Sinopsis Golden Garden Episode 5 Part 3

Sinopsis Golden Garden Episode 5 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya ada di link yang ini. terima kasih sudah mengikuti sinopsis di sini yaaa…

Kembali ke dua penjagat. “Ayo lupakan saja.” Ucap sabina yang masih di sebuah bangunan kosong. “Anggap saja ini semua mimpi buruk. Jika terlalu sulit. Mari berbagi penderitaan. Kita sudah sampai sejauh ini. sekarang, kamu dan aku adalah komplotan. Kita berdua membunuh pria itu bersama-sama.”

“Kamu tahu apa artinya itu? Kenapa? Kenapa kamu melakukan ini untukku?” Ucap Joon Ki.

“Saranghae. Itulah alasannya.”

Sempet-sempetnya pelukan.

***

Mi Ju ada di kantor polisi. Ia masukkan wajahnya di makanan. Wkwkwkkw

“Apa yang kamu lakukan?” tanya polisi.

“Dong Ju dan aku menonton film pagi hari sebelumnya. Dalam filmnya, aktris favoritku yang bertubuh bagus sedang makan yukgaejang atau seolleontang. Lalu tbtb, dia menghantam wajahnya dan mati.”

“Lalu?”

“Itulah yang kurasakan sekarang. Aku sangat malu dan takut hingga ingin menghantam wajahku ke bibimbap dan mati.” Wkwkwkkw. “Itu sebabnya aku menirunya.”

“Lalu kenapa kamu berani mencuri uang orang lain?”

“Kamu tahu momen itu bukan? Saat kamu merasa sendirian seperti hiena di Gunung Kilimanjaro. Kamu menjadi gelandangan karena ditipu. Kamu tidak punya uang. Tapi induk semang ingin kamu pindah.”

“Cukup!!! Jawab saja pertanyaanku. Apa hubunganmu dengan supir lee sung wook?”

“Kamu tuli? Kami orang asing.”

Kemudian Dong Ju datang. Mi Ju langsung memeluk temannya. “Berapa kali kukatakan? Dia tidak bersalah!”

“Diam! Kurasa mereka bertiga merencanakannya.” Ucap Pil Seung. “Dan Lee Sang Wook membawa kabur uangnya. Kurung mereka sekarang.”

***

Para polisi pun melihat rekaman dari taxi supir Lee saat kejadian Dong Ju dan Mi Ju yang jadi penumpang.

Akhirnya mereka tahu Dong Ju tidak bersalah dan Mi Ju meninggalkan tasnya di dalam taxi. Dugaan polisi malah menuju pada Supir Lee yang kabur membawa uang yang ia temukan.

***

Nyonya Jin membaca laporan tapi tiba-tiba pandangan matanya menjadi kabur.

Sekretaris Han datang membawa obat. “Apa ada yang aneh. Anda harus periksa.”

“Kubilang bukan apa-apa. Aku mengambil resiko setiap hari. Setelah semua yang kulakukan untuk perusahaan. Sampai Joon Ki diangkat. Aku harus baik-baik saja.”

“Joon Ki baik-baik saja. Anda mungkin tidak puas dengannya. Tapi dia juga punya pendukung.”

“Kalau begitu, bagaimana bisa dia berpikir untuk menikahi wanita sialan itu?”

“Jangan terang-terangan melakukannya…”

“Aku sudah melaluinya berkali-kali. Aku tahu banyak gadis yang berimpian menjadi Cinderella yang tidak punya apa-apa selain wajah cantik mereka dan ingin menjadi kaya dengan merayu pria kaya.”

“Pimpinan,,,”

“Joon Ki anak yang berhati lembut. Jika dia bisa menemukan wanita yang bisa membimbingnya dengan benar. Aku bersedia menyerahkan segalanya kepadanya dan beristirahat. Aah ya. Kamu tahu Joon Ki ada di mana?”

“Aku masih tidak bisa menghubunginya. Jadi, aku akan ke semua tempat yang mungkin dia datangi. Pasti dia baik-baik saja, jadi, jangan khawatir.”

***

Choi Dae Sung pulang dengan mobil birunya. Dan di garasi mobil, ia melihat Joon Ki sedang tertidur di dalam mobil.

Ayah membangunkannya. “Heiii putraku yang manis. Apa yang kamu lakukan? Kamu marah pada Ibumu? Jangan khawatir. Kamu punya ayah. Nikahi saja dia. Dia cantik dan baik. Kamu harus tahu bawa keluarga kita menghargai kecantikkan.”

Saat Joon Ki masuk. Ayah melihat bagian lampu mobil Joon Ki yang ada noda darah.

Nona Han menyapa tuannya. “Anda sudah pulang?”

“Kamu menunggu sampai aku pulang?”

“Bu Pimpinan khawatir. Anda harus masuk.”

“Baik. Nona Jubir Pimpinan.”

“Kumohon bersikap baiklah pada Pimpinan. Dia kesulitan dengan banyak hal.”

“Jika itu benar. Kamu harus pergi. Kamu masalah besar di sini. Bukankah begitu, Nona Han?”

*hubungan macam apa Tuan dan Sekretaris ini?

Setelah Tuannya masuk. Nona Han pun melihat noda darah di mobil Joon Ki.

Bersambung…. klik di sini kelanjutannya.

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!