Sinopsis Hotel del Luna Episode 1 Part 6

Sinopsis Hotel del Luna Episode 1 Part 6 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapanya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa... terima kasih guyss sudah mengikuti sinopsisnya di marihhh… selamat membaca!

Ahjumma hantu air mengeluarkan peluru dari kepalanya. Peluru emas gitu???

***

“Park Kyu Ho… walikota Beomchon ada bersama kami di sini.” Semua orang bertepuk tangan. Host bicara lagi. “Sekarang, kami akan memberikan penghargaan pengusaha atas pertumbuhan inovatif kota beomcheon. Penghargaan diberikan kepada Kim Dong Hwan, CEO beomin corporatin.”

Semua orang bertepuk tangan. *doi yang membunuh ahjumma polisi.

“Ini akan diberikan oleh walikota beomcheon. Dia sudah jadi panutan yang sangat baik sebagai manager bisnis.”

Tbtb setelah sorak sorai cukka hamidaaa…. terdengarlah bunyi “ngingggggggggggggggggggg….”

Mendadak semua kamera rusak.

Man Wol muncul dengan gaun ungu.

“Siapa itu?” tanya wali kota. “Kenapa tidak menghentikan dia?”

“ada seorang wanita dengan pistol di tangannya yang masuk. Dia membawa pistol….” mulai resahlah si wali kota.

Man Wol pun mengacungkan senjatanya…

Kena deeehhh.

“aku sudah tertembak.” Ucap Wali kota.

“Ditembak? Apa yang kamu bicarakan?”

“Wanita di sana menembakku dengan pistolnya.” Dan kayak halusinasi gitu guys. Nyatanya nggak ditembak secara real.

Munculah hantu air di depan Wali Kota. “Lee Hyeongsa? Kamu sudah meninggal! Jangan mendekat. Menjauh dariku!!!!”

Wartawan heboh… wali kota nampak seperti gangungan jiwa. Para wartawan pun sibuk mengambil gambar.

Kemudian Jang Man Wol pun pergi.

****

“Kamu menggunakan jiwa pria yang tidak bisa dia tangkap dan menjebaknya di tempat yang lebih buruk dari penjara.” Ucap Tuan No pada Man Wol.

“Jika aku cukup membuatnya lelah, dia mungkin akan kembali ke hotel. Pernah kamu menemukan apa yang disebutkan wanita itu sebelumnya?”

“Ya. Aku menemukan ini di loker stasiun kereta.” Berlian pun ditaruh di meja oleh Tuan Ko. “Pasti sebagian dari apa yang dia temukan kemudian diselundupkan.”

Man Wol sangat senang. “Sepertinya aku akan minum banyak sampanye untuk sementara waktu.”

“Kita harus melunasi utang yang kita miliki.” Tuan No mengambil sebagian.

“Apa kita punya banyak utang?” wkwkwkwkkwkw saya pikir manusia aja yang punya utang.

“Ya.”

“Baiklah, ini sudah cukup.” Man Wol mengambil berliannya.

Eeehh diambil lagi oleh Tuan No. “Kita juga butuh beberapa untuk melunasi kredit di masa depan.”

Man Wol dapat sedikit. “Sebesar apa kredit kita? Manager hotel seperti apa yang menghabiskan banyak uang?”

“Semua kredit untuk mobil, belanja, dan juga sampanyemu. Tidak perlu banyak biaya untuk mengoperasikan hotel.”

“Orang yang bekerja untukku sebelumnya tahu bagaimana bekerja dengan uang. Jadi, aku tidak perlu khawatir soal keuangan.”

“Aku dengar, kamu kelaparan dan benar-benar hancur. Karena orang lain yang bekerja untukmu sebelumnya.”

Man Wol marah. “Itu membuatku marah setiap kali kupikirkan.”

“Kenapa kamu tidak menabung sedikiy untuk orang yang akan menggantikanku? Aku akan membayar biaya anak itu selama 20 tahun dengan ini.” Tuan No mengambil berlian beberapa buah.

“Tunggu… aku benar-benar menghabiskan biaya sebanyak ini untuk membesarkan anak?”

“Ya.”

“Baik… berikan semuanya. Ketika anak itu tumbuh, aku akan mengambilnya.”

Dan Man Wol hanya dapat satu berlian saja. Wkwkwkwk.

****

1.000.000.000 won ditransfer. Begitulah yang ada di tabungan.

Ayah berkata pada Chan Sung. “Kelihatannya itu bukan hanya mimpi. Kelihatannya ayah benar-benar menjualmu. Ayah harus mencari hotel. Ayah harus kembalikan uang ini dan batalkan kesepakatan.”

****

Ayah berjalan bersama Chan Sung mencari hotel del luna…. “Itu ada di sekitar sini…nakk tunggu di sini. Jangan berkeliaran.”

Saat Chan Sung berdiam diri di jalanan.

Man Wol datang dengan mobilnya. Man Wol muncul dari jendela mobil.

Chan Sung hanya tersenyum.

Kemudian mobil pun melaju kembali.

Lanjut ke bagian 7 guys…. klik di sini. kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat