Sinopsis Hotel Del Luna Episode 1 Part 5

Sinopsis Hotel Del Luna Episode 1 Part 5- Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini… hayoooolllahhh dilanjut guys.

“Periksa saturnasi nadi dan oksigennya.” Ucap Dokter.

Dan dokter berusaha keras sementara Ko Chan Sung menangis melihat ayahnya yang sekarat.

“Aku tidak boleh mati sekarang. Anakku sedang menunggu.”

“Kasihan sekali putramu.”

“Kumohon.”

Jang Man Wol mengambil bunga yang diambil ayah. “Apa ini?”

“Hari ini hari ulang tahun putraku. Dia ingin menerima bunga sebagai hadiah. Jadi, aku memetiknya dari pohon. Sungguh maaf…”

“Bunga tidak pernah mekar di pohon ini.”

“Sungguh bunga dari pohon ini. Aku tidak menyentuh apapun.”

Man Wol bicara pada pohon. “Kamu membuat bunga untuk manusia ini dan juga memberinya cabangmu? Artinya kamu beri tahu aku untuk menyelamatkan dia? Aaaahhhh… kamu bilang ini adalah hadiah ulang tahun putramu?

“Untuk ayah yang bodoh, dia adalah anak yang cerdas dan setia yang terlalu baik untukku. Jika kamu memaafkan aku, aku tidak akan pernah berniat buruk lagi. Aku akan mendidik anakku sebaik mungkin.”

“Baik… bagus. Aku akan mengampunimu.”

“Terima kasih banyak.”

“Pulanglah dan besarkan putramu dengan baik. Didik dia dengan baik dan berikan kepadaku.”

“Apa?”

“karena aku menyelamatkan ayahnya, anak itu harus membalas budi. Kamu bilang dia masih kecil, ya? Jika manusia ingin berguna, kamu perlu memberi makan dan membesarkan dia sekitar 20 tahun. Berjanjilah untuk memberikan putramu kepadaku.”

“Kamu menginginkan putraku?”

“Jika kamu tidak setuju, matilah malam ini.”

Tangan ayah menghilang lagi…. “Apa yang terjadi padaku?”

“Cepatlah putuskan. Kamu hanya punya beberapa menit untuk tetap hidup.”

“Bagaimana bisa? Jika aku mati, Chan Sung akan sendirian.”

“Mau bagaimana? Kamu mau memberikan putramu? Atau kamu mau mati?”

Tubuh ayah akan menghilang… “Aku berjanji. Ampunilah aku.”

“Baik… bagus. 20 tahun kemudian, aku akan pergi menjemput putramu. Pergi.”

Dengan toyoran Man Wol…

Ayah membuka matanya kembali di RS.

“Appaaa…”

“Chan Sung aaahhhh….”

“Ayahku belum meninggal.” Ucap bocah pada dokter dan perawat.

“Appaa…” Chan Sung menangis. Kok saya jadi pengen nangis yaaa…

“Kemarilah. Chan Sung Ah….”

****

Man Wol masih di depan pohon. “Ahhh…dia mengambil ini untuk hadiah ulang tahun putranya?”

Bunga pun dilemparkan kembali ke pohon.

****

Ayah pulang dengan Chan Sung.

Saat itu ayah melihat di balai pemakaman. Peti mati dan foto pun dibawa.

“Perempuan itu…” nampak foto polisi sedang dibawa. Dia hantu air di hotel.

“Appa… apa kenal dengan ahjumma polisi itu?”

“Tidak. Tapi sepertinya ayah pernah melihat dia. Mungkinkah itu hanya mimpi?”

***

Ahjumma hantu air ada di hotel. “Aku seorang polisi. Identitasku ditemukan saat aku sedang bekerja menyamar. Dan aku dibunuh.” Ucapnya pada Man Wol.

“Sangat disesalkan. Kamu mati karena melakukan pekerjaan yang benar. Jadi dalam perjalanan ke alam baka, kamu akan diberikan limusin kelas satu. Beristirahatlah beberapa hari di sini, lalu naiklah limusin.”

“Aku tidak bisa pergi seperti ini.”

“Sebagian besar tamuku bilang hal yang sama. Apa ada yang bisa kubantu? Apa kamu ingin membalas dendam? Biar kuberitahu, bahkan jika kamu ingin membalas dendam, kamu tidak bisa merenggut nyawa manusia. Kamu bisa menyiksanya sedikit. Tapi itu akan menjadi dosa, dan memengaruhi kehidupanmu selanjutnya secara negatif. Kamu dapat dilahirkan kembali ke kondisi yang sangat baik. Tapi kamu bisa dilahirkan kembali sebagai anjing atau babi jika kamu mencoba memuaskan dendammu dalam kehidupan yang sudah selesai. Pikirkan baik-baik.”

“Aku tidak ingin balas dendam. Pria yang kukejar tak bisa ditangkap oleh hukum manusia. Jadi, aku ingin menangkapnya.”

“kamu adalah orang yang sangat bertanggung jawab. Untuk layanan yang terkait dengan dunia ini, kamu harus membayar dengan uang duniawi. Apa kamu punya sejumlah uang tersembunyi di dunia ini?…. bagus… apa ada yang bisa kubantu?”

Lanjut ke bagian 6 guys. klik di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!