalu adalah 20 tahun dan sudah genap 20 tahun sekarang, itu sebabnya aku bisa pulang.”

“Pasti ada sesuatu sampai membuatmu berjanji.”

“bukan karena utang atau kejahatan. Ini lebih seperti mitos, menghindari sesuatu yang tidak menguntungkan.”

“Ahhhhh…. orangtua menanggapi hal seperti itu dengan sangat serius. Mereka memberi tahu untuk menghindari hal seperti menikah saat berusia 29 tahun. Tidak ada salahnya menghindari nasib buruk.”

“kebetulan, apa ada hotel di Seoul, yang terlindungi ivy dari luar, memiliki bar atap yang terletak hampir 100 lantai dan memiliki kolam yang hampir selebar pantai? Dalam 20 tahun lalu?” wkwkwk ngomongin hotel del luna.

“Apa?”

“Tidak ada bukan?”

****

“Aku sudah kirim semua barangmu di kantor.”

“Terima kasih.” Ucap Chan Sung.

“Kamu sudah menemukan tempat tinggal di seoul?”

“Aku akan tingga dengan seorang teman, sementara.”

“Kelihatannya itu sebabnya hadiah ulang tahunmu datang ke sini. Selamat ulang tahun, hari ini ulang tahunmu bukan? Kami sudah meletakkan hadiah di depan meja.”

“Permisi… apa kebetulan hadiah itu…”

“Bunga…. aku tidak ingat bunga apa.”

“Evening primrose. Aku tahu.” Ucap Chan Sung.

****

Chan Sung menatap aneh bunga itu. “Sudah lebih dari 20 tahun. Kenapa aku masih mendapatkan ini?”

Chan Sung mondar mandir. “Jangan takut. Kamu sudah mendapatkan ini sepanjang hidupmu.”

Kemudian amplop merah dibuka. “Apa ini? Hotel del luna?” *njirrr saya ingat surat dari hogwarts. Hahahahahah…

Surat dibuka.

“kepada Chan Sung-ku. Perlu diketahui bahwa kamu dipekerjakan di hotel del luna. Bekerjalah mulai besok.”

“Sialan, hotel ini sebenarnya ada? Bahkan alamatnya ada? Myeong Dong?”

****

Chan Sung ke stasiun kereta api. Wkwkwkw ingat hogwarts lagi kan?

“Myeong Dong. Apa aku benar-benar harus pergi ke sana?” Chan Sung malah membuang bunga kuningnya ke tong sampah.

****

Kini Chan Sung ada di dalam gerbong yang nampak sepi usai melewati gerbong yang penuh penumpang.

Di gerbong sepi itu ada Man Wol. Chan Sung merasa aneh… bahkan di samping Man Wol ada bunga kuning yang tadinya ia buang.

Chan Sung duduk berhadapan dengan Man Wol.

“Apa kamu orangnya? Orang yang membeliku?”

“Kelihatannya kamu sudah mempersiapkan diri untuk ini. Kupikir kamu akan bertanya siapa aku terlebih dahulu.”

“Aku tidak perlu bertanya. Kamu seperti yang dimaksud ayahku. Kamu Jang Man Wol, pemilik hotel del luna bukan? Wanita…yang mengirim bunga itu tiap tahun.”

“Apa kamu membuang bungaku setiap tahun seperti yang kamu lakukan hari ini?”

“Setiap kali mendapatkannya, aku khawatir. Apa yang ayahku katakan benar. Aku khawatir kamu akan datang padaku.”

“Itulah sebabnya kamu pindah dari satu negara ke negara lain? Agar aku tidak bisa datang menjemputmu?”

“Aku sudah melarikan diri. Tapi aku tak berharap kamu benar-benar menjemputku. Aku meremehkanmu, berpikir bahwa semuanya sudah berakhir tahun lalu.”

“Itulah yang aku harapkan, itulah sebabnya aku datang tahun ini sebagai gantinya. Karena aku memberimu istirahat yang bagus tahun lalu, datang dan mulailah kerja besok.”

“Ayahku blang kau adalah orang yang menakutkan. Apa kamu akan membunuhku jika aku menolak?”

“Kau… tidak takut padaku, ya? Aku tahu, aku terlalu cantik untuk terlihat menakutkan.”

“Aku setuju. Jadi, aku akan terus berpikir bahwa kamu bukan orang yang menakutkan dan menolak tawaranmu.”

“Ide buruk untuk kiriman bunga setiap ulang tahun padamu. Harusnya kukirimkan penggalan burung. Aku akan memberi sesuatu yang berbeda untuk ulang tahunmu kali ini.”

Lanjut ke bagian 8 guys.,,,, paddaaaaattt haaaaaahh… klik di sini yaaa bagian 8nya

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat