Sinopsis Hotel Del Luna Episode 1 Part 3

Sinopsis Hotel Del Luna Episode 1 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. Terima kasih sudah membacaaa yaaa guys.

Rupanya ada kejadian…para petugas mencari seseorang di dalam air.

Kemudian munculah sesosok perempuan.

Tapi adegan selanjutnya malah mayat yang ditemukan oleh petugas pun mulai diangkut. Ohhh yang di air adalah arwahnya. Sang arwah melihat pada salah satu warga yang menonton. Nampaknya punya hubungan dengan perempuan yang mati saat hidup.

****

Man Wol berjalan di holte del luna dengan anggun. Nampak fotonya dalam bingkai dengan macam-macam zaman.

Ia sedang menatap bulan purnama kemudian seorang ahjussi mengetuk pintu.

“Sajang-nim sudah bangun? Ini bulan purnama, sepertinya kita akan punya banyak tamu.”

“Ketika bulan terang, mereka bisa melihat tempat ini dari jauh. Jadi, mereka akan merangkak ke sini dari semua tempat.”

“Aku akan menyalakan tanda hotel.”

“Buka hotel untuk bisnis. Suasana hatiku buruk saat melihat bulan purnama. Dan hari ini semakin buruk. Jangan terima siapa pun yang meninggal karena kematian yang mengerikan.”

“Walaupun begitu, harusnya kita tidak pilih-pilih.” Ucap ahjussi.

“Jangan terima. Mereka tak akan terburu-buru. Karena mereka sudah mati.”

“Aku akan berhati-hati agar mereka tak mengusikmu.” Ahjussi pun pergi.

“Bulan sialan. Aku sangat muak.”

****

Lampu dinyalakan. Nampak bangunan yang membesar hingga entah sampai ke lantai apa. Justru malah nampak seperti sebuah istana.

***

Pada malam hari. Polisi sedang mengejar seorang pria. Pria itu adalah ayah sang anak kecil tadi. Ayah rupanya mencuri mesin kasir.

Karena oleng dan kepleset. Ayah jatuh dari tangga.

Tak lama…

Ayah terbangun.

Dalam pelariannya. Ia menemukan hotel del luna.

“Apa itu?” ayah penasaran dan akan masuk. “Aku penasaran apa aku harus bayat hanya untuk masuk ke dalam?”

Ayah pun membersihkan tubuhnya. Dan mengikat sepatunya. Saat ia mengikat sepatu.

Perempuan yang tidak beralaskan kaki dan penuh dengan air lewat di depannya. Perempuan itu pun masuk.

***

“Apa kamu datang sendirian?” tanya petugas hotel pada roh ahjumma.

Ahjumma mengangguk.

“Apa kamu ingat sudah berapa lama sejak kamu mati?”

“Sudah sekitar 10 hari.”

Kemudian petugas hotel mengantarkan ahjumma ke tempatnya.

Eeehhh ayah masih mengintip.

“Ohhh kelihatannya itu liftnya…”

****

Dan ayah masuk begitu saja ke dalam lift.

Ayah masuk ke ruangan mewah. “Waaahhh…. tempat ini sangat megah.”

Ayah duduk dan di depannya ada roh ahjumma.

“Aku penasaran apa aku harus bayar hanya untuk duduk di sini?” ayah pun melihat ahjumma. “Kamu baik-baik saja? Kamu tak terlihat cukup sehat? Dari mana kamu sebasah itu?”

“Sungai Han.”

“Sungai Han? Apa dia bermain air di tengah malam? Apa tempat ini mahal? Menurutmu, mereka akan mahal hanya untuk duduk di lobi?”

“Entahlah, ini pun kali pertama bagiku.”

Ahjumma roh melihat darah di belakang telinga ayah… “apa yang terjadi….padamu?”

“Aku berguling meneruni tangga.”

Dan begitulah.

Ayah mati di tempat saat jatuh.?????

****

Ji Hyun Joong bicara pada Tuan No Jeon Sook. “Sudah lama kita tidak kedatangan hantu air.”

“Hantu air?”

“Ya. Apa hantu itu terlihat kotor?”

“Ya… sedikit.”

“Karena sajang-nim tidak dalam suasana baik, kita harus bawa dia ke kamarnya agar sajang-nim tidak melihat.”

“Baik.”

Eeehhh dua orang yang sedang berbincang bertemu dengan ayah.

Ayah lewat gitu saja.

Tuan No berkata. “Tamu yang baru saja lewat…dia tak dari sini. Dia datang ke tempat yang salah.”

“Artinya dia tidak mati? Dia orang hidup?”

“Jika sajang-nim lihat, dia akan mati. Kita harus keluarkan dia dari sini secepat mungkin.” *kayaknya ayah baru koma atau apa gitu…

*****

Ayah melewati lorong.

“aku perlu sembunyi di sini selama setidaknya beberapa jam. Haruskah aku bersembuyi di kamar mandi? Yaaa benar…. ayo bersembunyi di kamar mandi.”

Ayah berjalan dan malah tertarik dengan pajangan ular. “Apakah ini emas? Waaahh ini terlihat sangtat mahal. Tidak… sekarang ini bukan perihal penting. Aku harap bertemu denganmu lagi.”

Ayah dadah-dadah… eehhh ularnya hidup.

Lanjut ke bagian 4 yaa… klik di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!