Sinopsis Hotel Del Luna Episode 1 Part 2

Sinopsis Hotel Del Luna Episode 1 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari di daftar tulisan yang ini. Terima kasih sudah mengikuti guys… hehehehhehehe… selamat membaca saja yaaaa..

Mago lanjut bicara… (tadinya saya tulisa ahjumma). “Hotel del luna, adalah tempat jiwa-jiwa mati berkumpul. Jiwa-jiwa mati yang berkeliaran atas kehendak mereka sendiri.”

Nampaklah dari belakang Man Wol muncul para prajurit berkuda yang siap menyerang. Dengan tatapan yang tajam dan siap dengan pedangnya yang teracungkan. Man Wol bersiap.

Nyatanya, saat ia dilewati para prajurit. Hilanglah mereka. Lenyaplah gerombolan ini seperti roh.

Man Wol bingung. Mago bicara lagi. “Mereka juga orang-orang yang sudah kamu bunuh.”

Kilas balik…

Pertarungan saat senja pun terjadi. Man Wol berhasil menaklukan para prajurut yang banyak. Semua mati. Man Wol menjadi penyitas.

Ia pun hanya memegang kain penuh darah.

Kilas balik selesai…

Man Wol berkata. “Inikah tempatnya? Apakah aku membunuh semua orang? Apa aku menjadi roh jahat? Dan datang ke Hotel del Luna dengan kakiku sendiri?”

Mago menjawab. “Sombong dan bodoh. Kamu adalah manusia menyedihkan yang sudah jatuh dalam mengasihani diri sendiri. Kini kamu sudah menemukan tempat untuk membayar dosa-dosamu dengan kedua kakimu sendiri, sekarang bayarlah dosa-dosamu.” Mago hanya dalam bentuk suara.

Seperti akan ada yang menyerang Man Wol dari belakang. Man Wol sudah bersiap dengan pedangnya. Saat berbalik. Hanya ada pohon di belakangnya.

Pedang tertancap pada pohon. Pedang itu bertuliskan “bulan purnama”

Rentetan potongan masa lalu pun terlihat.

Pedang nampak berdarah. Man Won mencoba menariknya dari pohon. Tapi pohon menelan pedangnya hingga menghilang.

Kemudian, ranting pohon tumbuh menjulang. Angin pun mulai kencang….

Topan menghadang…. namun, angin ini bekerja membuat suatu bangunan. *wweeeewww…… ini drama kerjaaan editingnya banyak.

Sekejap mata saja. Bangunan sudah terbangun. *gilaaa….coba kita bisa begini. nggak perlu ada KPR guys.

****

Hotel del luna akan jadi tempat berlindung bagi orang mati yang sudah menemukan pemilik baru.” Ucap Mago yang menatap bangunan.

Isi peti akhirnya dibuka oleh Mago.

“Mari ikut denganku ke tempat yang nyaman.” Mago menutup kembali petinya. Ia menarik peti dan kunang-kunang datang mengiringi. *musiknya kayak nonton film disney guys.

****

Tahun 1998.

“Nak, hari ini adalah ulang tahunmu dan ayah tidak bisa belikan jjangmyeon.”

“Tidak apa. Aku tidak lapar.” Ucap sang anak *klo klean tahu drama Children of Nobody. Doi yang jadi Siwan.

Ada dua orang lewat dan uangnya jatuh. Ayah berusaha mengambil uang dan mengatakan hanya dengan bibir. “Kita akan membeli jjajangmyeon dengan ini.”

Sang anak menggeleng dan mengambil uang itu.

Ia mengejar pejalan tadi. “Ahjusshi…kamu menjatuhkan uangmu.”

“Terima kasih.” Ucap ahjussi mengambil uangnya.

Mago tiba-tiba muncul menyapa sang bocah… “Kamu anak yang baik. Yaaa Tuhan. Dahimu lebar dan matamu berbinar. Kamu punya wajah yang tampan. Hari ini ulang tahunmu? Katakan tahun berapa kamu dilahirkan?”

“Hei ahjumma… kami tidak beli bunga. Pergilahhh…” Ucap ayah.

“Ya ampunnnn…. tahun-tahun awalmu tidak beruntung jadi kamu dilahirkan dari ayah seperti dia. Tapi itu bukan hubungan yang naas. Memiliki kehidupan yang sulit sejak dini artinya kamu mendapatkan keberuntungan. Kamu membersihkan dirimu dari nasib buruk.”

“Nasib buruk? Beraninya kamu bicara sembarangan hanya untuk menjual bunga pada anak kecil? Nakkk… tunggu yaaa Appa akan mendapatkan uang yang banyak dan memberikan kamu hadiah ulang tahun.”

“hadiah?” ucap bocah sudah senang.

Ahjumma Mago mengambil bunga. “Bunga untuk ulang tahun.”

“Aku tidak membeli bunga,” ayah teriak.

“Bunga juga tidak apa, ayah. Ayah bisa memetiknya untukku, alih-alih membelikannya. Jadi, jangan lakukan hal berbahaya hanya untuk menghasilkan uang.” Ampunnn daahh bijak banget.

“AAAHHH sesangeee….” ucap Mago terharu.

“Kamu terlalu muda untuk mengkhawatirkan hal seperti itu,” ucap ayah.

Kemudian terdengar suara ambulance polisi.

Lanjut ke bagian 3. klik di sini,

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!